Kapolri Sebut Pemeriksaan Ferdy Sambo Hampir Rampung Mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Proses pemeriksaan terhadap mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo terkait kasus pembunuhan Nopriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J hampir rampung.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan, pihaknya tengah melengkapi berkas perkara tersebut untuk dikirimkan ke Kejaksaan Agung (Kejagung).

Baca Juga:

Soal Pemecatan Ferdy Sambo, Jokowi Tunggu Hasil Banding

"Ferdy Sambo pemeriksaannya sudah mendekati penyelesaian, kita sudah melaksanakan koordinasi berkas untuk segera diselesaikan terkait kekurangan-kekurangan yang ada karena berkas sudah kita kirim," kata Sigit di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Minggu (28/8).

Sigit menjelaskan, proses kelengkapan berkas terkait hasil putusan pelanggaran etik Pemecatan Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap Ferdy Sambo, atas kasus pembunuhan Brigadir J.

"Tinggal kita menambah kemarin yang kita tetapkan untuk obstruction of justice, tentunya ini sudah berproses," ujarnya.

Baca Juga:

Pemecatan Ferdy Sambo Mampu Pulihkan Kepercayaan Publik

Sementara, terkait berkas perkara tindak pidana kasus pembunuhan berencana Brigadir J, terhadap tersangka Ferdy Sambo dan empat lainnya telah mendekati lengkap.

"Untuk kasus utamanya Pak FS sendiri saat ini sudah mendekati lengkap," imbuh Sigit.

Lebih lanjut Sigit mengatakan jika berkas perkara telah dinyatakan lengkap oleh kejaksaan, maka penyidik bisa langsung melimpahkan tersangka maupun barang bukti.

"Sementara yang lain terkait dengan obstruction dan kasus-kasus yang memang saat ini sedang berproses akan menyusul kemudian," pungkasnya. (Pon)

Baca Juga:

Proses Banding Ferdy Sambo Harus Cepat dan Transparan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Puluhan Pinjaman Online Belum Penuhi Syarat Modal OJK
Indonesia
Puluhan Pinjaman Online Belum Penuhi Syarat Modal OJK

Saat ini, OJK masih menerapkan moratorium pendaftaran perusahan pinjol dan belum disebutkan kapan pendaftaran akan kembali dibuka.

Kasus COVID-19 Melonjak, Kunjungan Wisatawan ke Sleman Anjlok
Indonesia
Kasus COVID-19 Melonjak, Kunjungan Wisatawan ke Sleman Anjlok

Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman menyebutkan kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi di Sleman merosot tajam sejak diberlakukan PPKM level 3 di wilayah itu pada awal Februari.

Negara Dinilai Keluarkan Anggaran untuk Ibu Kota Baru, Tapi Tak Bebani APBN
Indonesia
Negara Dinilai Keluarkan Anggaran untuk Ibu Kota Baru, Tapi Tak Bebani APBN

Jelas kita berpegangan kepada rancangan undang-undang yang nantinya akan menjadi undang-undang

Mekanisme Pemilihan Rais Aam-Ketum PBNU Lewat Musyawarah
Indonesia
Mekanisme Pemilihan Rais Aam-Ketum PBNU Lewat Musyawarah

Menurutnya, pemilihan Rais Aam PBNU 2021-2026 tetap menggunakan mekanisme Ahlul Halli Wal Aqdi (Ahwa) atau tim pemilih Rais Aam PBNU. Mekanisme itu didasarkan pada musyawarah 9 kiai sepuh NU yang dipilih oleh peserta muktamar.

Mata Uang Lokal Jadi Transaksi Bilateral Pemulihan Ekonomi Global
Indonesia
Mata Uang Lokal Jadi Transaksi Bilateral Pemulihan Ekonomi Global

Presidensi G20 Indonesia menjadi momentum untuk mendorong mata uang lokal atau Local Currency Settlement (LCS) menjadi transaksi bilateral dalam pemulihan ekonomi global.

Tsamara Amany Mundur dari PSI
Indonesia
Tsamara Amany Mundur dari PSI

"Per hari ini saya memutuskan diri sebagai pengurus dan kader PSI. Keputusan ini saya ambil berdasarkan pertimbangan pribadi, saya merasa menemukan perjalanan baru di luar partai politik," ujar Tsamara.

WNI Kembali Jadi Korban Penembakan di Amerika Serikat
Indonesia
WNI Kembali Jadi Korban Penembakan di Amerika Serikat

Warga negara Indonesia (WNI) kembali menjadi korban tewas penembakan di Amerika Serikat (AS). WNI berjenis kelamin pria ini menjadi korban tewas penembakan di Westmoreland County, Pennsylvania, AS.

Tiket Mudik Kereta Api Setelah Lebaran Masih Banyak Tersedia
Indonesia
Tiket Mudik Kereta Api Setelah Lebaran Masih Banyak Tersedia

Tiket KA Jarak Jauh yang terjual pada periode hari-H Lebaran sampai H+10 baru mencapai rata-rata 65 persen.

Pembangunan Kembali Jembatan Gladak Perak Lumajang Butuhkan Waktu Satu Tahun
Indonesia
Pembangunan Kembali Jembatan Gladak Perak Lumajang Butuhkan Waktu Satu Tahun

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun jembatan Gladak Perak melintasi Sungai Besuk Sat tersebut.

Kerugian Negara Tembus Rp 100 Triliun dari Kasus Korupsi Surya Darmadi
Indonesia
Kerugian Negara Tembus Rp 100 Triliun dari Kasus Korupsi Surya Darmadi

Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, menyebutkan tersangka kasus dugaan korupsi penyerobotan lahan sawit Surya Darmadi (SD) telah merugikan negara hingga Rp 104 triliun.