Kapolri Diminta Tinjau Ulang Protap Tangani Demo Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjenguk beberapa anggota Polri yang tengah menjalani perawatan akibat baku tembak dengan KKB Papua. (Foto: MP/Humas Polri)

MerahPutih.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo diminta meninjau ulang prosedur tetap (protap) pengamanan aksi demo di lapangan. Sebab, masih terjadi kekerasan yang dialami pendemo yang dilakukan oknum polisi.

Terakhir, seorang mahasiswa yang demo di Kabupaten Tangerang, Rabu (13/10), dibanting hingga pingsan oleh oknum polisi.

Baca Juga

Imbas Polisi Banting Mahasiswa, Kapolri Diminta Tes Psikologi Anak Buahnya

Pengamat Kepolisian Gardi Gazarin menilai, Polri adalah pengayom dan pelindung masyarakat.

"Pendemo khususnya mahasiswa bukan musuh, tetapi generasi muda harapan bangsa serta calon penerus pemimpin bangsa ke depan," ujar Gardi, Jumat (15/10).

Gardi sangat menyayangkan terjadinya perlakuan kasar oleh oknum Polri terhadap seorang mahasiswa saat demo di halaman Kantor Bupati Kabupaten Tangerang tersebut.

Menurut Gardi, target pengamanan demo pada era pandemi harus tertib dan tidak boleh ada kerumunan. Ia menambahkan pengamanan dengan kekerasan sudah tidak layak lagi dipertontokan kepada masyarakat.

Polisi banting mahasiswa saat demo di kantor Bupati Tangerang, Rabu (13/10). Foto: Istimewa

Gardi berharap, tindakan sewenang-wenang dan berlebihan dari oknum di lapangan terhadap para pendemo tidak terulang lagi. Ada tahapan-tahapan preventif dan preemtif yang mestinya harus dilakukan petugas di lapangan dalam mengamankan aksi demo.

“Polri jangan mudah bertindak represif. Bisa menggunakan water canon untuk menghalang massa atau gas air mata untuk memecah konsentrasi massa,” katanya.

Gardi pun mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit via kapolda, kapolres, kapolsek memberikan sanksi tegas kepada oknum yang bertindak di luar kewajaran saat melakukan pengamanan aksi demo seperti yang terjadi di Tangerang.

“Jangan beralasan petugas hadapi demo gampang lelah sehingga mudah terpancing emosi,” katanya. (Knu)

Baca Juga

Aksi Kekerasan Oknum Polisi di Tangerang, Konsep Presisi Kapolri Dipertanyakan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Eks Ketua MK Nyatakan Usul Penundaan Pemilu 2024 Menguras Energi Bangsa
Indonesia
Eks Ketua MK Nyatakan Usul Penundaan Pemilu 2024 Menguras Energi Bangsa

Usulan penundaan Pemilu 2024 hanya akan menguras energi bangsa yang tidak perlu.

Pasien Sembuh COVID-19 Tembus 3 Juta Orang
Indonesia
Pasien Sembuh COVID-19 Tembus 3 Juta Orang

Selain itu, pemerintah juga mencatat bahwa kini terdapat 256.748 orang yang berstatus suspek

Kota Solo PPKM Level 1, Pemkot Gencarkan Vaksinasi
Indonesia
Kota Solo PPKM Level 1, Pemkot Gencarkan Vaksinasi

"Dengan ini, aturan dan kebijakan publik bakal lebih longgar sekalipun percepatan vaksinasi masih jadi fokus pencapaian untuk membentuk kekebalan di masyarakat," ujar Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa

Demi Kemudahan Berusaha, Kemenpan RB Pantau Layanan Kejaksaan dan Imigrasi
Indonesia
Demi Kemudahan Berusaha, Kemenpan RB Pantau Layanan Kejaksaan dan Imigrasi

Pemerintah yang cerdas mulai diciptakan hingga mengubah orientasi output pelayanan pemberian kepuasan masyarakat, ke depannya diharapkan melahirkan kebahagiaan masyarakat.

Tingkatkan Layanan Kesehatan, Laba Bersih BMHS Meroket 847 Persen
Indonesia
Tingkatkan Layanan Kesehatan, Laba Bersih BMHS Meroket 847 Persen

Sementara itu, laba bersih perusahaan melesat lebih tinggi, meroket 874 persen year on year (yoy) menjadi Rp 197 miliar pada 6 bulan pertama tahun 2021.

Warga Dilarang Bepergian Selama Perayaan Imlek
Indonesia
Warga Dilarang Bepergian Selama Perayaan Imlek

Kemenag mengimbau agar selama Tahun Baru Imlek 2573 Kongzili masyarakat tidak mudik dan melakukan kumpul bersama keluarga besar.

Sebelum Presiden Jokowi Turun, Sistem Pajak Indonesia Bakal Berubah
Indonesia
Sebelum Presiden Jokowi Turun, Sistem Pajak Indonesia Bakal Berubah

Sebelum Presiden Jokowi Turun, Sistem Pajak Indonesia Bakal Berubah menjadi sistem core tax pada tahun 2023 segera dikeluarkan peraturannya

 Warga Jakarta Selatan Hati-Hati, Waspadai Hujan Petir Nanti Malam
Indonesia
Warga Jakarta Selatan Hati-Hati, Waspadai Hujan Petir Nanti Malam

Potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Jakarta Timur (Jaktim) dan Jakarta Selatan (Jaksel) pada sore menjelang malam

Jokowi Sebut Mendag Zulhas Minta Waktu 1 Bulan
Indonesia
Jokowi Sebut Mendag Zulhas Minta Waktu 1 Bulan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menyoroti soal dinamika harga minyak goreng di tanah air.

Ribuan Buruh Kembali Turun ke Jalan, Tuntut UMP hingga Pertanyakan UU Cipta Kerja
Indonesia
Ribuan Buruh Kembali Turun ke Jalan, Tuntut UMP hingga Pertanyakan UU Cipta Kerja

Titik aksi buruh terpusat di dekat Mahkamah Konstitusi (MK) dan Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/12).