Kapal Kandas di Raja Ampat, KKP Kumpulkan Bukti Kerusakan Terumbu Karang Kapal kandas di Raja Ampat, Papua Barat. Foto; KKP

MerahPutih.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah mengumpulkan bukti kerusakan ekosistem terumbu karang akibat kejadian kapal kandas di Kawasan Konservasi Perairan Nasional (KKPN) Suaka Alam Perairan (SAP) Raja Ampat.

“Kejadian kapal kandas seperti ini sangat disayangkan karena berpotensi besar merusak ekosistem laut terutama terumbu karang,” kata Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Dirjen PRL), Tb. Haeru Rahayu dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (14/2).

Baca Juga

KKP Tangkap Kapal Nelayan Yang Bandel Pakai Pukat

Kapal yang kandas pada 2 Februari lalu berada di sebelah barat Pulau Yefmo, Kampung Meosmanggara, Distrik Waigeo Barat Kepulauan, Kab. Raja Ampat, Provinsi Papua Barat.

Tim yang terdiri dari BKKPN Kupang Wilker Raja Ampat, Satuan Pengawas Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (Satwas SDKP) Wilayah Kerja Raja Ampat dan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Raja Ampat memperoleh hasil bahwa kapal yang mengalami kandas pada 2 Februari 2021 adalah KM. Sabuk Nusantara 62 berukuran 750 GT

Kapal ini merupakan kapal penumpang dan barang jenis perintis milik Kementerian Perhubungan yang dioperasikan oleh PT. Pelayaran Berkat Abadi Jaya Makmur (Surabaya).

Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut KKP Tb Haeru Rahayu. ANTARA/HO-KKP
Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut KKP Tb Haeru Rahayu. ANTARA/HO-KKP

Di sekitar lokasi kejadian ditemukan beberapa kerusakan dan patahan karang. Terlihat patahan/rusak karang sepanjang 46 meter dengan lebar bervariasi antara 1 sampai 5 meter pada kedalaman 1 hingga 2 meter. Luas kerusakan terumbu karang diperkirakan mencapai 230 meter persegi.

Lebih lanjut, Tebe menjelaskan bahwa bukti kerusakan ekosistem tersebut nantinya dapat digunakan oleh aparat penegak hukum sebagai dasar penuntutan ganti rugi kerusakan ekosistem terumbu karang akibat kejadian kapal kandas ini.

Di tempat terpisah, Plt. Kepala BKKPN Kupang, Imam Fauzi menjelaskan perlunya upaya preventif kejadian kapal kandas di dalam KKPN SAP Raja Ampat dengan tetap memperhatikan terlayaninya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik kapal perintis.

“SAP Raja Ampat ini memiliki kontur dasar laut unik yang dapat menyebabkan kapal mudah kandas jika nahkoda tidak mengetahui karakteristiknya, oleh karena itu perlu penyusunan peta alur pelayaran dan penyediaan titik labuh di dalam KKPN SAP Raja Ampat sebagai tindakan preventif yang bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan dan Dinas Perhubungan Kab. Raja Ampat,” ujarnya.

Lebih lanjut Imam berharap dengan disediakannya peta alur pelayaran dan titik labuh tersebut maka kejadian kapal kandas di SAP Raja Ampat dapat diminimalisir. (*)

Baca Juga

KKP Lepasliarkan Ratusan Ribu Benur Ilegal di Pesisir Selatan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Vaksinasi COVID-19 Belum Jadi Syarat Perjalanan
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 Belum Jadi Syarat Perjalanan

Vaksinasi untuk ibu hamil ditunda

Ini Prakiraan Cuaca Jakarta Sepanjang Minggu
Indonesia
Ini Prakiraan Cuaca Jakarta Sepanjang Minggu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian wilayah di DKI Jakarta hujan dengan intensitas ringan, Minggu (8/8).

Reaksi Satgas Soal Informasi 80 Persen Penduduk Indonesia Terinfeksi Varian Delta
Indonesia
Reaksi Satgas Soal Informasi 80 Persen Penduduk Indonesia Terinfeksi Varian Delta

Sekitar 80 persen penduduk Indonesia disebut sudah terinfeksi oleh varian Delta.

Dua Negara Eropa Laporkan Dugaan Kasus COVID-19 Varian Omicron
Dunia
Dua Negara Eropa Laporkan Dugaan Kasus COVID-19 Varian Omicron

Republik Ceko sedang memeriksa satu dugaan kasus Omicron yang terdeteksi pada seseorang yang menghabiskan waktunya di Namibia.

KLB Demokrat Diberi Waktu Menkum dan HAM Yasonna Bereskan Berkas
Indonesia
KLB Demokrat Diberi Waktu Menkum dan HAM Yasonna Bereskan Berkas

Masih ada dokumen-dokumen yang harus dilengkapi oleh Partai Demokrat versi KLB Deli Serdang terkait permohonan pengesahan kepengurusan.

Polri Segera Terbitkan DPO untuk Jozeph Paul Zhang
Indonesia
Polri Segera Terbitkan DPO untuk Jozeph Paul Zhang

Karena berada di luar negeri, Polri pun melakukan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Ditjen Imigrasi dan pihak Interpol.

Hukum Kebiri Pelaku Kejahatan Seksual Dianggap Kebijakan Populis
Indonesia
Hukum Kebiri Pelaku Kejahatan Seksual Dianggap Kebijakan Populis

Hukuman kebiri kimia bagi para pelaku kejahatan seksual menuai kontroversi.

Vaksin Nusantara Tuai Polemik, Ulama sampai Artis Teater Nyatakan Dukungan ke BPOM
Indonesia
Vaksin Nusantara Tuai Polemik, Ulama sampai Artis Teater Nyatakan Dukungan ke BPOM

Integritas dan independesi BPOM tidak perlu diragukan lagi. BPOM selama ini telah mengabdi untuk menjaga kesehatan masyarakat di NKRI.

Berkas Kasus Dugaan Suap Bupati Nganjuk Dilimpahkan ke Kejagung
Indonesia
Berkas Kasus Dugaan Suap Bupati Nganjuk Dilimpahkan ke Kejagung

Pelimpahan tahap I itu terdiri dari tujuh berkas perkara untuk tujuh orang tersangka

[HOAKS atau FAKTA]: FPI Tangkap Anggota BIN di Pesantren Rizieq
Indonesia