Kapolda Metro Pastikan Sindikat Mafia Tanah di Ibu Kota Bakal Diberantas Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran (depan-tengah). (Foto: MP/Kanugrahan)

MerahPutih.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran melakukan rapat koordinasi (rakor) bersama Direktur Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Tanah Kementerian Agraria Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Raden Bagus Agus Widjayanto.

Rakor ini guna menuntaskan kasus mafia tanah di tanah air, terlebih ibu kota.

"Tujuannya untuk membangun koordinasi, memperkuat kolaborasi dalam rangka memberantas mafia tanah," ucapnya di Polda Metro Jaya, Rabu (3/2).

Baca Juga:

Polisi Tangkap Fredy Kusnadi Terkait Kasus Mafia Tanah yang Rugikan Ibu Dino Patti

Mantan Kapolda Jawa Timur itu menjelaskan, pihaknya bersama pemerintah akan membela pemilik tanah yang sah.

Pascarakor, tim Satuan Tugas (Satgas) Mafia Tanah yang telah dibentuk akan bekerja berdasarkan target yang ditentukan.

"Hasil rakor ini untuk bisa kita tuntaskan bersama," ucap Fadil.

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, menangkap Fredy Kusnadi alias FK terkait kasus mafia tanah yang dilaporkan keluarga Dino Patti Djalal. Foto: MP/Kanu
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, menangkap Fredy Kusnadi alias FK terkait kasus mafia tanah yang dilaporkan keluarga Dino Patti Djalal. Foto: MP/Kanu

Sementara itu, Agus Widjayanto mengklaim pihaknya telah bekerja sama dengan polisi memberantas kasus mafia tanah sejak 2018 lalu.

Total ada 180 kasus yang telah ditangani bersama.

Menurut dia, ratusan kasus itu ada yang sudah maju ke pengadilan, berkas lengkap atau P21, dan penetapan tersangka.

Baca Juga:

Polda Bentuk Satgas Anti Mafia Tanah

Diharapkan rakor hari ini bisa menuntaskan seluruh kasus-kasus mafia tanah yang belakangan kembali terjadi.

Ia menambahkan, kasus mafia tanah yang kerap terjadi adalah pemalsuan data tanah, pemalsuan hak milik, dan lain sebagainya.

"Maka kita bekerja sama dengan Polri, polda dan hasilnya menjadi dasar bagi kita untuk melakukan koreksi terhadap sertifikat yang sudah diterbitkan," kata Agus. (Knu)

Baca Juga:

Perdayai Orang Tua Eks Wamenlu Dino Patti Djalal,11 Mafia Tanah Ditangkap

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Perhimpunan INTI Donasikan Rp25 Juta untuk Roemah D
Indonesia
Perhimpunan INTI Donasikan Rp25 Juta untuk Roemah D

“Puji Tuhan, pada kesempatan tersebut Roemah D menerima donasi sebesar Rp 25 juta untuk membantu kegiatan operasional Roemah D. Selain itu hasil karya sahabat difa diborong senilai Rp. 1 juta,”

Ini Sejumlah Syarat Duduk di Kursi Kapolri
Indonesia
Ini Sejumlah Syarat Duduk di Kursi Kapolri

Beberapa nama jenderal bintang tiga bahkan dua pun muncul.

Datangi DPR, Muhammadiyah Pastikan Tolak Seluruh Draf RUU Cipta Kerja
Indonesia
Datangi DPR, Muhammadiyah Pastikan Tolak Seluruh Draf RUU Cipta Kerja

Draf tersebut hasil rekomendasi Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Forum Dekan Fakultas Hukum dan Sekolah Tinggi Hukum Muhammadiyah se-lndonesia.

Pendemo UU Ciptaker Jangan Anarkis, Ketua DPRD DKI: Sayang, Uang dari Rakyat Juga
Indonesia
Pendemo UU Ciptaker Jangan Anarkis, Ketua DPRD DKI: Sayang, Uang dari Rakyat Juga

"Tapi gak boleh anarkis, karena apapun juga yang dirusak itu uang rakyat, uang dari rakyat juga. Kan sayang," tuturnya.

PN Jaksel Minta Polisi Lanjutkan Kasus Dugaan Chat Mesum Rizieq Shihab
Indonesia
PN Jaksel Minta Polisi Lanjutkan Kasus Dugaan Chat Mesum Rizieq Shihab

"Tindakan penghentian penyidikan itu tidak sah menurut hukum dan memerintahkan termohon untuk melanjutkan proses penyidikannya," kata Suharno

PKS Solo Ngotot Lawan Gibran, Purnomo: Peluangnya Maju Tipis
Indonesia
PKS Solo Ngotot Lawan Gibran, Purnomo: Peluangnya Maju Tipis

Peluang PKS atau partai lain untuk mengusungnya di Pilwakot Solo 2020 sangat tipis. Terlebih jika merujuk kursi PKS hanya punya 5 kursi.

Redesign Halte TransJakarta Hancur akibat Demo, Ada Resto dan Coffee Shop
Indonesia
Redesign Halte TransJakarta Hancur akibat Demo, Ada Resto dan Coffee Shop

Halte-halte yang mengalami kerusakan berat saat aksi unjuk rasa di Jakarta pada 8 Oktober 2020 lalu akan dilakukan redesign.

Bantu Pelarian Djoko Tjandra, Aparat Penegak Hukum Dipidana Pasal Berlapis
Indonesia
Bantu Pelarian Djoko Tjandra, Aparat Penegak Hukum Dipidana Pasal Berlapis

Salah satu buktinya adalah dicopotnya tiga jenderal di internal Polri yang dianggap membantu pelarian pria asal Pontianak itu.

Pemprov DKI Siapkan Sanksi Berat Bagi Pejabat yang Berani Potong BST COVID-19
Indonesia
Pemprov DKI Siapkan Sanksi Berat Bagi Pejabat yang Berani Potong BST COVID-19

Pemprov DKI akan memberi sanksi berat bagi anak buahnya yang berani memangkas bantuan sosial DKI.

[HOAKS atau FAKTA]: Jejak Digital, Ketua Komnas HAM Bertemu Tommy Soeharto
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jejak Digital, Ketua Komnas HAM Bertemu Tommy Soeharto

Komnas HAM RI menghimbau agar masyarakat untuk tidak terpengaruh dan atau ikut menyebarluaskan berita bohong dan menyesatkan tersebut.