Kapolri Ungkap Alasan Perbanyak Tilang Elektronik Kendaraan melintas di bawah kamera Closed Circuit Television (CCTV) di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Sabtu (23/1/2021). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/rwa.)

MerahPutih.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit menilai, penerapan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) dapat mencegah penyalahgunaan wewenang polisi lalu lintas.

Termasuk untuk penegakan hukum yang transparan dengan memanfaatkan teknologi informasi.

“Kita sering mendapatkan keluhan terkait tilang yang dilakukan beberapa oknum anggota Polri, sehingga dapat berpotensi penyalahgunaan wewenang,” kata Listyo kepada wartawan, Jakarta, Selasa (23/3).

Baca Juga:

Jangan Melanggar, Tilang Elektronik Dimulai

Listyo menjelaskan, ETLE merupakan upaya penegakan hukum dengan memanfaatkan teknologi informasi, sehingga ke depan penegakan hukum di masyarakat, polisi tidak langsung berinteraksi dengan masyarakat.

Selain itu, ETLE merupakan bagian dari program peningkatan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Di mana perlu ada upaya penegakan hukum agar pengguna jalan bisa disiplin, bisa mengutamakan keselamatan, menghargai masyarakat lain sesama pengguna jalan.

"Penerapan ETLE dapat menurunkan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas, yang selama ini sangat tinggi,” ujarnya.

Dengan penerapan ETLE, diharapkan anggota-anggota Polantas hanya bertugas melakukan pengaturan jika terjadi kemacetan lalu lintas, saat masyarakat membutuhkan kehadiran polisi.

Sehingga, kepolisian bisa bekerja lebih baik lagi, lebih berwibawa, dan lebih dekat dengan masyarakat.

Kamera pengawas atau closed circuit television (CCTV) terpasang di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (23/1/2020). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/hp.
Kamera pengawas atau closed circuit television (CCTV) terpasang di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (23/1/2020). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/hp.

Kepala Korlantas Polri Irjen Istiono mengungkapkan, jajaran Korlantas masih terus bekerja agar penerapan ETLE bisa rampung di 34 polda.

Istiono mengatakan, sistem ETLE terintegrasi dari polres, polda, hingga Korlantas Polri.

Tilang elektronik nasional tahap pertama berlaku serentak di 12 Polda dengan 244 titik kamera ETLE.

Selanjutnya, tahap kedua direncanakan peluncuran untuk 10 polda pada 28 April 2021 mendatang.

“Di semua titik yang perlu kami pasang ETLE tentunya berdasarkan mapping dan analisis kami. Titik mana yang paling krusial dan perlu kami pasang ETLE,” jelas Istiono.

Tilang elektronik itu menargetkan 10 pelanggaran, yakni pelanggar rambu lalu lintas dan marka jalan, tidak mengenakan sabuk keselamatan, mengemudi sambil mengoperasikan ponsel.

Melanggar batas kecepatan, menggunakan pelat nomor palsu, berkendara melawan arus, menerobos lampu merah, tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari dua orang dan tidak menyalakan lampu saat siang hari bagi sepeda motor.

Baca Juga:

12 Polda Terapkan Tilang Elektronik Skala Nasional

Wilayah yang tidak terdapat kamere ETLE permanen, empat Polda di Indonesia juga melakukan terobosan dengan ETLE mobile atau portable.

Kamera ETLE itu dapat dibawa ke mana saja sesuai dengan kebutuhan.

Pelanggaran yang ditemukan di lapangan cukup direkam, diotentifikasi, sehingga tidak perlu melakukan penghentian dan melakukan interaksi di lapangan.

"Surat pelanggaran akan dikirimkan ke alamat para terduga pelanggar,” jelas Istiono. (Knu)

Baca Juga:

205 Titik di 10 Provinsi Bakal Dipasang Tilang Elektronik

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ngaku Mimpi Bertemu Rasulullah saat Pemakaman Laskar FPI, Ustaz Kondang Ini Dipolisikan
Indonesia
Ngaku Mimpi Bertemu Rasulullah saat Pemakaman Laskar FPI, Ustaz Kondang Ini Dipolisikan

Sekjen Forum Pejuang Islam (FPI) Husin Shahab resmi melaporkan ustaz kondang berinisial HH dan pemilik akun Twitter @wattisoemarno ke Polda Metro Jaya.

PBNU Desak PBB Investigasi Ledakan Dahsyat di Beirut
Indonesia
PBNU Desak PBB Investigasi Ledakan Dahsyat di Beirut

"Mendorong komunitas Internasional dan khususnya PBB untuk melakukan upaya investigatif dalam persoalan ini," kata Helmy

Twitter Nonaktifkan Akun Donald Trump
Indonesia
Twitter Nonaktifkan Akun Donald Trump

Artinya, sang presiden tidak dapat lagi mencuit di akunnya

Jakarta Kerahkan 1.680 Petugas Jaga Kebersihan Perayaan Natal
Indonesia
Jakarta Kerahkan 1.680 Petugas Jaga Kebersihan Perayaan Natal

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menerjunkan sebanyak 1.680 petugas untuk menjaga kebersihan Jakarta saat Natal.

57 Truk Dikerahkan Angkut 1.570 Meter Kubik Sampah dari Pintu Air Manggarai
Indonesia
57 Truk Dikerahkan Angkut 1.570 Meter Kubik Sampah dari Pintu Air Manggarai

Sudah jadi pemandangan biasa setiap terjadi kenaikan muka air Kali Ciliwung atau Katulampa

Pemprov DKI Bakal Sanksi Kerumunan Tebet dan Pondok Ranggon
Indonesia
Pemprov DKI Bakal Sanksi Kerumunan Tebet dan Pondok Ranggon

Sanksi untuk kerumunan di Tebet dan Pondok Ranggon kemungkinan berupa denda

Ganjar Jadikan Asrama Haji Donohudan Tempat Isolasi OTG COVID-19
Indonesia
Ganjar Jadikan Asrama Haji Donohudan Tempat Isolasi OTG COVID-19

Pemkot Solo tidak memberlakukan lockdown meskipun kasus corona terus naik. Hal ini sekaligus menepis kabar hoaks Solo lockdown Desember-Januari.

Terus Dikubur, 2 Tahun Lagi Kasus Munir Kedaluwarsa
Indonesia
Terus Dikubur, 2 Tahun Lagi Kasus Munir Kedaluwarsa

Pelaku utama di balik pembunuhan ini, yang diyakini berasal dari kalangan berpengaruh, sampai sekarang belum dibawa ke pengadilan.

Bank DKI Salurkan 42.265 Kartu Lanjut Usia dan Kartu Penyandang Disabiltas
Indonesia
Bank DKI Salurkan 42.265 Kartu Lanjut Usia dan Kartu Penyandang Disabiltas

"Wilayah distribusi dilakukan di 119 titik lokasi dengan 42.265 penerima manfaat," kata Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini

Vaksinasi COVID-19 di Daerah Banjir Tetap Akan Dilaksanakan
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 di Daerah Banjir Tetap Akan Dilaksanakan

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Jawa Barat tetap akan melaksanakan vaksinasi COID-19 di daerah yang dilanda banjir.