Kapolri Surati Jokowi, Ada Apa? Kepala Kepolisian Indonesia, Jenderal Polisi Idham Azis. ANTARA FOTO/Rivan Lingga

Merahputih.com - Kapolri Jenderal Idham Azis telah berkirim surat kepada Presiden Joko Widodo. Isinya yakni permohonan penunjukan pengganti dirinya sebagai Kapolri. Mengingat, Idham tak lama lagi bakal pensiun.

"Kapolri Jenderal Idham Azis menyatakan bahwa dirinya telah mengajukan surat permohonan penunjukan penggantinya kepada Presiden Joko Widodo," tutur Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono kepada wartawan, Rabu (6/1).

Baca Juga:

Jelang Pensiun, Kapolri Idham Azis Berikan 46 Perwira Kenaikan Pangkat Jenderal

Surat tersebut sudah diserahkan kepada Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Namun dalam surat tersebut, Idham tidak mengajukan nama perwira tinggi Polri yang bakal menggantikan dirinya. "Hanya menyampaikan (bahwa) akan memasuki masa pensiun 1 Februari 2021," beber Argo.

Kapolri Jenderal Idham Azis akan memasuki masa pensiun pada akhir bulan Januari 2021. Seiring dengan hal itu, sejumlah nama perwira tinggi (Pati) Polri sudah bermunculan untuk menggantikan kursi "Tri Brata" (TB-1).

Kapolri Idham Azis. (Foto: Mabes Polri).
Kapolri Idham Azis. (Foto: Mabes Polri).

Salah satu syarat untuk menjadi calon Kapolri adalah anggota Polri yang berpangkat jenderal bintang tiga atau Komjen. Kini, ada beberapa Pati Polri yang disebut-sebut sebagai calon kuat menggantikan Jenderal Idham pada akhir Januari 2021, di antaranya Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo, Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar.

Sebelumnya Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan bahwa nama calon Kapolri yang baru sudah disiapkan. Namun demikian, nama ataupun inisial jenderal yang akan menggantikan Idham Azis, Moeldoko menyatakan belum diketahui siapa pun.

"Kebetulan tidak di kantong saya," ujar Moeldoko.

Baca Juga:

Moeldoko Pastikan Idham Azis Segera Diganti

Mantan Panglima TNI ini mengatakan Presiden Jokowi sudah mempertimbangkan sejumlah nama untuk mengisi kursi nomor satu di Korps Bhayangkara itu. Nantinya, Jokowi akan menyerahkan satu nama ke DPR untuk kemudian calon tersebut mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di DPR.

"Berikutnya nanti keputusannya seperti apa, saya pikir sampai di situ saja," kata Moeldoko. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Update Kasus Corona DKI Kamis (12/11): 115.174 Positif, 106.189 Orang Sembuh
Indonesia
Update Kasus Corona DKI Kamis (12/11): 115.174 Positif, 106.189 Orang Sembuh

Pemprov DKI Jakarta menyampaikan perkembangan terkini kasus corona di ibu kota, Kamis (12/11).

[HOAKS atau FAKTA] Pemerintah Bagikan Kuota Internet 100 GB
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Pemerintah Bagikan Kuota Internet 100 GB

pemerintah tengah menjalin kerja sama dengan sebuah provider di Indonesia dengan membagikan kuota sebesar 100 GB.

Update COVID-19 Kamis (30/4): Kasus Positif Tembus 10 Ribu, 1.522 Pasien Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Kamis (30/4): Kasus Positif Tembus 10 Ribu, 1.522 Pasien Sembuh

"Kasus kematian ini adalah dari penderita konfirmasi positif COVID-19. Optimisme kita perlukan," ucapnya.

Tim Advokasi Novel Minta Tolong Jokowi Buka Tabir Sandiwara Tuntutan 1 Tahun Bui
Indonesia
Tim Advokasi Novel Minta Tolong Jokowi Buka Tabir Sandiwara Tuntutan 1 Tahun Bui

"Presiden Joko Widodo mesti membuka tabir sandiwara hukum ini dengan membentuk Tim Pencari Fakta Independen," kata Tim Advokasi

Tok! PSBB Tangerang Raya Diperpanjang Tanpa Embel-Embel Tambahan Istilah
Indonesia
Tok! PSBB Tangerang Raya Diperpanjang Tanpa Embel-Embel Tambahan Istilah

Disepakati tidak ada embel-embel penambahan istilah lain dalam PSBB Tangerang Raya untuk mencegah kebingungan publik.

Demo UU Cipta Kerja di Masa PSBB, DPRD DKI Sebut bakal Timbul Klaster Baru Corona
Indonesia
Demo UU Cipta Kerja di Masa PSBB, DPRD DKI Sebut bakal Timbul Klaster Baru Corona

Politikus PAN ini pun menyakini akan terjadi kasus corona baru dalam klaster demonstrasi tolak UU Cipta Kerja ini.

30 Ribu Warga Sudah Langgar Aturan PSBB di Jakarta
Indonesia
30 Ribu Warga Sudah Langgar Aturan PSBB di Jakarta

Data itu terhitung pada Kamis (23/4) kemarin

Peselancar Australia Hilang Setelah Diserang Hiu
Dunia
Peselancar Australia Hilang Setelah Diserang Hiu

Peselancar Australia hilang di lepas pantai setelah seekor hiu menyerangnya.

 Calon Pilkada Tidak Seperti Beli Tiket Pesawat
Indonesia
Calon Pilkada Tidak Seperti Beli Tiket Pesawat

"Pesan kepada cabup yang diusung, itu komitmen yang harus dijaga bersama. Saya kira hari ini baju saya juga sudah merah," kata Nurdin disambut tepuk tangan hadirin di ruangan itu.

 Informasi Keliru Soal COVID-19 Hanya Menambah Beban Psikologis
Indonesia
Informasi Keliru Soal COVID-19 Hanya Menambah Beban Psikologis

“Oleh karena itu, mari pastikan kita tidak perlu lagi menambah beban psikologis kita dengan berita-berita dan informasi yang tidak benar, tidak bisa dipertanggungjawabkan terkait COVID-19,” ujar Yuri