Kapolri Listyo Dukung dan Siap Amankan Penerimaan Negara Bukan Pajak Kapolri dan Dirjen Bea Cukai. (Foto: Humas Polri)

MerahPutih.com- Dirjen Bea Cukai Askolani bersilaturahmi dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Askolani berharap dukungan Polri terkait tugas-tugas kepabeanan.

"Meminta dukungan terhadap Polri berkaitan dengan menaikkan PNBP (penerimaan negara bukan pajak) di lingkungan bea cukai agar pendapatan negara bisa maksimal," kata Kapolri Sigit dalam keterangannya, Selasa (20/4).

Baca Juga:

Jamin Investasi Migas, Kapolri Listyo Sigit Janjikan Pendampingan

Disamping itu, Dirjen Bea Cukai meminta agar nota kesepahaman atau MoU yang telah terjalin selama ini dengan Polri dikembangkan pada level seluruh Polda jajaran.

"Kami Polri, tentunya mendukung terkait upaya Bea Cukai guna menaikan PNBP sehingga pemasukan terhadap negara meningkat," tandas Sigit.

Diketahui, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dan Polri telah lama menjalin kerja sama dengan memperkuat sinergitas kegiatan. Hal itu untuk mencegah berbagai praktik ilegal seperti penyelundupan barang-barang ilegal termasuk narkoba.

Kapolri dan Dirjen Bea Cukai. (Foto: Humas Polri)
Bea Cukai. (Foto: Humas Polri)

Dalam postur APBN 2021 target pendapatan negara meningkat menjadi Rp1743,6 triliun. Jika dibandingkan dengan realisasi tahun 2020 target ini akan tumbuh 6,7 persen. Namun, jika dilihat dari sisi untuk perpajakan dengan target Rp 1.444 triliun di tahun 2021, sedangkan realisasi di tahun 2020 hanya mencapai Rp1.282 triliun, dalam artian perpajakan harus tumbuh 12,6 persen agar target dapat tercapai. Sementara untuk target PNBP di 2021 akan lebih rendah sekitar 11,9 persen dari realisasi APBN 2020. (Knu)

Baca Juga:

Kapolri: Kita Semua Cinta Papua

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA] Italia Klaim COVID-19 Bukan Virus Tapi Bakteri
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Italia Klaim COVID-19 Bukan Virus Tapi Bakteri

Corona adalah virus RNA untai positif dengan penampilan seperti mahkota di bawah mikroskop elektron

Hirup Udara Bebas, Abu Bakar Ba'asyir Dikawal Densus 88 Hingga Sukoharjo
Indonesia
Hirup Udara Bebas, Abu Bakar Ba'asyir Dikawal Densus 88 Hingga Sukoharjo

Ba'asyir dalam kondisi sehat ketika menghirup udara bebas

CFD Kembali Digelar Pekan Depan, Warga Kurang Sehat Jangan Datang
Indonesia
CFD Kembali Digelar Pekan Depan, Warga Kurang Sehat Jangan Datang

Masyarakat yang berolahraga di CFD harus menaati dan menjalankan protokol kesehatan

Maestro Gamelan Rahayu Supanggah Tutup Usia
Indonesia
Maestro Gamelan Rahayu Supanggah Tutup Usia

Sosok Rahayu yang selalu lekat dengan akademisi ISI dan seniman besar tersebut lahir di Boyolali, 29 Agustus 1949, meninggal di Rumah Sakit Brayat Minulya Solo, Jawa Tengah.

Pimpinan Komisi III Dukung Rencana Peniadaan Jalur Sepeda Permanen di Sudirman
Indonesia
Pimpinan Komisi III Dukung Rencana Peniadaan Jalur Sepeda Permanen di Sudirman

Pesepeda 'sport' terpaksa tidak melewati jalur sepeda

Tanggapan KPK Diminta Ambil Alih Perkara Djoko Tjandra
Indonesia
Tanggapan KPK Diminta Ambil Alih Perkara Djoko Tjandra

"KPK menghargai masukan dan pendapat masyarakat terkait agar KPK ambil alih kasus yang melibatkan Djoko S Tjandra," kata Ali

15 Ribu Pendemo Penuhi Kantor Gubernur Jatim
Indonesia
15 Ribu Pendemo Penuhi Kantor Gubernur Jatim

Kembali kantor Gubernur Jawa Timur menjadi pusat berkumpul ribuan pendemo atas penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja, Selasa (27/10).

APBD Kolaps, Pemkot Solo Tegaskan Hanya Sanggup Bayar Gaji ASN
Indonesia
APBD Kolaps, Pemkot Solo Tegaskan Hanya Sanggup Bayar Gaji ASN

"Ya kita semua pasti tahu, anggaran APBD difokuskan untuk penanganan COVID-19. Sejumlah pos anggaran dilakukan rasionalisasi," ujar Ahyani

Ini Kota Satu-satu Masuk Zona Merah COVID-19 di Jabar
Indonesia
Ini Kota Satu-satu Masuk Zona Merah COVID-19 di Jabar

Kota Depok menjadi satu-satunya wilayah di Provinsi Jawa Barat yang berstatus zona merah COVID-19.

Jatim Gelar Tes Kesehatan 41 Pasangan Cakada di 3 Rumah Sakit
Indonesia
Jatim Gelar Tes Kesehatan 41 Pasangan Cakada di 3 Rumah Sakit

Jadwal pelaksanaan tes kesehatan untuk calon kepala daerah di berbagai wilayah di Jawa Timur, dimulai 4-11 September 2020 dan pelaksananya adalah Ikatan Dokter Indonesia (IDI).