Kapolda Papua Bantah Operasi Nemangkawi di Nduga sebagai Operasi Militer Kapolda Papua, Irjen Martuani Sormin (tribratanews)

MerahPutih.Com - Upaya penanganan kelompok kriminal bersenjata di Nduga oleh petugas gabungan Polri dan TNI dituding sebagai operasi militer oleh sejumlah pihak. Petugas kepolisian dan TNI mengklaim hal itu sebagai cara penegakan hukum lantaran masyarakat dan pekerja Istaka Karya kerap diganggu KKB.

Kapoloda Papua Irjen Pol Martuani Sormin kepada awak media menegaskan bahwa tidak ada operasi militer di Kabupaten Nduga. Apa yang sedang dilakukan di Nduga hanyalah operasi Nemangkawi yakni penangkapan terhadap para pelaku penembakan terhadap anggota KKB.

"Operasi Nemangkawi itu digelar setelah aksi penembakan dan pembunuhan yang dilakukan KKB terhadap warga sipil di Kabupaten Nduga, "jelas Irjen Sormin di Jayapura, Jumat (1/3).

Lebih lanjut, Kapolda Papua meminta masyarakat tidak perlu mengungsi atau ketakutan serta percaya informasi yang tidak benar atau hoaks.

Jembatan di Nduga
Lokasi pembantaian 31 pekerja oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga, Papua.(DOKUMEN KEMENTERIAN PUPR)

"Penegakan hukum akan terus dilakukan karena aksi yang dilakukan KKB di kawasan itu bukan saja menyerang warga sipil, tetapi anggota serta menyebabkan terhambatnya pembangunan di kawasan itu, "terang Irjen Pol Sormin.

Ketika ditanya tentang masyarakat yang mengungsi, Kapolda Papua mengatakan, hingga kini belum bisa dipastikan karena angota TNI-Polri tidak diizinkan bertemu dengan mereka yang disebut pengungsi.

"Sampai saat ini anggota TNI-Polri tidak diizinkan bertemu dengan katanya masyarakat pengungsi," tutur Irjen Sormin.

Sebagaimana dilansir Antara, KKB pimpinan Egianus Kogoya selama 2018 melakukan sejumlah aksi penembakan dan pembunuhan terhadap warga sipil di berbagai wilayah di Kabupaten Nduga, termasuk karyawan PT Istaka Karya.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Depan Ribuan Perangkat Desa, Tommy Soeharto Singgung Utang Negara Sebesar Rp5000 Triliun



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH