Kapolri Turun Gunung Sikapi Kasus Kematian Mahasiswi Universitas Brawijaya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima kunjungan KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurrachman di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (1/12/2021). ANTARA/Laily Rahmawaty

MerahPutih.com - Kasus kematian perempuan berinisial WNR (23), yang diduga tewas akibat bunuh diri menyedot perhatian publik. Jagat dunia maya dihebohkan dengan penyebab tewasnya mahasiswi Universitas Brawijaya Malang itu.

Pasalnya, sebelum ditemukan tewas di makam ayahnya, di Mojokerto, Jawa Timur, pada Kamis (2/12), WNR sempat mencurahkan isi hatinya di media sosial. Ia diduga diperkosa oleh sang kekasih hingga hamil, mengalami depresi, kemudian bunuh diri.

Kasus kematian WNR sampai membuat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turun gunung. Sebab, kekasih WNR diduga merupakan anggota Korps Bhayangkara yang berdinas di Polres Pasuruan.

Baca Juga:

Polda Jatim Periksa Anggota Polisi Terkait Tewasnya Mahasiswi Brawijaya

“Terima kasih informasinya, saat ini permasalahan sedang dalam penanganan Polda Jawa Timur,” kata Sigit melalui akun Twitter-nya @ListyoSigitP, dikutip Sabtu (4/12).

Sigit meminta kepada masyarakat agar bersabar menunggu proses penyelidikan. Eks Kabareskrim itu memastikan hasil penyelidikan kasus itu akan segera disampaikan kepada publik.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Gatot Repli Handoko sebelumnya mengatakan, pihaknya sedang menyelidiki kasus tersebut dengan memeriksa kekasih korban.

"Berkaitan yang lagi viral sekarang ini. Anggota tersebut itu anggota dari Polres Pasuruan sudah dibawa ke polda untuk dimintai klarifikasi dan keterangan," kata Gatot, Sabtu (4/12).

Baca Juga:

Pemerintah Harap Pemerkosa dan Pembunuh Anak Dihukum Pasal Berlapis

Perwira polisi berpangkat melati tiga ini menjelaskan, kekasih WNR saat ini tengah menjalani pemeriksaan oleh Bidang Propam Polda Jawa Timur.

"Sudah, lagi dilakukan pemeriksaan di Propam Polda Jatim," ungkapnya.

Menurut Gatot, hasil penyelidikan sementara belum ditemukan fakta antara penyebab korban meninggal dengan unggahan yang viral di media sosial.

"Itu belum ada kaitannya menurut kami, cuman kami tetap akan mendalami dari yang bersangkutan (polisi itu)," kata Gatot. (Pon)

Baca Juga:

KPPPA Dorong Proses Hukum Kasus Dugaan Pemerkosaan 4 Siswi Papua

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Densus Tangkap Terduga Teroris yang Rencanakan Serang Polsek Kampar
Indonesia
Densus Tangkap Terduga Teroris yang Rencanakan Serang Polsek Kampar

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap seorang terduga teroris kelompok Jamaah Ansharud Daulah (JAD). Diduga, pelaku berinisial EP ini merencanakan aksi penyerangan di Polsek Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

Pemerintah Umumkan Ekspor Batu Bara Kembali Dibuka
Indonesia
Pemerintah Umumkan Ekspor Batu Bara Kembali Dibuka

Pemerintah akan kembali membuka ekspor batu bara secara bertahap menyusul pasokan batu bara yang dibutuhkan PT PLN (Persero) yang kian membaik.

Observatorium Sesar Lembang Bakal Dibangun Buat Petakan Potensi Bencana Gempa
Indonesia
Observatorium Sesar Lembang Bakal Dibangun Buat Petakan Potensi Bencana Gempa

Sejak 2019 Kelompok Keahlian Geofisika Global (KK GG) sudah berkontribusi terhadap lima stasiun kontinu GNSS (Global Navigation Satellite System).

Ganjar Tanggapi Tudingan Elite PDIP Ambisius Jadi Capres
Indonesia
Ganjar Tanggapi Tudingan Elite PDIP Ambisius Jadi Capres

Trimedya Panjaitan menyoroti langkah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang dipandang getol ingin mencalonkan diri sebagai calon presiden di 2024.

Anies 'Dihukum' Keruk Kali Mampang, PSI: 5 Tahun Menjabat Kebanyakan Manggung
Indonesia
Anies 'Dihukum' Keruk Kali Mampang, PSI: 5 Tahun Menjabat Kebanyakan Manggung

PSI merasa memang pantas Anies dihukum untuk selesaikan permasalahan banjir di Mampang.

[HOAKS atau FAKTA]: Tahan Napas 30 Detik Bisa Deteksi Kesehatan Paru-Paru
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Tahan Napas 30 Detik Bisa Deteksi Kesehatan Paru-Paru

Beredar informasi berupa postingan video di Facebook mengenai tes menahan napas kurang dari 30 detik untuk menunjukkan bahwa kondisi paru-paru sehat.

Ketidakmampuan Negara Lain Kendalikan Ekonomi Harus Diwaspadai
Indonesia
Ketidakmampuan Negara Lain Kendalikan Ekonomi Harus Diwaspadai

Seluruh pemerintah daerah dan masyarakat mewaspadai ketidakmampuan negara lain dalam mengendalikan perekonomian dan inflasi.

Luncurkan Platform Digital Jagat Nusantara, Jokowi: Ayo Ikut Saya, Selamat Datang di IKN
Indonesia
Luncurkan Platform Digital Jagat Nusantara, Jokowi: Ayo Ikut Saya, Selamat Datang di IKN

"Ayo ikut saya. Selamat datang di Ibu Kota Nusantara. Di sini kita dapat berkumpul, berkreasi dengan saudara-saudara kita," tutur Jokowi.

Jokowi Bolak-Balik Solo-Jakarta Urus Pernikahan Kaesang-Erina
Indonesia
Jokowi Bolak-Balik Solo-Jakarta Urus Pernikahan Kaesang-Erina

Kepala Negara mengaku harus bolak-balik Solo-Jakarta demi mempersiapkan pernikahan Kaesang-Erina

Sebelum Tentukan Menpan-RB, Jokowi Berkonsultasi dengan Megawati
Indonesia
Sebelum Tentukan Menpan-RB, Jokowi Berkonsultasi dengan Megawati

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengantongi nama-nama yang akan mengisi jabatan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB).