Kapolri: Sekarang Tidak Ada Lagi Cebong Kampret, Adanya Bangsa Indonesia Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Monas (MP/Ponco)

MerahPutih.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian berharap tak ada lagi berita-berita hoaks dikalangan masyarakat. Jenderal bintang empat ini juga meminta tidak ada lagi istilah pendukung 01 dan 02. Saat ini, kata Tito yang ada adalah pendukung 03 yakni persatuan Indonesia.

"Kita melihat hoaks luar biasa, ada istilah cebong lah kampret lah. Sekarang tidak ada lagi cebong kampret, sekarang adanya bangsa Indonesia," ujar Tito di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Minggu (7/7).

BACA JUGA: Panglima TNI Sebut Sinergitas TNI-Polri Sudah Sesuai Harapan

Hal itu dikatakan Tito usai menghadiri HUT Bhayangkara ke 73, di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Acara ini dibuka dengan jalan sehat dari Monas ke Sarinah. Hadir pula Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto beserta jajaran.

Menurut Tito acara ini sedianya dihelat pada 1 Juli 2019. Namun, acara HUT Bhayangkara harus diundur karena suasana Indonesia yang masih memanas pasca Pilpres 2019.

"Acara ini bagian dari rangkaian peringatan hari Bhayangkara ke 73, 1 Juli 1946 - 1 Juli 2019. Harusnya dilaksanakan tgl 1 Juli, tapi karena dinamika keamanan, tanggal 27 dan 28 masih ada sidang MK. Upacara tanggal 1 diundur semuanya jadi tanggal 10 serempak seluruh Indonesia," ungkap Tito.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian didampingi oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di Silang Monas, Jakarta, Minggu (7/7) (Antara Foto/Syaiful Hakim)

Mantan Kapolda Metro Jaya ini mengatakan Polri dan TNI menjadi ujung tombak keamanan Indonesia. Dengan acara ini, Tito berharap TNI-Polri semakin solid dalam segala hal.

"Selama setahun terakhir, kebersamaan inilah yang membuat kita semua bisa berdiri tegak di Monas ini. Berbagai event besar selama setahun terutama tentang keamanan, alhamdulilah bisa kita lalui brrsama," ujar Tito.

BACA JUGA: Ramaikan Bursa Caketum PSSI, Iwan Bule Klaim Direstui Kapolri

"Poin penting kerjasama soliditas sinergi antara TNI-Polri, dua pilar utama bangsa. Kita melampaui Pilkada 2018, 171 pilkada serentak seluruh Indonesia. Kita melalui berbagai peristiwa besar. Gempa bumi di Lombak, tsunami Palu, Selat Sunda. Semuanya dapat kita lalui," sambung Tito. (Pon)

Kredit : ponco


Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH