Kapolri Perintahkan Jajarannya Awasi Penggunaan Anggaran COVID-19 Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (ANTARA/HO-Divisi Humas Polri)

MerahPutih.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepolisian untuk melakukan pendampingan percepatan penyerapan anggaran penanggulangan Pandemi COVID-19. Termasuk hingga melakukan pengawalan penyaluran bantuan sosial (bansos) agar tepat sasaran.

Terkait pendampingan anggaran COVID-19, Sigit juga telah menerbitkan surat telegram nomor ST/1488/VII/RES.3./2021, yang berisikan pengarahan atau langkah-langkah ke jajaran terkait dengan implementasi hal itu.

Baca Juga

Kapolri Instruksikan Anak Buahnya Awasi Pasar Rakyat

Dalam pendampingan tersebut, Listyo menekankan perlu adanya komunikasi dan koordinasi dengan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP). Lalu, sosialisasi peran dan dukungan Polri terkait dengan percepatan penyerapan anggaran itu.

"Melakukan penegakan hukum sebagai upaya terakhir dengan mengedepankan peran APIP dan memaksimalkan pemulihan kerugian negara," kata Listyo dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jakarta, Rabu (28/7).

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meminta kepada seluruh Kepala Daerah untuk melakukan percepatan penggunaan anggaran COVID-19 untuk membantu masyarakat di tengah Pandemi virus corona.

Listyo menambahkan, dalam pendampingan dan percepatan penyerapan anggaran tersebut, jajaran kepolisian diinstruksikan untuk, tidak ada diskresi yang dikriminalisasi.

Pasalnya, kata mantan Kabareskrim Polri ini, apabila dalam pelaksanaannya ditemukan kesalahan maka harus dibuktikan secara profesional dengan disertai hasil pemeriksaan BPK yang menyatakan adanya kerugian negara.

"Kesalahan dalam pengelolaan anggaran harus dibuktikan dengan adanya niat jahat atau kesengajaan dan dilengkapi hasil pemeriksaan BPK RI yang menyatakan adanya kerugian keuangan negara riil," ujar eks Kapolda Banten tersebut.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto: MP/Div Humas Polri
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto: MP/Div Humas Polri

Listyo memastikan, Polri dan Kejaksaan Agung (Kejagung) telah memiliki komitmen bersama untuk sama-sama mengawal untuk mempercepat anggaran Pandemi COVID-19.

"Polri dan Kejaksaan berkomitmen untuk melakukan monitoring, memperingatkan dan mendampingi percepatan penyerapan anggaran penanggulangan COVID-19," ucapnya.

Tak hanya pendampingan anggaran COVID-19, Listyo juga menginstruksikan bahwa seluruh personel kepolisian untuk melakukan pengamanan dan pengawalan distribusi bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat.

Menurut Listyo, pengawalan tersebut penting dilakukan guna memastikan bahwa bansos tersebut tersalurkan tepat sasaran. Yakni kepada masyarakat yang paling terdampak perekonomiannya di tengah Pandemi COVID-19. Terlebih lagi, di saat penerapan PPKM Level 4 saat ini.

Polri siap melakukan pengamanan dan mendampingi proses distribusi bantuan sosial dari pemerintah kepada masyarakat.

"Ini guna memastikan pendistribusian cepat, tepat sasaran dan sesuai dengan alokasi yang telah ditetapkan," tutur Listyo.

Seluruh kegiatan ini, kata Listyo, untuk memastikan masyarakat cepat mendapatkan bantuan dari Pemerintah. Pada akselerasi itu, Sigit juga merangkul seluruh elemen masyarakat untuk melakukan percepatan penyaluran bansos tersebut.

"Lakukan percepatan penyaluran bansos karena masyarakat sangat membutuhkannya. Serta libatkan kelompok masyarakat dalam penyaluran," ujarnya. (Knu)

Baca Juga

Kapolri dan Kapolda Diminta Bagikan Sembako Secara Merata Bagi Warga Terdampak PPKM

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penambahan Kasus Harian COVID-19 Mulai di Bawah 25 Ribu
Indonesia
Penambahan Kasus Harian COVID-19 Mulai di Bawah 25 Ribu

Pemerintah merilis data terbaru terkait penularan COVID-19 per Selasa (1/3).

Shin Tae-yong Turunkan Tiga Bek Tengah dan Cadangkan Elkan-Egy
Indonesia
Shin Tae-yong Turunkan Tiga Bek Tengah dan Cadangkan Elkan-Egy

Tiga bek tengah yang dimainkan sekaligus oleh Shin pada pertandingan yang digelar di Stadion Nasional, Singapura, itu adalah Rizky Ridho, Fachruddin Aryanto dan Alfeandra Dewangga.

Di Sekolah Partai PDIP, Ganjar dan Gibran Digembleng Senam Sicita
Indonesia
Di Sekolah Partai PDIP, Ganjar dan Gibran Digembleng Senam Sicita

Tampak dari pantauan, Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP Eriko Sotarduga.

Hari Anak Nasional, Anak Indonesia Harus Bebas Bullying
Indonesia
Hari Anak Nasional, Anak Indonesia Harus Bebas Bullying

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengingatkan Hari Anak Nasional 2022 sebagai momentum anak Indonesia untuk bebas perundungan (bullying) dan bebas dari konten pornografi.

Softbank Cabut dari Proyek IKN, Luhut Bidik Investor Arab Saudi dan UEA
Indonesia
Softbank Cabut dari Proyek IKN, Luhut Bidik Investor Arab Saudi dan UEA

Meski SoftBank mundur, Luhut menyebut Indonesia masih bisa mendapatkan modal pembangunan dari Abu Dhani dan Arab Saudi senilai USD 105 miliar. Modal dari kedua negara tersebut pun diberikan dalam melalui vision fund.

[HOAKS atau FAKTA] Pemerintah Paksa Warga Divaksin Booster
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Pemerintah Paksa Warga Divaksin Booster

Beredar sebuah narasi melalui pesan Whatsapp yang mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia akan memberikan vaksin booster. Pemberian vaksin tersebut diklaim akan dilakukan dengan memberikan vaksin ketiga.

Gempa Magnitudo 6,1 Sumatera Barat, 7 Warga Meninggal Dunia
Indonesia
Gempa Magnitudo 6,1 Sumatera Barat, 7 Warga Meninggal Dunia

Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB terus memutakhirkan data terkini dampak gempa magnitudo (M)6,1 yang mengguncang Provinsi Sumatera Barat, Jumat (25/2) pagi, pukul 08.39 WIB.

Ratusan Ribu Konten Hoaks Diblokir Selama 2021
Indonesia
Ratusan Ribu Konten Hoaks Diblokir Selama 2021

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah memblokir ratusan konten hoaks di media sosial selama 2021.

Atap Rumah Warga Sumur dan Munjul Runtuh Akibat Gempa M 6,7
Indonesia
Atap Rumah Warga Sumur dan Munjul Runtuh Akibat Gempa M 6,7

Sedangkan, sejumlah rumah di Kecamatan Sumur dan Munjul mengalami kerusakan pada bagian atap dan teras rumah.

Modifikasi Surat Suara Pemilu 2024 Jangan Bikin Bingung Pemilih
Indonesia
Modifikasi Surat Suara Pemilu 2024 Jangan Bikin Bingung Pemilih

Simulasi surat suara harus diikuti dengan penelitian di lapangan, misalnya melalui riset kecil sehingga kalau memutuskan adanya perubahan kertas suara harus dibandingkan dengan Pemilu 2019.