Kapitra Ingatkan Ijtima Ulama II Jasa Cawapres Pilihan Jokowi Penjarakan Ahok KH Ma'ruf Amin. (Foto Biro Pers Setpres)

MerahPutih.com - MerahPutih.com - Ketua Presidium Aksi Bela Islam, Kapitra Ampera mengingatkan forum Ijtima Ulama II jasa KH Ma'ruf Amin, duet bakal capres Joko Widodo (Jokowi) dalam memenjarakan mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dalam kasus penistaan agama.

Menurut Kapitra, kasus Ahok tidak bakal diproses secara hukum tanpa peran Ma'ruf Amin sebagai ketua MUI yang berujung pada fatwa MUI. Eks pengacara pendiri FPI Rizieq Shihab itu menambahkan Ma'ruf dengan tegas selalu mendukung sejumlah Aksi Bela Islam yang berjalan dalam dua tahun terakhir ini.

Kapitra
Kapitra Ampera dan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto di Kantor DPP PDIP (MP/Fadhli)

"Siapa yang bilang Ma'ruf tidak terlibat dalam Aksi Bela Islam 212? Dia orang yang paling berjasa dalam Aksi Bela Islam," kata Kapitra, di Jakarta, kemarin, dilansir dari Antara, Minggu (16/9).

Terkait Ijtima Ulama II yang digelar hari ini, Kapitra mengaku mendapat informasi akan menghasilkan rekomendasi dukungan kepada bakal capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Jika benar, dia menuntut agar dibatalkan.

Prabowo
/media/16/1d/62/161d623729ea032c82e0da378f669609.png

Kapitra berasalan nama Sandiaga tidak masuk dalam daftar rekomendasi Cawapres yang diputuskan dalam Ijtima Ulama I. Lebih jauh, dia mengkritik Itjima Ulama malah tidak mendukung Jokowi yang jelas-jelas menggandeng ulama KH Ma'ruf Amin sebagai cawapres.

"Ijtima Ulama I merekomendasi cawapresnya Prabowo dari ulama. Tapi ini diabaikan, ijtima dikhianati. Nama Sandi tidak masuk dalam rekomendasi itu," tutur calon legislatif dari PDIP itu. (*)



Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH