Kapolri Baru Diharap Lampaui Prestasi Idham Azis Saat Ini Direktur Lembaga Pemilih Indonesia Boni Hargens (MP/Gomes R)

Merahputih.com - Pengamat politik Boni Hargens berharap Kapolri baru yang bakal menggantikan Jenderal Idham Azis harus melampauai prestasi beberapa kapolri sebelumnya termasuk prestasi Idham Azis dalam memerangi kejahatan besar seperti sindikat narkoba dan sindikat perdagangan manusia.

"Ke depan, perlu ada terobosan baru dalam dua kejahatan besar itu karena generasi muda bangsa ini harus diselamatkan dari bahaya narkoba. Selain itu, perdagangan manusia (human trafficking) harus diberantas tuntas," kata Boni dalam keteranganya di Jakarta, Rabu (17/6).

Baca Juga

IPW Nilai Tuntutan Ringan Penyerang Novel Baswedan Tepat

Tidak hanya menangkap para pelaku dalam negeri, tetapi juga perlu kerjasama dengan yurisdiksi internasional untuk menangkap jaringan mereka di luar negeri. Penjualan manusia sudah puluhan tahun menyasar mayoritas masyarakat kelas bawah yang memang lemah secara ekonomi.

"Saatnya kejahatan macam ini harus diberantas sampai ke akar-akarnya," terang Boni.

Pengamat Politik Boni Hargens (MP/Bartolomeus Papu)

Kapolri baru mesti memiliki potensi akseptabilitas yang memadai dari internal kepolisian. Ini penting supaya manajemen institusi bisa berjalan dengan baik, terutama ketika kapolri menyalurkan perintah dari pusat ke daerah dalam pelaksanaan tugas-tugas penegakan hukum.

Kapolda-kapolda juga mesti bersinergi dengan kapolri dalam hal visi dan misi, bukan hanya formalitas. Hal itu nanti berdampak pada polres-polres di tingkat kabupaten/kota. Selama ini, kita mengapresiasi soliditas kelembagaan di polri yang begitu kuat.

Baca Juga

Eks Bos KPK Anggap Sindiran Bintang Emon Wakili Suara Publik di Kasus Novel

''Itu harus terus dipertahankan karena ke depan, tantangan bangsa ini akan lebih besar lagi dalam merawat Pancasila dan UUD 1945," tutup Boni. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Katulampa Siaga 1, Warga Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan
Indonesia
Katulampa Siaga 1, Warga Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan

Berdasarkan data kronologi di atas, kenaikan TMA dari level Siaga 4 menjadi Siaga 1 terjadi dalam kurun waktu kurang lebih satu jam saja.

Tiga Terduga Teroris Ditangkap di Serang, Ditemukan Beragam Senjata dan Buku Imam Samudra
Indonesia
Tiga Terduga Teroris Ditangkap di Serang, Ditemukan Beragam Senjata dan Buku Imam Samudra

Polisi masih mendalami kelompok jaringan tiga teroris yang diamankan.

Puluhan Orang Reaktif Corona di Bundaran HI Saat Diamankan Tim Pemburu COVID-19
Indonesia
Puluhan Orang Reaktif Corona di Bundaran HI Saat Diamankan Tim Pemburu COVID-19

Pembubaran dan penindakan ini dilakukan untuk mencegah dampak lebih besar

Menteri Agama Ingatkan Soal Kebhinekaan Indonesia
Indonesia
Menteri Agama Ingatkan Soal Kebhinekaan Indonesia

"Jumlah yang ada bukan untuk unjuk kekuatan, tapi untuk dioptimalkan dalam meneguhkan cinta kedamaian dan ketenangan dalam negara NKRI ini," pesan Menag.

Imbas Corona, Masjid Istiqlal Tiadakan Salat Jumat
Indonesia
Imbas Corona, Masjid Istiqlal Tiadakan Salat Jumat

Masjid Istiqlal memastikan tak mengadakan ibadah salat Jumat sampai dua pekan ke depan.

PSI Nilai KAMI Kebelet Rebut Kekuasaan
Indonesia
PSI Nilai KAMI Kebelet Rebut Kekuasaan

Ia menambahkan, jika sebenarnya bertujuan merebut kekuasaan, alangkah lebih baik jika bersabar sebentar, tunggu sampai 2024, bertarung di Pemilu.

Antisipasi Kepadatan Arus Balik Libur Panjang, Jasa Marga Siapkan Rekayasa Lalin
Indonesia
Antisipasi Kepadatan Arus Balik Libur Panjang, Jasa Marga Siapkan Rekayasa Lalin

Beberapa rekayasa lalu lintas juga sudah disipkan sebagai mitigasi penanganan membludaknya kendaraan saat puncak arus balik

ICW Sarankan Novel Baswedan Pimpin Tim Buru Harun Masiku
Indonesia
ICW Sarankan Novel Baswedan Pimpin Tim Buru Harun Masiku

Saran itu didasari lantaran tim satgas yang dipimpin Novel memiliki kinerja cukup memuaskan dalam meringkus sejumlah buronan kakap

Anak-Anak Rentan COVID-19, Pemerintah Diminta Pertimbangkan Lagi Pembukaan Sekolah
Indonesia
Anak-Anak Rentan COVID-19, Pemerintah Diminta Pertimbangkan Lagi Pembukaan Sekolah

anak-anak usia sekolah sangat rentan tertular COVID-19