Kapolda Metro Mau Jualan Pisang Goreng di Kantornya Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran saat mengunjungi Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Metro Jaya, Lido, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (2/6). Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran akan menjual pisang goreng di Polda Metro Jaya. Langkah ini sebagai bentuk ketahanan pangan di masa pandemi COVID-19.

Hal ini dikatakan Fadil saat mengunjungi Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Metro Jaya, Lido, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (2/6). Dia menyebut saat ini, sekolah pendidikan kepolisian tengah melakukan budidaya pangan.

Baca Juga

Ketum PBSI Beberkan Alasan Tunjuk Kapolda Metro Jadi Sekjen

“Nantinya 1.500 batang pisang ini kalau berhasil kita budidayakan dan kembangkan nanti dikirim ke Polda Metro Jaya. Kita kelola menjadi produk pisang seperti pisang goreng dan sebagainya nanti kita jual di Polda Metro Jaya,” kata Fadil di SPN Polda Metro Jaya Lido, Jabar, Rabu (2/6).

Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran saat mengunjungi Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Metro Jaya, Lido, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (2/6). Foto: MP/Kanu

Di samping itu, Fadil menyebut Kepala SPN Polda Metro Jaya, Kombes Toni juga melakukan budidaya pangan. Seperti menanam rempah-rempah hingga buah-buanhan di Kampung Tangguh SPN Polda Metro.

“Ada cabe, ada tomat, ada bawang, itu bermnfaat, kemudian ada buah , pepaya, jambu, duren, kemudian yang sedang kita tumbuh kembangkan itu adalah budidaya pisang,” jelasnya.

Meurut Fadil, dia juga memantau soal fasilitas yang ada di sekolah kepolisian tersebut. Nantinya, fasilitas yang dirasa kurang memadai akan segera diperbaiki.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran saat mengunjungi Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Metro Jaya, Lido, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (2/6). Foto: MP/Kanu
Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran saat mengunjungi Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Metro Jaya, Lido, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (2/6). Foto: MP/Kanu

“Ini untuk membangun transformasi operasionaal dan organisasi di SPN Lido ini untuk melahirkan calon-calon polisi yang presisi,” terangnya. (Knu)

Baca Juga

Kapolda Metro Peringatkan Seluruh Kapolsek Serius Tangani COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kasus Penembakan 6 Laskar FPI, 3 Anggota Polda Metro Jaya Dibebastugaskan
Indonesia
Kasus Penembakan 6 Laskar FPI, 3 Anggota Polda Metro Jaya Dibebastugaskan

Tiga anggota Polda Metro Jaya yang dilaporkan terkait dugaan penembakan terhadap enam anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) dibebastugaskan.

[HOAKS atau FAKTA]: FPI Tangkap Anggota BIN di Pesantren Rizieq
Indonesia
Dua Bulan, Polisi Amankan 10 Begal Sepeda dari Enam TKP
Indonesia
Dua Bulan, Polisi Amankan 10 Begal Sepeda dari Enam TKP

Yang kami sayangkan banyak korban yang tidak melaporkan

Tensi Meningkat, Indonesia Khawatirkan Stabilitas Kawasan
Dunia
Tensi Meningkat, Indonesia Khawatirkan Stabilitas Kawasan

Indonesia menekankan kembali mengenai pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional termasuk Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS) 1982 di Laut China Selatan.

Alat Deteksi COVID-19 Karya Peneliti UGM Bisa Tes 12 Ribu Orang Per Hari
Indonesia
Alat Deteksi COVID-19 Karya Peneliti UGM Bisa Tes 12 Ribu Orang Per Hari

Dengan 100 unit batch pertama yang akan dilepas, Kuwat berharap dapat melakukan 120 tes per alat atau atau totalnya 12 ribu orang sehari.

Para Petahana Bertarung di Pilgub, DPD Minta Tidak Terjadi Konflik
Indonesia
Para Petahana Bertarung di Pilgub, DPD Minta Tidak Terjadi Konflik

Di Pilgub saja, 3 pasangan calon didominasi oleh petahana. Baik yang menjabat gubernur dan wakil gubernur maupun bupati dan wakil bupati.

Kejagung Limpahkan 13 Tersangka Korporasi Jiwasraya ke Kejari Jakpus
Indonesia
Kejagung Limpahkan 13 Tersangka Korporasi Jiwasraya ke Kejari Jakpus

Leonard menuturkan setelah 13 tersangka korporasi dan alat bukti diserahkan, jaksa kemudian menyiapkan surat dakwaan mereka untuk segera dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

PPP Nilai UU Pemilu Tidak Perlu Direvisi
Indonesia
PPP Nilai UU Pemilu Tidak Perlu Direvisi

Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPR RI menilai Undang-Undang Nomor 17 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu) tidak perlu direvisi.

Pemerintah Harus Segera Stabilkan Harga Kedelai
Indonesia
Pemerintah Harus Segera Stabilkan Harga Kedelai

Penting bagi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga kedelai agar produksi tahu tempe tetap berjalan dan harganya tetap terjangkau oleh masyarakat luas.

Dibanding Bikin RUU Ketahanan Keluarga Lebih Baik Revisi UU Perkawinan
Indonesia
Dibanding Bikin RUU Ketahanan Keluarga Lebih Baik Revisi UU Perkawinan

Nurul menyoroti beberapa pasal di RUU Ketahanan Keluarga, terutama terkait Pasal 27 huruf 3 yang mengatur hak cuti dan hak tunjangan pekerja.