Kapolda Sumut Ungkap Seorang Anggota Tim Densus 88 yang Terluka Jalani Operasi Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto (Foto;antaranews)

MerahPutih.Com - Penyergapan terduga teroris di Medan, Sumatera Utara (Sumut) menyebabkan seorang anggota tim Densus 88 terluka.

Berdasarkan keterangan Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto, seorang anggota Densus 88 Anti Teror Mabes Polri yang terluka ketika menangkap sekelompok orang bersenjata diduga teroris di Dusun I Kikik Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara, Sabtu, menjalani operasi di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Baca Juga:

Pengantin Bom Polrestabes Medan Pernah Bikin Parodi Jokowi-Ahok di YouTube

"Anggota Densus 88 itu mengalami luka tusuk di bagian pinggang dan paha sedalam empat centimeter," kata Irjen Agus Andrianto, ketika berkunjung ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan, Sabtu (16/11) kemarin.

Kapolda Sumut saat mengunjungi anggota Densus 88 yang dirawat di RS Bhayangkara Medan
Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto saat berkunjung ke RS Bhayangkara, Medan (Foto: antaranews)

Ia mengatakan, anggota Densus 88 itu sudah selesai dioperasi, dan sekarang dalam tahap proses pemulihan.

Dua terduga teroris ditembak mati karena berusaha melawan petugas dengan menggunakan senjata tajam.

"Dua orang terduga teroris yang ditembak mati, dan satu orang yang berhasil diamankan itu adalah A,K dan P," papar Agus.

Irjen Agus menyebutkan, terduga teroris itu, juga membawa senjata api rakitan kaliber 22 milimeter. Peran dari dua orang terduga teroris yang meninggal dunia adalah perakit bom yang digunakan pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/11).

Sedangkan terduga teroris lainnya juga saling membantu merakit bom bunuh diri tersebut.

"Ini kan satu dua hari, orang langsung bisa jadi pengantin. Artinya harus selalu waspada," kata jenderal bintang dua itu.

Kejadian tersebut, rentetan dari peristiwa bom bunuh diri yang dilakukan terduga RMN (24) yang tewas setelah melancarkan aksinya di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/11) sekira pukul 08.35 WIB.

Petugas kepolisian sudah langsung turun ke lokasi dua rumah milik terduga bom bunuh diri yang meninggal dunia itu untuk melakukan pemeriksaan.

Sebagaimana dilansir Antara, petugas juga memasang garis polisi di rumah terduga pelaku yang berada di Jalan Marelan, Pasar 1 Rel, Gang Melati 8, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.

Baca Juga:

Polrestabes Medan Dijaga Ketat Usai Ledakan Bom

Selain itu, aparat kepolisian juga melakukan pemeriksaan di rumah terduga pelaku bom bunuh diri, di Jalan Jangka Gang Tentram No 89B, Kelurahan Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara.

Hingga kini, Sabtu (16/11), polisi telah mengamankan sekitar 18 orang terkait ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Mapolrestabes Medan di Jalan HM Said Medan.(*)

Baca Juga:

Polisi Amankan Istri dan Mertua Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Polrestabes Medan



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH