Kapolri Larang Tangkap Warga yang Sampaikan Aspirasi Saat Jokowi Kunjungan Kerja Mahasiswa UNS diamankan petugas saat membentangkan spanduk saat kunjungan Presiden Jokowi di kampus UNS Surakarta, Senin (13/9). (MP/BEM UNS)

MerahPutih.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan instruksi kepada seluruh Polda jajaran untuk tidak reaktif saat menghadapi penyampaian aspirasi masyarakat kepada Presiden Joko Widodo saat melakukan kunjungan kerja (kunker).

Hal tersebut dituangkan dalam surat telegram nomor STR 862/IX/PAM.III/2021 per tanggal 15 September 2021.

Baca Juga:

Amnesty International Nilai Tindakan Polisi Tangkap Pembawa Poster Jokowi Berlebihan

"Pertama setiap pengamanan kunker agar dilakukan secara humanis dan tidak terlalu reaktif," terang Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono kepada wartawan yang dikutip, Kamis (16/9).

Argo melanjutkan, selama masyarakat yang menyampaikan aspirasi tidak menggaggu ketertiban umum maka hal itu diperbolehkan.

Selain itu, hal tersebut juga mengacu pada kebebasan berpendapat di muka umum dalam Undang-Undang (UU) Nomor 9 Tahun 1998.

Menurut Argo, instruksi ini terkait dengan kunker Jokowi ke Lampung pada 2 September 2021, di Blitar pada 7 September 2021.

Lalu dan di Kompleks UNS pada 13 September 2021 lalu. Di mana beberapa warga diamankan saat menyampaikan aspirasi mereka didepan Jokowi.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Antara)
Kapolri Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Antara)

Alasannya, ada beberapa masyarakat dan mahasiswa yang membentangkan spanduk ataupun poster yang berisikan aspirasi.

Argo menuturkan, bila ada kelompok masyarakat yang sampaikan apsirasi akan dikomunikasikan dengan baik bahwa tindakan aspirasi. Supaya tidak boleh mengganggu ketertiban umum.

"Kami sampaikan ke kelompok tersebut, kami kelola dan kami kawal sehingga semua berjalan baik dan lancar," katanya. (Knu)

Baca Juga:

Bentangkan Poster "Pak Jokowi Tolong Benahi KPK", Sejumlah Mahasiswa Ditangkap

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemkab Sleman Terima Bantuan 20 Konsentrator Oksigen
Indonesia
Pemkab Sleman Terima Bantuan 20 Konsentrator Oksigen

Seluruh Konsentrator oksigen tersebut nantinya akan disalurkan ke Rumah Sakit Daerah, RS Darurat Covid, dan Puskesmas Rawat Inap yang ada di Kabupaten Sleman.

Kasus COVID-19 Meroket, DPR Minta Sekolah Tatap Muka Dikaji Ulang
Indonesia
Kasus COVID-19 Meroket, DPR Minta Sekolah Tatap Muka Dikaji Ulang

Rahmad berharap, agar daerah zona merah tidak memaksakan diri untuk menggelar sekolah tatap muka

Perpanjangan PPKM Mikro, Gibran Longgarkan Aturan Balita Boleh Masuk Mal
Indonesia
Perpanjangan PPKM Mikro, Gibran Longgarkan Aturan Balita Boleh Masuk Mal

Dalam perpanjangan PPKM Mikro tersebut, Pemkot Solo memperbolehkan balita masuk ke mal dan tempat wisata di Kota Bengawan.

Tarif PPh 35 Persen Bagi Berpendapatan Rp 5 Miliar Berikan Keadilan
Indonesia
Tarif PPh 35 Persen Bagi Berpendapatan Rp 5 Miliar Berikan Keadilan

Pajak dari golongan tersebut nantinya akan memperbaiki postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta memperlebar ruang fiskal.

PTM Jabar Dimulai Awal September, Berikut Daerah-daerahnya
Indonesia
PTM Jabar Dimulai Awal September, Berikut Daerah-daerahnya

Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil menyebutkan bahwa pembelajaran tatap muka (PTM) sudah mulai dilakukan awal September 2021.

Positivity Rate COVID-19 di DKI Masih Tinggi
Indonesia
Positivity Rate COVID-19 di DKI Masih Tinggi

Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 116.566. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 64.653.

Pandemi COVID-19, Ibadah Perayaan Natal Diminta Sederhana
Indonesia
Pandemi COVID-19, Ibadah Perayaan Natal Diminta Sederhana

Jika tetap menggelar ibadah di gereja tidak diperbolehkan melebihi 50 persen dari kapasitas tempat ibadah

Dinsos DKI Pastikan Bansos COVID-19 Sudah Dihentikan
Indonesia
Dinsos DKI Pastikan Bansos COVID-19 Sudah Dihentikan

Dinas Sosial DKI Jakarta menyebutkan bahwa Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk warga terdampak COVID-19 sudah dihentikan.

22 Terduga Teroris 'Kelompok Fahim' Berlatih di Bromo untuk Serang Polisi
Indonesia
22 Terduga Teroris 'Kelompok Fahim' Berlatih di Bromo untuk Serang Polisi

Penangkapan terhadap 22 terduga teroris itu dilakukan dalam waktu yang berbeda-beda

Langgar Aturan PSBB, 16 Tempat Usaha di Lubang Buaya Ditutup
Indonesia
Langgar Aturan PSBB, 16 Tempat Usaha di Lubang Buaya Ditutup

16 tempat usaha yang ditutup paksa ini terdiri dari sembilan warung tenda atau angkringan, lima kafe dan dua warung jus buah. Seluruhnya berada di Jl Raya Pondok Gede Lubang Buaya.