Kapolda Bantah Ada Penutupan Akses Keluar-Masuk Jakarta Selama PSBB Sejumlah kendaraan terlihat melintas di ruas tol JORR seksi S. ANTARA/HO- Hutama Karya.

MerahPutih.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sujana memastikan tidak ada penutupan akses kendaraan keluar-masuk Jakarta selama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta yang diberlakukan Jumat (10/4) mendatang. Menurut Nana, kendaran boleh melintas

"Sekarang banyak isu beredar ada penutupan jalan. kami sampaikan bahwa PSBB ini opsi sangat bijak dan solusi terbaik. Perlu saya sampaikan tidak ada penutupan dan pengalihan arus lalin jalan pada akses masuk dan keluar Jakarta," ujar Nana dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Rabu (8/4).

Baca Juga:

Update COVID-19 DKI: 27.696 Rapid Test 829 Positif Corona

Nana mengatakan, dalam masa PSBB ini, kepolisian hanya melakukan pembatasan terhadap moda transportasi terkait jumlah penumpangnya saja.

Menurutnya, semua jenis kendaraan hanya diperbolehkan membawa penumpang separuh dari kapasitas angkut kendaraan tersebut.

"Untuk kendaraan umum misalnya bis, satu bis memuat 40 orang ini yang diperbolehkan separuhnya penumpang. Demikian juga kereta api termasuk MRT kemudian LRT, jadi yang diperbolehkan hanya 50 persen penumpang," jelas Nana.

Kendaraan barang yang mengangkut muatal lebih dan dimensi lebih (overdimension overloading) di Jalan Tol Cikampek-Palimanan dan Tol Brebes-Semarang pada 29 Maret 2020. (Antara/Djoko Setijowarno)
Kendaraan barang yang mengangkut muatal lebih dan dimensi lebih (overdimension overloading) di Jalan Tol Cikampek-Palimanan dan Tol Brebes-Semarang pada 29 Maret 2020. (Antara/Djoko Setijowarno)

Ia memgaku mengedepankan upaya persuasif serta humanis ke masyarakat selama PSBB agar tidak melanggar aturan-aturan tersebut.

"Hal ini semuanya tujuannya satu, untuk memutus mata rantai penularan (virus corona) yang dari hari ke hari semakin meningkat," kata Nana.

Ia menambahkan, pihaknya tidak akan langsung mengambil tindakan hukum saat menertibkan warga. Pihaknya akan mengedepankan imbauan-imbauan saat menertibkan masyarakat.

Meski begitu, jika kedapatan ada masyarakat yang membandel dan mengindahkan imbauan polisi, pihaknya tidak akan segan-segan memberikan tindakan tegas ke masyarakat itu.

Baca Juga:

Sri Sultan Tegaskan Yogyakarta Belum Akan Terapkan PSBB

Hal itu dengan tujuan agar menekan angka penyebaran virus corona di Jakarta.

"Dalam rangka lebih mendisiplinkan atau menyadarkan masyarakat memang ada upaya penegakan hukum yang selama ini kita lakukan. Ini upaya terakhir apabila imbauan-imbauan tidak diikuti," kata Nana.

Nana mengungkapkan, ada beberapa pasal yang bisa saja dikenakan kepada masyarakat yang membandel terkait aturan PSBB itu.

Sebut saja UU No 4/1984 tentang Wabah Penyakit, UU NO 6/2018 tentang Karantina Kesehatan, serta KUHP yang meliputi Pasal 212, 214 dan Pasal 218.

"Apabila masyarakat sudah diimbau bubarkan diri tiga kali tetapi menolak, bisa kita lakukan penegakan hukum," pungkas Nana. (Knu)

Baca Juga:

Polisi Tangkap Penipu Ojol Tidak Bayar Purwokerto-Solo, Pelaku Berstatus PDP COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Suara Guguran Terdengar Tiga Kali dari Gunung Merapi
Indonesia
Suara Guguran Terdengar Tiga Kali dari Gunung Merapi

Suara guguran terdengar sebanyak tiga kali dari Gunung Merapi berdasarkan periode pengamatan pada Rabu (18/11) pukul 00.00 sampai 06.00 WIB.

RSPAD Terima Bantuan Ribuan APD dari Eks Danjen Kopassus
Indonesia
RSPAD Terima Bantuan Ribuan APD dari Eks Danjen Kopassus

Bantuan diterima langsung Direktur Penunjang Medis RSPAD

Praktik Aborsi Ilegal di Raden Saleh Sudah Layani 2.638 Pasien
Indonesia
Praktik Aborsi Ilegal di Raden Saleh Sudah Layani 2.638 Pasien

Sebanyak 17 orang ditangkap dalam kasus praktik aborsi ini. Enam orang di antaranya tenaga medis.

Janji Bakal Tangkap Jozeph Paul Zhang, Mabes Polri Minta Publik Bersabar
Indonesia
Janji Bakal Tangkap Jozeph Paul Zhang, Mabes Polri Minta Publik Bersabar

Polri membuka peluang untuk menjemput tersangka kasus penistaan agama Jozeph Paul Zhang alias Shindy Paul Soerjomoelyono yang terdeteksi berada di Jerman.

Gempa Guncang Bayah Banten, Tidak Berpotensi Tsunami
Indonesia
Gempa Guncang Bayah Banten, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi dengan magnitudo 4,5 pada Kamis, sekitar pukul 06.50 WIB, terjadi di perairan Bayah, Banten.

Kinerja DPR Dinilai Buruk dalam Awasi Penanganan COVID-19
Indonesia
Kinerja DPR Dinilai Buruk dalam Awasi Penanganan COVID-19

Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia menilai kinerja parlemen dalam pengawasan COVID-19 sangat buruk.

Operasi Evakuasi Jenazah dan Objek Sriwijaya Air Hadapi Cuaca Buruk
Indonesia
Operasi Evakuasi Jenazah dan Objek Sriwijaya Air Hadapi Cuaca Buruk

Proses evakuasi Sriwijaya Air SJ182 memasuki hari kesebelas atau hari pertama perpanjangan kedua.

Kapolda Jateng Ingatkan Warga Tidak Terprovokasi soal Kasus Rizieq Shihab
Indonesia
Kapolda Jateng Ingatkan Warga Tidak Terprovokasi soal Kasus Rizieq Shihab

"Percayakan kepada Polri dan TNI untuk menangani aksi premanisme tersebut. Masyarakat Jawa Tengah tetap tenang dan tidak terprovokasi," kata dia.

Kasus Suap Pajak, KPK Geledah Kantor Jhonlin Baratama
Indonesia
Kasus Suap Pajak, KPK Geledah Kantor Jhonlin Baratama

"Di dua lokasi tersebut, tidak ditemukan bukti yang dicari oleh KPK karena diduga telah sengaja dihilangkan oleh pihak-pihak tertentu," ujar Ali.

Pemda Diperingatkan Lakukan Sosialisasi Matang Sebelum Buka Sekolah Tatap Muka
Indonesia
Pemda Diperingatkan Lakukan Sosialisasi Matang Sebelum Buka Sekolah Tatap Muka

Vaksinasi kepada tenaga pendidik ditarget dapat selesai pada Juni 2021