Kapolri Perintahkan Semua yang Terlibat Hoaks Kertas Suara Tercoblos 'Digaruk' /media/28/bd/88/28bd8875c163ef951670a881fd1ef5e8.jpg

MerahPutih.com - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri melakukan penyelidikan soal surat suara Pemilu 2019 sebanyak tujuh kontainer sudah tercoblos dan berada di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta.

"Sudah melakukan kegiatan investigasi sampai dengan saat ini, dan Bapak Kapolri pun sudah memberikan instruksi kepada Kabareskrim, kepada saya, untuk betul-betul melakukan penyelidikan terhadap masalah ini," kata Kabareskrim Komjen Pol Arief Sulistyanto, di Gedung Bareskrim, Jakarta, Kamis (3/1).

kabareskrim
Komjen Pol Arief Sulistyanto (kiri) saat memberikan keterangan pers di Mabes Polri (MP/Gomes R)

Arief Sulistyanto mengatakan menerima informasi tentang masuknya tujuh kontainer surat suara dari China yang sudah dicoblos sejak Rabu (2/1) malam, dan memerintahkan tim siber Bareskrim bergabung dengan Polda Metro Jaya.

Terkait rekaman yang beredar, Bareskrim telah menerimanya dan masih mengidentifikasi pemilik suara dalam rekaman yang menyebarkan kabar hoaks itu.

Ketua KPU meninjau langsung lokasi yang disebut sebagai tempat tujuh kontainer surat suara
Ketua KPU Arief Budiman dan Anggota Bawaslu meninjau Tanjung Priok yang disebut sebagai lokasi tujuh kontainter surat suara yang sudah dicoblos (MP/Fadhli)

Kepolisian juga berjanji akan mengungkap pelaku, dari pelaku pertama yang membuat hoaks, pelaku pertama yang mengunggah ke media sosial, sampai pihak yang ikut menyebarkan berita yang ternyata tidak benar. "Ini harus kita perangi sama-sama," tegas Kabareskrim, dilansir Antara.

Semalam hingga Kamis dini hari, KPU dan Bawaslu melakukan pengecekan langsung ke Pelabuhan Tanjung Priok memastikan ada surat suara dalam tujuh kontainer yang sudah tercoblos sebagaimana informasi yang beredar melalui media sosial. Namun, kabar yang beredar tidak sesuai dengan fakta di lapangan ternyata cuma hoaks. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Satgas COVID-19 Terima Donasi hingga Rp66,5 Miliar
Indonesia
Satgas COVID-19 Terima Donasi hingga Rp66,5 Miliar

Yurianto menyatakan donasi ini akan digunakan untuk penanganan corona.

MAKI Gugat Pasal Impunitas Pejabat di Perppu Jokowi Soal COVID-19 ke MK
Indonesia
MAKI Gugat Pasal Impunitas Pejabat di Perppu Jokowi Soal COVID-19 ke MK

Boyamin mengaku tak ingin skandal BLBI dan Century yang merugikan keuangan negara hingga triliunan rupiah kembali terulang

Edhy Prabowo Menteri Pertama Rezim Jokowi yang Ditangkap KPK
Indonesia
Edhy Prabowo Menteri Pertama Rezim Jokowi yang Ditangkap KPK

Eks Mensos Idrus Marham dan Menpora Imam Nahrawi jadi tersangka, tetapi tidak ditangkap di tempat.

ICW Desak Pemerintah dan DPR Setop Pembahasan RUU Pemasyarakatan
Indonesia
ICW Desak Pemerintah dan DPR Setop Pembahasan RUU Pemasyarakatan

Kurnia mengungkapkan sejumlah poin dalam RUU-Pas yang perlu dikritisi

Cegah Virus Corona, Jokowi Minum Jamu Tiga Kali Sehari
Indonesia
Cegah Virus Corona, Jokowi Minum Jamu Tiga Kali Sehari

Presiden Joko Widodo mengaku lebih sering minum jami untuk mencegah virus corona.

 Kadin Pastikan Pelaku Usaha Sudah Persiapkan New Normal
Indonesia
Kadin Pastikan Pelaku Usaha Sudah Persiapkan New Normal

Ia menjelaskan, pihaknya akan melindungi hak-hak dasar kesehatan pekerja dan mendukung keberlangsungan produktivitas pekerja di berbagai sektor di tengah pandemi.

Garuda Indonesia Buka Rute Baru Balikpapan-Tarakan
Indonesia
Garuda Indonesia Buka Rute Baru Balikpapan-Tarakan

Maskapai nasional Garuda Indonesia melayani rute penerbangan Balikpapan--Tarakan dengan frekuensi tiga kali seminggu.

Karyawan Meninggal Terpapar COVID-19, Puskesmas Gajahan Solo Lockdown
Indonesia
Karyawan Meninggal Terpapar COVID-19, Puskesmas Gajahan Solo Lockdown

Penutupan sementara diberlakukan setelah satu pegawai bagian administrasi meninggal terpapar COVID-19, Minggu (27/12).

Selandia Baru Beri Sanksi Bagi Petinggi Militer Myanmar
Dunia
Selandia Baru Beri Sanksi Bagi Petinggi Militer Myanmar

Selandia Baru akan memastikan program-program bantuannya tidak melibatkan dan menguntungkan pemerintah junta militer Myanmar.

Polisi Lanjutkan Perkara Makar Eggi Sudjana
Indonesia
Polisi Lanjutkan Perkara Makar Eggi Sudjana

Polda Metro Jaya mengusut kembali kasus dugaan makar atas seruan people power.