Kapolri Minta Novel Sebutkan Nama Jenderal Polisi Terkait Kasus Penyerangan Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjawab pertanyaan wartawan di kawasan Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (19/7) siang. (Foto: JAY/Humas)

Mabes Polri akan mengirimkan tim khusus ke Singapura untuk menelusuri adanya dugaan oknum jenderal polisi yang terlibat dalam penyiraman air keras terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan.

"Kita kirim tim ke Novel, yang dimaksud yang bersangkutan kalau ada oknum jendral, yang mana? Kedua, buktinya apa? Itu yang penting," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (16/6).

Mantan Kapolda Metro Jaya itu berharap, Novel dapat mengatakan siapa jenderal yang diduga terlibat dalam aksi penyiraman.

"Sebut namanya siapa, buktinya apa?" kata Tito.

Tito berjanji, jika ada bukti kuat adanya jenderal polisi yang terlibat, pihaknya akan memproses oknum yang disebut dan tak akan menutupinya.

"Tapi, kalau seandainya tidak ada buktinya, tentu saya menyayangkan karena intitusi kepolisian jadi negatif pandangannya di kepolisian dan dalam internal kepolisian pun bisa curiga mencurigai," ucap Tito.

"Saya selaku kapolri tentu tidak mengharapkan itu terjadi," tandasnya. (Ayp)

Baca berita terkait kasus Novel lainnya di: Pernyataan Novel Soal Adanya Jenderal Polisi Tak Punya Dasar Hukum



Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH