Kapolri Sebut Indonesia Jadi Konsumen Terbesar Narkoba Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Pengungkapan narkoba sebesar 1,120 ton dari jaringan Timur Tengah oleh Polres Jakarta Pusat menunjukkan bahwa pengguna narkotika di Indonesia masih sangat tinggi.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut Indonesia saat ini menjadi negara dengan jumlah konsumen narkotika yang sangat besar. Terbukti dengan beredarnya narkotika dalam kurun waktu tidak lama.

Baca Juga

Polres Metro Jakarta Pusat Bongkar Peredaran Narkoba 1,129 Ton dari Timur Tengah

"Meskipun berhasil kita ungkap tapi menjadi tantangan bagi generasi dan masyarakat kita," ujar Listyo, Senin (14/6).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto: MP/Kanu

Di mana beberapa waktu lalu kata Kapolri pihaknya sudah mengungkap kurang lebih peredaran gelap Narkotika 2,5 ton sabu melibatkan jaringan Timur Tengah dan pelaku dari lapas.

"Kalau kita lihat dalam waktu satu bulan ini hampir 3,6 ton narkotika jenis sabu yang berhasil kita amankan. Kalau kita hitung selama hampir tiga bulan dari bulan Januari, ada 5 ton lebih," jelas Listyo.

Mantan Kabareskrim ini menegaskan pihaknya akan memberantas peredaran narkotika di Indonesia secara tuntas sampai ke akar-akarnya demi menyelamatkan generasi muda Indonesia.

"Tentunya kita terus melaju perintah apa yang disampaikan Presiden untuk melakukan pengejaran, pengungkapan, dan menyelesaikan sampai ke akar-akarnya mengenai masalah peredaran narkoba," tandas Listyo Sigit Prabowo.

Sebelumnya, Polri mengungkap kasus peredaran narkoba jenis sabu 1,1 ton jaringan timur tengah.

Ada tujuh orang yang ditetapkan sebagai tersangka NR alias D, HA alias A, NW alias DD, CSN alias ES (Nigeria), UCN alias EM (Nigeria), AK, dan H al Ne masih DPO.

Polres Metro Jakarta Pusat membongkar peredaran narkoba sebanyak 1,29 ton jenis sabu-sabu. (Foto: MP/Kanugrahan)

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 115 ayat (2) lebih subsider Pasal 112 ayat (2) Juncto Pasal 132 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal enam tahun maksimal hukuman mati. (Knu)

Baca Juga

Kapolres Jakbar Pastikan Tangkap Anji Terkait Narkoba

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Bisa Pecat Kepala Daerah Tanpa Persetujuan DPRD, Ini Aturan Rujukannya
Indonesia
Jokowi Bisa Pecat Kepala Daerah Tanpa Persetujuan DPRD, Ini Aturan Rujukannya

Presiden Joko Widodo bisa memberhentikan kepala daerah.

Tim Gabungan Turunkan Papan Nama Kantor DPW FPI Surakarta
Indonesia
Tim Gabungan Turunkan Papan Nama Kantor DPW FPI Surakarta

Tim gabungan Satpol PP, TNI, dan Polri melakukan pembersihan sejumlah atribut berbau Front Pembela Islam di Kabupaten Sukoharjo.

Wakil Ketua KPK Datangi Komnas HAM, Jubir: Putusan Alih Status Pegawai Kolektif Kolegial
Indonesia
Wakil Ketua KPK Datangi Komnas HAM, Jubir: Putusan Alih Status Pegawai Kolektif Kolegial

kehadiran Ghufron yang mewakili KPK merupakan tindak lanjut setelah mendapat penjelasan dari Komnas HAM mengenai informasi dan data yang ingin dikonfirmasi.

Gibran bakal Karantina Warga yang Nekat Mudik ke Solo
Indonesia
Gibran bakal Karantina Warga yang Nekat Mudik ke Solo

Suami Selvi Ananda ini mengatakan pemkot Solo akan menyiapkan rumah karantina khusus untuk pemudik yang terpapar virus corona. Lokasi karantina tersebut berada di Solo Techno Park (STP)

Pelanggar Masker di Probolinggo Dihukum Duduk di Samping Keranda Korban COVID-19
Indonesia
Pelanggar Masker di Probolinggo Dihukum Duduk di Samping Keranda Korban COVID-19

"Kami berharap dengan sanksi seperti ini jumlah pelanggar akan bisa semakin menurun karena kesadaran yang telah tertanam," pungkas Ugas

Kapolda Metro dan Dandim Jakarta Pusat Datangi Pasar Atom
Indonesia
Kapolda Metro dan Dandim Jakarta Pusat Datangi Pasar Atom

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mendatangi Pasar Atom di Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Ekonom Kritik DPR Yang Mau Bikin Dewan Moneter di RUU BI
Indonesia
Ekonom Kritik DPR Yang Mau Bikin Dewan Moneter di RUU BI

DPR diminta fokus pada upaya-upaya pemerintah dalam menangani COVID-19 karena akan memberikan dampak berantai pada berbagai sektor dan pertumbuhan ekonomi.

Sejumlah Persoalan Bakal Jadi PR Kapolri Baru
Indonesia
Sejumlah Persoalan Bakal Jadi PR Kapolri Baru

Bursa Kapolri makin sengit untuk menggantikan posisi Kapolri Jenderal Idham Azis yang segera pensiun.

Kendurnya Pengawasan PSBB DKI Dinilai karena Tekanan Para Pengusaha
Indonesia
Kendurnya Pengawasan PSBB DKI Dinilai karena Tekanan Para Pengusaha

Lemahnya pengawasan Pemprov DKI Jakarta dalam pelaksanaan PSBB disinyalir adanya desakan dari para pengusaha di ibu kota untuk mengamankan usaha mereka.

[HOAKS atau FAKTA]: Masjid Istiqlal Tak Gelar Salat Jumat akibat Dikuasai PKI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Masjid Istiqlal Tak Gelar Salat Jumat akibat Dikuasai PKI

Beredar pesan berantai di aplikasi WhatsApp yang menyebut Masjid Istiqlal, Jakarta sudah dikuasai oleh PKI.