Kasus Korupsi
 Kapitra Tegaskan PDIP Tak Beri Bantuan Hukum pada Nyoman Dhamantra Politikus PDIP Kapitra Ampera (MP/Fadhli)

MerahPutih.Com - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kapitra Ampera mengatakan, partai berlambang Banteng itu tidak akan memberi bantuan hukum pada anggota Komisi VI DPR Fraksi PDIP I Nyoman Dhamantra yang ditetapkan sebagai tersangka KPK.

"Iya (tidak beri bantuan hukum ke I Nyoman Dhamantra)," kata Kapitra lewat pesang singkat kepada MP (MerahPutih.Com), Senin (12/8).

Baca Juga: KPK Sita Dokumen Impor Bawang dari Ruang Kerja Legislator PDIP Nyoman Dhamantra

Menurut Kapitra, partai besutan Megawati Soekarnoputri itu tak akan kompromi terhadap kadernya yang telah tersandung kasus hukum.

Kapitra Ampera tegaskan partainya tidak akan beri bantuan hukum kepada Nyoman Dhamantra
Kapitra Ampera tegaskan partainya tidak akan beri bantuan hukum kepada Nyoman Dhamantra (MP/Fadhli)

"Di PDIP sudah garis yang tegas kalau ada kader yang melakukan perbuatan tercela khusus korupsi langsung diberhentikan tidak hormat," tegas dia.

Mantan kuasa hukum pentolan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ini menilai kebijakan partainya memecat kader yang terjerat kasus korupsi merupakan keputusan yang tepat.

"Itu kebijakan yang sangat tepat dalam rangka mewujudkan clean government. Pemerintah yang bersih bebas korupsi," pungkas Kapitra Ampera.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan I Nyoman Dhamantra selaku anggota DPR Komisi VI dari Fraksi PDI Perjuangan. Selain Nyoman, KPK juga menetapkan lima orang lainnya sebagai tersangka. Mereka yakni, orang kepercayaan Nyoman, Mirawati Basri, serta empat pihak swasta, Chandry Suanda alias Afung, Doddy Wahyudi, Zulfikar, dan Elviyanto.

Politisi PDIP Nyoman Dhamantra jadi tersangka kasus suap impor bawang putih
I Nyoman Dhamantra telah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap impor bawang putih (Foto: Ist)

Baca Juga: KPK Tetapkan Legislator PDIP Nyoman Dhamantra Tersangka Suap Impor Bawang

‎Nyoman diduga telah menerima uang Rp2 miliar dari total komitmen fee sebesar Rp39,6 miliar untuk mengurus Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) dari Kementan dan Surat Persetujuan Impor (SPI) dari Kemendag.

Suap tersebut berasal dari pengusaha Chandry Suanda alias Afung. Komitmen fee tersebut akan digunakan untuk mengurus perizinan kuota impor 20.000 Ton bawang putih untuk beberapa perusahaan termasuk perusahaan yang dimiliki oleh Afung.

Pemulusan suap untuk pengurusan bawang putih tersebut dibantu oleh Doddy Wahyudi, Zulfikar, Elviyanto, dan Mirawati. Keempatnya mempunyai peran masing-masing dalam memuluskan izin impor bawang putih ke Indonesia.(Pon)

Baca Juga: Anggota DPR Fraksi PDIP Gunakan 'Money Changer' Terima Suap Impor Bawang

Penulis : Eddy Flo Eddy Flo
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Panglima TNI dan Kapolri Cek Gardu Listrik Kembangan, Ada Apa?
Indonesia
Panglima TNI dan Kapolri Cek Gardu Listrik Kembangan, Ada Apa?

Hadi menyebut pihaknya akan terus membantu menormalisasi Gardu Induk tersebut.

Kasus COVID-19 di Indonesia Tembus 200 Ribu
Indonesia
Kasus COVID-19 di Indonesia Tembus 200 Ribu

Akumulasi kasus positif virus COVID-19 di Indonesia mencapai 200.035 orang per Selasa (8/9).

Update Corona DKI Minggu (28/6): 10.985 Positif, 5.865 Orang Sembuh
Indonesia
Update Corona DKI Minggu (28/6): 10.985 Positif, 5.865 Orang Sembuh

"Dari jumlah 10.985 kasus positif, 5.865 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 635 orang meninggal dunia," kata Dwi

Update COVID-19 Minggu (26/4): 8.882 Kasus Positif, 1.107 Pasien Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Minggu (26/4): 8.882 Kasus Positif, 1.107 Pasien Sembuh

Sedangkan, jumlah pasien corona yang meninggal dunia mencapai 743 orang atau bertambah 23 pasien.

Kemendikbud Tegaskan Tahun Ajaran Baru Bukan Berarti Tatap Muka di Sekolah
Indonesia
Kemendikbud Tegaskan Tahun Ajaran Baru Bukan Berarti Tatap Muka di Sekolah

Sekolah yang berada di zona hijau tidak langsung bisa dibuka secara otomatis

Pandemi COVID-19, Layanan Tol Laut Pelni Melonjak 300 Persen
Indonesia
Pandemi COVID-19, Layanan Tol Laut Pelni Melonjak 300 Persen

Pelni mengoptimalkan aplikasi Informasi Muat Ruang Kapal (IMRK) untuk memantau tingkat keterisian armada tol laut di seluruh trayek

Kemendagri, Kemendikbud dan Pemprov DKI Capai Titik Temu soal PPDB
Indonesia
Kemendagri, Kemendikbud dan Pemprov DKI Capai Titik Temu soal PPDB

Oleh karenanya pemerintah wajib menjamin keberlangsungannya.

Formappi Duga Ada yang Bekingi Djoko Tjandra
Indonesia
Formappi Duga Ada yang Bekingi Djoko Tjandra

Ia menduga, penolakan izin RDP Komisi III sangat kuat karena isu buron Djoko Tjandra yang menjadi pokok pembahasan-pembahasannya.

Penambahan Kasus COVID-19 Capai 3.622
Indonesia
Penambahan Kasus COVID-19 Capai 3.622

Penambahan kasus per hari ini 3 September 2020 menjadi rekor tertinggi sejak wabah corona merebak di Indonesia.

Elektabilitas Ma'ruf Amin Rendah, Legislator PDIP: Beliau Kurang Diekspos Media
Indonesia
Elektabilitas Ma'ruf Amin Rendah, Legislator PDIP: Beliau Kurang Diekspos Media

Menurutnya, aktivitas Ma'ruf hanya kurang terpublikasi media.