Pilkada Serentak 2020
Kapolri Larang Anak Buahnya Foto Bareng Cakada dan Narsis di Media Sosial Kapolri Jenderal Idham Azis dalam prosesi serah terima jabatan (sertijab) di Rupatama Polri, Jakarta Selatan, Jumat (20/11). Foto: Humas Polri

MerahPutih.com - Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan aturan baru bagi anggotanya saat pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. Ia melarang jajarannya berfoto dengan gaya tertentu.

Sebab, tindakan itu berpotensi dimanfaatkan sejumlah pihak untuk menuding keberpihakan anggota kepolisian selama Pilkada Serentak 2020.

Baca Juga

Polisi Bubarkan Kerumunan Warga di Jakarta Pusat

Aturan ini tertuang dalam surat telegram Kapolri nomor STR/800/XI/HUK.7.1./2020 tertanggal 20 November 2020 dan terkonfirmasi dari Humas Polri. Surat telegram tersebut ditandatangani oleh Kadiv Propam Polri Brigjen Ferdy Sambo mewakili Kapolri Jenderal Idham Azis.

"Dilarang foto/ selfie di medsos dengan gaya mengacungkan jari telunjuk, jari jempol, maupun dua jari membentuk huruf 'V' yang berpotensi dipergunakan oleh pihak tertentu untuk menuding keberpihakan atau ketidaknetralan Polri," demikian bunyi surat tersebut, Minggu (22/11).

Selain itu, anggota kepolisian juga dilarang berfoto bersama dengan calon kepala daerah serta massa simpatisan paslon.

Personel Polri juga dilarang membantu deklarasikan paslon, dilarang memberi atau meminta atau mendistribusikan janji hingga bantuan dalam bentuk apapun. Termasuk dilarang menggunakan dan menyuruh orang lain memasang atribut pemilu.

Kapolri Jenderal Idham Azis dalam kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba di Polda Metro Jaya, Kamis (2/7). Foto: MP/Kanu
Kapolri Jenderal Idham Azis dalam kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba di Polda Metro Jaya, Kamis (2/7). Foto: MP/Kanu

Anggota polisi juga dilarang hadir atau menjadi pembicara dalam kegiatan deklarasi, rapat, kampanye, dan pertemuan partai politik. Kecuali dalam rangka pengamanan berdasarkan surat perintah tugas.

"Dilarang mempromosikan, menanggapi, menyebarluaskan gambar atau foto bakal pasangan calon kepala daerah, baik melalui media massa, media online, dan media sosial," demikian bunyi surat tersebut.

Lantas, anggota Polri dilarang memberikan dukungan politik, menjadi pengurus, memberikan keuntungan atau fasilitas pada paslon tertentu dan melakukan black campaign.

Sementara terkait penyelenggaraan perhitungan suara, anggota Polri tidak boleh memberikan informasi terkait perhitungan suara dan menjadi anggota KPU atau Bawaslu.

Demi mengawasi kenetralan anggota Polri, Kapolri meminta agar pengawasan internal ditingkatkan. Warga diminta segera melakukan pelaporan jika ada anggota Polri yang melakukan pelanggaran.

Kapolri juga menegaskan anggota Polri yang melanggar akan ditindak secara tegas. Tak lupa, Idham juga meminta kepada Bhayangkari yang memiliki hak suara agar tidak melakukan hal-hal yang dilarang tersebut. Karena dapat berpengaruh terhadap institusi Polri. (Knu)

Baca Juga

Kakak Kandung Jaksa Agung Minta Pemerintah tak Ragu Bubarkan FPI

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Temui Donald Trump, Luhut Singgung Hasil Pilpres AS
Indonesia
Temui Donald Trump, Luhut Singgung Hasil Pilpres AS

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menemui Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

KPK Mulai Bahas Nasib Novel Baswedan Cs Pekan Depan
Indonesia
KPK Mulai Bahas Nasib Novel Baswedan Cs Pekan Depan

KPK akan segera membahas nasib penyidik senior Novel Baswedan dan 74 pegawai lainnya dengan sejumlah lembaga dan kementerian terkait.

Kubu Juliari: Faktanya Uang Suap Hanya Sampai Matheus Joko
Indonesia
Kubu Juliari: Faktanya Uang Suap Hanya Sampai Matheus Joko

"Bahwa yang sudah pasti menerima uang itu adalah Matheus Joko Santoso seperti diterangkan Harry Van Sidabukke dan Adrian Maddanatja, misalnya membeli rumah untuk istri mudanya di Cakung," kata Maqdir

Libur Panjang Paskah Berakhir, 150 Ribu Kendaraan Balik ke Jakarta
Indonesia
Libur Panjang Paskah Berakhir, 150 Ribu Kendaraan Balik ke Jakarta

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat 150.550 kendaraan telah kembali ke wilayah Jabotabek pada H-1 libur Paskah atau Sabtu (3/4).

Anies Siapkan Skenario Atasi 100 Ribu Kasus Aktif Corona di Jakarta
Indonesia
Anies Siapkan Skenario Atasi 100 Ribu Kasus Aktif Corona di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengaku, telah menyiapkan skenario adanya 100 ribu kasus aktif sejak lama.

Istri Ridwan Kamil Positif COVID-19
Indonesia
Istri Ridwan Kamil Positif COVID-19

Atalia meminta kepada orang-orang yang pernah berkontak dengannya untuk memeriksa dan memantau kesehatannya.

Warga Nyamar Jadi Pedagang, Wagub Bakal Periksa Vaksinasi di Pasar Tanah Abang
Indonesia
Warga Nyamar Jadi Pedagang, Wagub Bakal Periksa Vaksinasi di Pasar Tanah Abang

Sejumlah pedagang pasar di Tanah Abang mengeluhkan sulitnya mengikuti vaksinasi yang digelar di pasar tersebut.

Menhub Sebut 18 Juta Orang Tetap Nekat Ingin Mudik
Indonesia
Menhub Sebut 18 Juta Orang Tetap Nekat Ingin Mudik

Kementerian Perhubungan menyatakan, ada sekitar 18 juta orang yang ingin mudik meski dilarang pemerintah.

PSI Minta Rizieq Shihab Contoh Said Aqil yang Berani Umumkan Positif COVID-19
Indonesia
PSI Minta Rizieq Shihab Contoh Said Aqil yang Berani Umumkan Positif COVID-19

“Jadi kalau sakit katakan sakit, begitu juga kena COVID, gak usah malu, apalagi sampai lewat pintu belakang segala,” jelas dia.

Tidak Punya Anggaran, Pemprov DKI Pastikan tak Ada Pesta Tahun Baru
Indonesia
Tidak Punya Anggaran, Pemprov DKI Pastikan tak Ada Pesta Tahun Baru

"Tidak ada. Kita memang tidak menganggarkan. Kegiatan akhir tahun tidak kita anggarkan," jelasnya.