Kapolri: Ini Memang Tidak Nyaman Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabwowo (tengah) bersama Panglima TNI Marsekal Tjahjanto (kiri) saat mengunjungi beberapa titik penyekatan selama PPKM Darurat di DKI Jakarta. (MP/Rizki Fitrianto)

Merahputih.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengakui pembatasan aktivitas masyarakat yang dilakukan pemerintah melalui kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat membuat tidak nyaman.

Namun, kata dia, upaya ini harus dilakukan demi mengurangi lonjakan kasus pandemi Covid-19 di Tanah Air. Seperti diketahui, data pemerintah menunjukan ada penambahkan sebanyak 27.913 kasus baru pada Sabtu (3/7).

Dengan penambahan itu jumlah kasus Covid-19 di Indonesia saat ini mencapai 2.256.851 orang, terhitung sejak diumumkan pada 2 Maret 2020.

Baca Juga:

Ketika Kapolda Bicara Kematian Korban Covid-19, Padahal Kemarin Mereka Masih Bercanda

"Memang tidak nyaman tapi ini semua untuk menjaga keselamatan rakyat sebagai hukum yang tertinggi. Karena itu masyarakat harus tetap di rumah," kata Sigit saat meninjau posko PPKM di Kelurahan Jati Cempaka, Pondok Gede, Bekasi bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Minggu (4/7).

Kapolri
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang kompak memantau pelaksanaan kondisi PPKM Darurat di DKI Jakarta. (MP/Rizki Fitrianto)

Menurut Sigit, pengetatan PPKM darurat harus dibarengi dengan vaksinasi untuk herd immunity. Karena itu, mantan Kabareskrim Polri ini meminta empat pilat untuk mengajak masyatakat agar datang ke tempat vaksin. "Sosialisasikan kepada masyarakat agar mau datang ke gerai vaksin," ungkap jenderal bintang empat itu.

Selain ke Bekasi, Panglima TNI dan Kapolri juga meninjau vaksinasi massal di JIEXPO Jakarta Utara dan Pondok Pesantren Al-Hamidi Cilangkap, Jakarta Timur.

Baca Juga:

Aturan Baru PPKM Darurat, Penumpang KRL Wajib Pakai Masker Dobel atau N 95

Sementara itu, Polda Metro Jaya menyoroti situasi penerapan PPKM Darurat di hari pertama. Polisi menyebut sempat menimbulkan kepadatan lalu lintas di titik penyekatan perbatasan ke DKI Jakarta.

"Yang masih menjadi PR adalah di penyekatan-penyekatan di batas kota seperti di Kalideres antara Tangerang sama Jakarta Barat, Bekasi sama Jakarta Timur, Lenteng Agung Depok dengan Jakarta Selatan," ungkap Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo.

Menurut Sambodo, banyak warga yang hendak melintas ke Jakarta dengan berbagai alasan. Salah satunya karena mereka akan bekerja. Namun, petugas memberikan edukasi kepada mereka.

"Ya ada bermacam alasan, tentu yang kita perbolehkan melintas adalah orang-orang yang bekerja pada sektor esensial dan sektor kritikal," ujarnya.

Baca Juga:

WNA yang Masuk ke Indonesia Kini Wajib Sudah Divaksin COVID-19

Berbeda dengan perbatasan, lanjut Sambodo, situasi pembatasan mobilitas di dalam kota DKI Jakarta terpantau aman terkendali. Menurut dia, beberapa kawasan dalam kota yang dijaga ketat terjadi perubahan dibanding hari-hari sebelumnya.

Belajar dari adanya antrean panjang di perbatasan kota dengan Jakarta, Sambodo meminta warga untuk sadar akan bahaya penyebaran Covid-19 yang tengah melonjak.

Sambodo menegaskan, tak ada artinya ribuan petugas TNI-Polri hingga Pemda diturunkan untuk menjaga jika masyarakat tidak tertib.

Dia pun meminta kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan PPKM Darurat. "PPKM darurat harus berbeda dari hari-hari biasanya, PPKM darurat harus mampu menurunkan pergerakan orang kalau kita ingin menurunkan angka Covid melandai," tuturnya. (knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Partai Demokrat Sebut Konpres Kubu Moeldoko di Hambalang Bentuk Frustasi
Indonesia
Partai Demokrat Sebut Konpres Kubu Moeldoko di Hambalang Bentuk Frustasi

Partai Demokrat menyebut rencana konferensi pers kubu Moeldoko di Hambalang siang ini merupakan bentuk frustasi.

Pengelola Kantor dan Tempat Makan Langgar PPKM Darurat Bakal Dipidana
Indonesia
Pengelola Kantor dan Tempat Makan Langgar PPKM Darurat Bakal Dipidana

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat kali ini disebut yang paling tegas dibanding aturan sebelumnya.

Libur Panjang Imlek, Pemkot Solo Larang ASN Pulang Kampung dan Piknik Luar Kota
Indonesia
Libur Panjang Imlek, Pemkot Solo Larang ASN Pulang Kampung dan Piknik Luar Kota

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah melarang ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk pulang kampung dan berwisata di luar kota saat libur panjang Imlek pada akhir pekan ini.

Lantai 2 Gedung Cyber Kebakaran, Gulkarmat Sebut Ada yang Terjebak
Indonesia
Lantai 2 Gedung Cyber Kebakaran, Gulkarmat Sebut Ada yang Terjebak

Belum diketahui secara pasti penyebab dari kebakaran tersebut

Kubu AHY Tak Gentar Lawan Gugatan Jhoni Allen cs di Pengadilan
Indonesia
Kubu AHY Tak Gentar Lawan Gugatan Jhoni Allen cs di Pengadilan

"Kami tentunya akan menghadapi sidang tersebut," ujar Herzaky Mahendra

Jadi Kepala BNPB, Suharyanto Punya Harta Rp 4,5 Miliar
Indonesia
Jadi Kepala BNPB, Suharyanto Punya Harta Rp 4,5 Miliar

Kepala BNPB Suharyanto melaporkan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 18 Februari 2021.

Pertamina Mulai Bayar Ganti Rugi Rumah Rusak Dampak Kebakaran Kilang Balongan
Indonesia
Pertamina Mulai Bayar Ganti Rugi Rumah Rusak Dampak Kebakaran Kilang Balongan

Total terdapat 3.074 rumah yang terdampak di lima desa di Kecamatan Balongan.

100 Sekolah Bakal Lakukan Uji Coba Tatap Muka di Jakarta
Indonesia
100 Sekolah Bakal Lakukan Uji Coba Tatap Muka di Jakarta

sejauh ini telah ada 500 lebih fasilitas kesehatan guna penyuntikan vaksin di Jakarta. Kemampuan penyuntikan vaksin di Ibu Kota, sebutnya, juga telah mencapai 30 ribu per hari.

Penganiayaan Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Dianggap Peristiwa Ironis
Indonesia
Penganiayaan Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Dianggap Peristiwa Ironis

Tersangka penista agama Muhammad Kosman alias Mohammad Kece diduga menjadi korban penganiayaan Irjen Napoleon Bonaparte dan sejumlah tahanan lain.

Kemenkes Sebut Varian Baru Delta Jadi Pemicu Ledakan Kasus COVID-19
Indonesia
Kemenkes Sebut Varian Baru Delta Jadi Pemicu Ledakan Kasus COVID-19

Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, varian baru ini (delta) lebih mudah menyebar di masyarakat.