Kapal Sembako Tenggelam di Lombok, DPR Suruh Basarnas Libatkan BMKG Bantu Evakuasi

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Sabtu, 07 Februari 2026
Kapal Sembako Tenggelam di Lombok, DPR Suruh Basarnas Libatkan BMKG Bantu Evakuasi

Ilustrasi korban tenggelam. (Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - DPR meminta Basarnas memprioritaskan pencarian kapal motor KM Kembang Kurma asal Sumenep, Jawa Timur, yang dilaporkan karam di perairan utara Pulau Lombok. Hingga kini, empat orang terdiri dari tiga Anak Buah Kapal (ABK) dan satu nahkoda masih dinyatakan hilang.

“Kami menyampaikan duka mendalam atas peristiwa karamnya kapal asal Sumenep ini yang mengakibatkan empat orang hingga kini belum ditemukan. Kami meminta Basarnas untuk menjadikan pencarian korban sebagai prioritas utama,” kata Anggota Komisi V DPR RI, Irmawan di Jakarta, Sabtu (7/2).

“BMKG harus dilibatkan secara aktif dalam mendukung operasi pencarian, mulai dari pemetaan cuaca, arus laut, hingga potensi pergeseran lokasi korban. Bagaimanapun, setiap nyawa manusia harus terus diupayakan pencariannya,” imbuh anggota dewan yang membidangi urusan infrastruktur dan perhubungan nasional itu.

Baca juga:

15 Korban Kapal Tenggelam Selamat, BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Perairan Malut

Risiko Transportasi Laut Tradisional

Politikus PKB itu juga menyoroti ketergantungan masyarakat kepulauan terhadap transportasi laut tradisional untuk distribusi logistik. Kondisi ini menyimpan risiko tinggi apabila tidak dibarengi standar keselamatan memadai.

“Kasus kapal pengangkut sembako yang tenggelam akibat cuaca buruk bukan kali pertama terjadi. Ini menjadi alarm serius bahwa upaya pencegahan harus diperkuat. Pemerintah perlu memastikan kelayakan kapal, kelengkapan alat keselamatan, serta kepatuhan terhadap peringatan dini cuaca sebelum kapal berlayar,” paparnya

Irmawan mendorong pengawasan lebih ketat terhadap pelayaran logistik antarpulau, peningkatan literasi keselamatan bagi awak kapal, serta koordinasi solid antara operator kapal, BMKG, dan otoritas pelayaran. “Distribusi logistik memang penting, tetapi keselamatan awak kapal adalah hal yang tidak bisa ditawar,” tutupnya.

Baca juga:

7 WNI Hilang dalam Kecelakaan Kapal Tenggelam di Korsel

Kronologis KM Kembang Kurma Karam

KM Kembang Kurma diketahui mengangkut muatan sembako milik warga Pagerungan Kecil, Kabupaten Sumenep. Kapal berangkat dari Pantai Bom, Banyuwangi, pada Selasa malam (3/2) sekitar pukul 22.30 WIB.

Dalam manifest kapal naas itu tercatat tengah membawa stok pasokan beras, telur, dan kebutuhan pokok lainnya menuju wilayah kepulauan. Laporan awal menyebutkan cuaca buruk diduga menjadi faktor utama kecelakaan laut tersebut. (Pon)

#Kapal Tenggelam #Sembako #Lombok
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
14 Ribu Kursi Penerbangan Disiapkan Garuda Tampung Penonto MotoGP Mandalika Lombok
Garuda Indonesia juga meningkatkan kapasitas pada empat penerbangan melalui pengoperasian Boeing 777-300ER dan Airbus A330-300.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
14 Ribu Kursi Penerbangan Disiapkan Garuda Tampung Penonto MotoGP Mandalika Lombok
Indonesia
Tim DVI Polda Kalsel Identifikasi 65 Jenazah Dari 80 Korban Tenggelamnya KM Virgo Transport 8
15 jenazah lainnya masih proses pemeriksaan dengan tingkat kesulitan beragam mengingat kondisi jasad sudah sulit dikenali.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Tim DVI Polda Kalsel Identifikasi 65 Jenazah Dari 80 Korban Tenggelamnya KM Virgo Transport 8
Indonesia
Basarnas Hentikan Penyelaman KM Virgo Transport 8, Operasi Pencarian Korban Tetap Berlanjut
Basarnas tetap melakukan pencarian di permukaan laut, terutama di wilayah yang berpotensi menjadi lokasi korban hanyut terbawa arus.
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
Basarnas Hentikan Penyelaman KM Virgo Transport 8, Operasi Pencarian Korban Tetap Berlanjut
Indonesia
57 Korban KM Virgo Transport 8 Masih Hilang, 63 Penyelam Dikerahkan Dalam Pencarian
Pada operasi SAR hari ke-18, ia menyebut unsur laut diperkuat 11 kapal, unsur udara tiga helikopter, dan unsur darat menyiapkan 42 unit ambulans yang siap melaksanakan tugas
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
57 Korban KM Virgo Transport 8 Masih Hilang, 63 Penyelam Dikerahkan Dalam Pencarian
Indonesia
2 Kapal Tambahan Dikerahkan Cari Korban Hilang KMP Virgo Transport 8 Tenggelam
Selain unsur laut, Tim SAR Gabungan juga memaksimalkan dukungan unsur udara dengan mengerahkan helikopter milik Basarnas dan TNI Angkatan Laut.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
2 Kapal Tambahan Dikerahkan Cari Korban Hilang KMP Virgo Transport 8 Tenggelam
Indonesia
KM Yukai Karam dan Tenggelam di Labuan Bajo, Tim SAR Selamatkan 13 Wisatawan
Sebanyak dua kapal wisata yang kebetulan berada di sekitar lokasi, langsung memberikan pertolongan dengan menggunakan sekoci untuk mengevakuasi wisatawan dan awak kapal dari KM Yukai.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
KM Yukai Karam dan Tenggelam di Labuan Bajo, Tim SAR Selamatkan 13 Wisatawan
Indonesia
10 Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan pada Hari ke-13 Pencarian
Sebanyak 10 korban KM Virgo Transport 8 kembali ditemukan pada hari ke-13 pencarian. Total 160 korban telah dievakuasi, sementara 83 masih dicari.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
10 Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan pada Hari ke-13 Pencarian
Indonesia
93 Orang Masih Didalam KM Virgo Transport 8 Tenggelam
Keberlanjutan pencarian di bawah air sangat bergantung pada kondisi alam, khususnya situasi di bawah permukaan laut
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
93 Orang Masih Didalam KM Virgo Transport 8 Tenggelam
Indonesia
2 Kapal Dikerahkan Sisir Pesisir Kalimatan Tengah Cari Korban KM Virgo Transport 8
107 Korban masih proses pencarian dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
2 Kapal Dikerahkan Sisir Pesisir Kalimatan Tengah Cari Korban KM Virgo Transport 8
Indonesia
Penyelam Pencari Penumpang KM Virgo Transport 8 Punya Waktu Terbatas, Hanya Saat Arus Mulai Teduh
Waktu penyelaman yang terbatas membuat tim harus memaksimalkan setiap kesempatan ketika kondisi laut memungkinkan saat kecepatan arus berada di bawah 2,5 knot
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Penyelam Pencari Penumpang KM Virgo Transport 8 Punya Waktu Terbatas, Hanya Saat Arus Mulai Teduh
Bagikan