Kapolri Bakal Kaji Posisi AKBP Brotoseno di Polri Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan pers usai rapat dengar pendapat di Gedung Nusantara II Parlemen, Jakarta, Rabu (8/6/2022). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

MerahPutih.com - Posisi mantan terpidana kasus suap AKBP Raden Brotoseno di institusi Polri menuai sorotan.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan melakukan perubahan atau merevisi Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 14 tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Kepolisian Negara RI.

Hal itu dilakukan usai berunding dengan para ahli dan mencermati pendapat masyarakat perihal AKBP Brotoseno yang kembali aktif usai divonis bersalah dalam kasus suap.

Baca Juga:

Raker Komisi III DPR dengan Kapolri Digelar Tertutup

"Kami sepakat melakukan perubahan atau merevisi perkap tersebut dan saat ini kami sedang mengubah perkap tersebut dengan masukan beragam ahli," ujar Sigit kepada wartawan di Gedung DPR RI, Rabu (8/6).

Dengan perubahan perkap tersebut, Sigit menyatakan Polri akan meninjau kembali putusan-putusan yang dikeluarkan melalui sidang kode etik.

Ini guna melihat ada tidaknya kekeliruan yang perlu diubah terkait kasus AKBP Brotoseno.

Sigit menyebut, peraturan baru kepolisian itu sedang diproses dan akan selesai dalam waktu dekat. Sehingga, peninjauan terhadap putusan sidang kode etik AKBP Brotoseno bisa segera dilakukan.

"Ini kami berikan ruang, dari saya selaku Kapolri untuk meminta adanya peninjauan kembali pelaksanaan sidang terhadap putusan AKBP Brotoseno," paparnya.

Baca Juga:

Kapolri Bangga Sejumlah Anak Buahnya Sumbang Medali di SEA Games 2021

Mantan Kabareskrim Polri itu menegaskan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk mencari solusi terkait penugasan AKBP Brotoseno.

Sehingga, Polri bisa menunjukkan komitmen tegas dalam penindakan tindak pidana korupsi yang terjadi di instansi Korps Bhayangkara.

Langkah-langkah ini menjawab berbagai macam pertanyaan masyarakat terkait komitmen Polri atas penindakan korupsi.

"Ini akan kami perbaiki, dan kami komitmen sebagai organisasi yang modern, transparan terhadap masyarakat atas tindak pidana korupsi," tutur Sigit.

Diberitakan sebelumnya, Brotoseno yang kini bertugas di Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi Polri (Div TIK) ini tidak pernah dipecat dari institusi Polri meski ia sempat divonis bersalah dalam kasus suap.

Brotoseno telah menjalani sidang kode etik atas kasus korupsi yang menjeratnya di tahun 2017, namun tak dijatuhi sanksi pemberhentian.

Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri Irjen Ferdy Sambo menyampaikan, Brotoseno tak dipecat karena dinilai berprestasi selama menjadi anggota Polri.

Meski begitu, pihak kepolisian tak menyebutkan detail prestasi yang dimaksud.

Brotoseno hanya dijatuhi sanksi demosi atau pemindahtugasan jabatan berdasarkan hasil sidang kode etik profesi Polri. (Knu)

Baca Juga:

Pimpin Parade Kemenangan, Kapolri Apresiasi Prestasi Atlet Sepeda di SEA Games 2021

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Cegah Eks Pejabat Kemendagri Ardian Noervianto ke Luar Negeri
Indonesia
KPK Cegah Eks Pejabat Kemendagri Ardian Noervianto ke Luar Negeri

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan telah menerbitkan surat pencegahan ke luar negeri terhadap mantan Direktur Jenderal Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Ardian Noervianto

PKS Nyatakan Belum Terikat Koalisi dengan NasDem
Indonesia
PKS Nyatakan Belum Terikat Koalisi dengan NasDem

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masih terbuka koalisi dengan semua partai untuk menatap Pilpres 2024.

Relaksasi PPKM di Bandung Bakal Diperluas
Indonesia
Relaksasi PPKM di Bandung Bakal Diperluas

"Minggu ini akan ada ratas (rapat terbatas) untuk evaluasi relaksasi yang sudah diberikan kepada pelaku ekonomi maupun sosial yang ada di Kota Bandung," kata Yana.

Terjaring OTT KPK, Eks Wali Kota Yogyakarta Masih Diperiksa Intensif
Indonesia
Terjaring OTT KPK, Eks Wali Kota Yogyakarta Masih Diperiksa Intensif

Haryadi Suyuti dan pihak lainnya yang ditangkap tim penindakan KPK sedang menjalani pemeriksaan intensif.

BNPT Deteksi Penggalangan Simpatisan Kemenangan Taliban di Indonesia
Indonesia
Jokowi Berharap Masyarakat Bersama-sama Jaga Momentum Baik
Indonesia
Jokowi Berharap Masyarakat Bersama-sama Jaga Momentum Baik

Jokowi mengingatkan semua pihak untuk tidak lengah agar dapat menjaga momentum pemulihan ekonomi ini.

Peran UEA Sangat Strategis Tingkatkan Ekspor dan Investasi di Indonesia
Indonesia
Peran UEA Sangat Strategis Tingkatkan Ekspor dan Investasi di Indonesia

Uni Emirat Arab (UEA) merupakan salah satu pasar ekspor non tradisional yang menjadi hub perdagangan internasional ke tujuan pasar Timur Tengah, Afrika, dan Eropa. Peran UEA pun sangat strategis untuk Indonesia.

Agenda Kerja Presiden Jokowi di Yogyakarta
Indonesia
Agenda Kerja Presiden Jokowi di Yogyakarta

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Yogyakarta pada Rabu (30/3).

Kans Prabowo Menangi Pilpres Lebih Tinggi Berpasangan dengan Ganjar ketimbang Anies
Indonesia
Kans Prabowo Menangi Pilpres Lebih Tinggi Berpasangan dengan Ganjar ketimbang Anies

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menempati posisi pertama dengan persentase sebesar 91,1 persen.

Legislator Nilai Hukuman Mati Bagi Pelaku Terorisme Perlu Dipertimbangkan
Indonesia
Legislator Nilai Hukuman Mati Bagi Pelaku Terorisme Perlu Dipertimbangkan

Komjen Boy Rafli Amar, kerap terjun langsung, seperti ke pesantren yang dianggap masyarakat menjadi pusat pemaparan radikalisme serta terorisme