Kapolda Metro Jaya Ancam Anggotanya yang Bergaya Hidup Mewah dan Hedonis Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono (MP/Kanu)

MerahPutih.Com - Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono menegaskan, dirinya yang akan memonitor langsung gaya hidup anak buahnya yang hedonis dan bermewah-mewahan.

Menurut Gatot, hal tersebut berdasarkan arahan langsung dari Kapolri Jenderal Idham Azis.

Baca Juga:

Larangan Gaya Hidup Mewah Anggota Polri Jangan Cuma 'Macan Kertas'

"Itu kan sudah disampaikan beberapa waktu yang lalu, kita sudah sosialisasikan kepada anggota kita, bahwa anggota jangan menjadi orang-orang yang hedonis, menunjukkan kekayaannya," kata Gatot kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (28/11).

Kapolda Metro Jaya ancam anggota yang bergaya hidup mewah dan hedonis
Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono (MP/Kanu)

Jika ada anggotanya tidak mengindahkan imbauan dari kapolri tentang gaya hidup yang berlebihan, maka ia pastikan bakal memberikan sangsi yang tegas.

"Kita punya Irwasda, kita punya kabid propam, kalau ada hal-hal seperti itu, kita juga menyampaikan kepada para kapolres, mereka akan menindak langsung dan melakukan tindakan tergantung hukuman disiplin dan sebagainya," tuturnya.

Menurutnya, sudah seharusnya korps Bhayangkara memberikan contoh serta mengayomi masyarakat dari berbagai hal, salah satunya gaya hidup yang tidak berlebihan.

Baca Juga:

Sanksi Polisi Bergaya Hidup Mewah Diusulkan Potong THR

"Kita harus menunjukkan kepada masyarakat bahwa kita ini sebagai pelayan masyarakat dan menjadi tauladan masyarakat. Aturan-aturan itu kita sampaikan dan sosialisasikan," ucapnya.

"Sebenernya dari kapolri-kapolri sebelumnya sudah melaksanakan itu. Ini kan penekanan kembali kepada seluruh anggota. Terlebih-terlebih sekarang kan ada medsos, kalau keliatan nampang kan tidak bagus," pungkas Gatot Eddy Pramono.(Knu)

Baca Juga:

Kapolri Keluarkan Telegram Rahasia Larang Polisi Tampil Mewah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anies Koreksi Jumlah Peserta Reuni 212
Indonesia
Anies Koreksi Jumlah Peserta Reuni 212

Anies juga sempat salah sebut jumlah peserta Reuni 212 yang berlangsung di Monas

Muhammadiyah Berharap Pemerintah Tidak Salah Kaprah Beri Stigma WNI yang Gabung ISIS
Indonesia
Muhammadiyah Berharap Pemerintah Tidak Salah Kaprah Beri Stigma WNI yang Gabung ISIS

Kedua, mereka yang menjadi kombatan karena alasan pragmatis karena iming-iming gaji yang tinggi. Mereka tidak memiliki ideologi yang kuat.

5 Juta Orang Jatuh Miskin, Ini Langkah Kemenkeu
Indonesia
5 Juta Orang Jatuh Miskin, Ini Langkah Kemenkeu

Penyediaan bantalan melalui percepatan realisasi belanja yang termasuk dalam program pemulihan ekonomi hingga 2021 nanti dapat menjaga kualitas hidup masyarakat miskin

Jokowi Minta Percepatan Tes COVID-19
Indonesia
Jokowi Minta Percepatan Tes COVID-19

Presiden Joko Widodo meminta jajaran di bawahnya meningkatkan kecepatan pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi COVID-19.

Dewan Adat Minta Jenderal Bintang 1 Ini Jadi Kapolda di Tanah Papua
Indonesia
Dewan Adat Minta Jenderal Bintang 1 Ini Jadi Kapolda di Tanah Papua

Sangat sedikit putra Papua mencapai gelar bintang/jenderal

DPRD DKI: TPU Tegal Alur Bisa Tampung Jenazah COVID-19
Indonesia
DPRD DKI: TPU Tegal Alur Bisa Tampung Jenazah COVID-19

"Tapi kan Pondok Rangon gak bilang Tegal Alur. Makanya saya bilang masih ada di Tegal Alur, gak usah khawatir," ujar Syarif

 Diperiksa KPK 8 Jam, Wagub Lampung Kabur dari Kejaran Wartawan
Indonesia
Diperiksa KPK 8 Jam, Wagub Lampung Kabur dari Kejaran Wartawan

Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu keluar dari lobi Gedung KPK, Jakarta sekitar pukul 17.59 WIB. Nunik memilih bungkam seusai digarap penyidik selama kurang lebih 8 jam.

Minta Keadilan, Korban Danareksa Kirim Karangan Bunga ke PN Jakpus
Indonesia
Minta Keadilan, Korban Danareksa Kirim Karangan Bunga ke PN Jakpus

"Usut tuntas kasus Danareksa," bunyi karangan bunga lainnya.

Kasus Positif COVID-19 Tembus 66.226 Pasien
Indonesia
Kasus Positif COVID-19 Tembus 66.226 Pasien

"Penambahan pada pasien positif sebanyak 1.268 kasus," kata Juru Bicara Pemerintah khusus penanganan COVID-19, Achmad Yurianto

Di Tengah COVID-19, Pemprov DKI Tetap Gelar Upacara 17 Agustus
Indonesia
Di Tengah COVID-19, Pemprov DKI Tetap Gelar Upacara 17 Agustus

"Betul dengan memperhatikan protokol kesehatan," tutupnya.