Kapolri Tito Karnavian Tegaskan Penyidikan Kasus Pimpinan KPK Bisa Dihentikan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kedua kiri) didampingi Kepala Biro Provos Divisi Propam Polri Brigjen Pol Refdi Andri (kiri) (ANTARA FOTO/Izaac Mulyawan)

MerahPutih.Com - Kasus dugaan surat palsu atau penyalahgunaan wewenang dua pimpinan KPK bisa bisa dihentikan penyidikannya oleh kepolisian jika tidak ditemukan unsur pidana.

Penegasan itu disampaikan Kapolri Jenderal Tito Karnavian menanggapi langkah polisi dalam menangani laporan terhadap dua pimpinan KPK.

"Sekarang sedang pengumpulan keterangan ahli. Kalau nanti keterangan ahli menyatakan bahwa ini bukan tindak pidana, ya dihentikan," kata Jenderal Tito Karnavian di Jakarta, Rabu (15/11).

Kapolri Tito sebagaimana dilansir Antara menjelaskan hal itu dimungkinkan karena berdasarkan KUHAP, mekanisme penyidikan bisa dilakukan tanpa penetapan tersangka.

Proses penyidikan Polri berbeda dengan penyidikan di KPK. Berdasarkan Undang-Undang KPK, kalau kasus sudah masuk tingkat penyidikan harus ada tersangka dan tidak boleh dihentikan.

"(Penyidikan, red.) di Polri acuannya KUHAP. (Di, red.) KUHAP itu, SPDP bisa dilakukan tanpa tersangka dan bisa dihentikan tengah jalan," katanya.

Sebelumnya, kuasa hukum Ketua DPR RI Setya Novanto, Sandy Kurniawan, melaporkan dua pimpinan KPK dan sejumlah penyidik KPK ke Bareskrim Polri atas tuduhan melakukan tindak pidana membuat surat palsu atau memalsukan surat dan menggunakan surat palsu dan atau penyalahgunaan wewenang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 263 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan atau Pasal 421 KUHP.

Laporan tersebut terdaftar dengan nomor LP/1028/X/2017/Bareskrim tertanggal 9 Oktober2017.

Status kasus tersebut naik ke tingkat penyidikan sejak 7 November 2017.

Surat yang dipermasalahkan adalah diterbitkannya surat larangan bepergian keluar negeri terhadap Setya Novanto pada 2 Oktober 2017 setelah adanya putusan praperadilan Nomor 97/pid/prap/2017 PN Jakarta Selatan tanggal 29 September 2017, yang dimenangkan oleh Setya Novanto.(*)



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH