Kapolda: Pelaku Penyerangan Gereja Sempat Telepon Seseorang Sebelum Beli Pedang Kapolda DI Yogyakarta Brigjen Ahmad Dofiri (Foto: MerahPutih/Widi Hatmoko)

Merahputih.com - Polda Yogyakarta masih terus melakukan pemeriksaan insentif untuk mengetahui motif dibalik penyerangan Gereja Santa Lidwina Bedog, Gamping Sleman Yogyakarta. Polisi juga akan menyelidiki darimana Suliyono (24) mendapatkan senjata tajam.

Kapolda DIY Brigjen Ahmad Dofiri membenarkan bahwa pelaku, Suliyono (24) membeli pedang panjang di Yogyakarta. Namun sebelum membeli pedang, Suliyono berada di Magelang, Jawa Tengah. Ia kemudian mampir ke Yogyakarta sebelum pulang ke rumahnya di Banyuwangi.

Dari keterangan para saksi, pelaku sempat berkomunikasi dengan seseorang melalui hand phone untuk membeli pedang.

"Dia lalu menjual hapenya untuk beli pedang," ujar Dofiri saat jumpa pers di Mapolda Yogyakarta, Senin (12/02).

Selain itu pelaku diketahui pernah pergi ke Poso, Sulawesi Tengah. Namun Dofiri enggan berspekulasi dan menyimpulkan pihak yang ditelpon pelaku apakah berhubungan dengan kelompok keagamaan atau terorisme tertentu.

"Kami tidak mau berandai-andai. Karena motif sedang kami dalami,"tegasnya.

Barang bukti pedang panjang tersebut sudah diamankan kepolisian di Mako Polda.

Pedang panjang digunakan Suliyono saat beraksi menebar ketakutan dan teror di Gereja Santa Lidwina. Ia melukai 2 umat serta 1 pastor di Gereja Santa Lidwina dengan pedang panjang tersebut. Ia pun turut memenggal patung Bunda Maria dan Tuhan Yesus menggunakan Sajam.

Saat kejadian, polisi terpaksa melumpuhkan mahasiswa ini dengan dua tembakan karena melawan petugas. Bahkan polisi yang hendak menangkapnya ikut luka terkena sabetan pedang.

Kondisi Suliyono kini membaik usai tim medis mengangkat dua peluru yang menembus lutut kanannya.

Berita ini merupakan laporan Teresa Ika, kontributor merahputih.com, untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Baca terkait penyerangan gereja Santa Lidwina Bedog: Jokowi: Tak Ada Tempat Bagi Orang Intoleransi


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH