Kantor LBH Yogyakarta Dilempar Bom Molotov, LPSK Siap Lindungi Saksi Polisi melakukan olah TKP pada Sabtu (18/9), terkait serangan molotov di kantor LBH Yogya. Foto: Courtesy/LBH Yogya

MerahPutih.com - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) siap memberikan perlindungan bagi para saksi dalam peristiwa pelemparan bom molotov ke kantor Lembaga Bantuan Hukum Yogyakarta (LBH) Yogyakarta, Sabtu (18/9).

Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi mendorong para saksi untuk tidak takut dalam memberikan keterangan kepada aparat penegak hukum yang sedang menyelidiki peristiwa tersebut. Edwin berharap agar kepolisian dapat cepat menangkap pelaku dan motif peristiwa dapat terungkap.

Baca Juga

Bawa Bom Molotov dan Senjata Tajam, 13 Orang Jadi Tersangka Tawuran saat Lebaran

”Kami berharap pihak kepolisian dapat mengungkap peristiwa ini dengan terang benderang, motifnya juga harus dibuka dengan jelas kepada masyarakat” ujar Edwin dalam keterangannya, Senin (20/9).

Edwin menambahkan, proses hukum terhadap pelaku harus ditegakkan sesuai dengan aturan yang berlaku. LPSK juga mendukung kepolisian mengusut tuntas peristiwa tersebut secara independen, mengedepankan asas keterbukaan, profesionalitas dan akuntabilitas.

LBH
Kantor Lembaga Bantuan Hukum Yogyakarta (LBH) Yogyakarta. Foto: Istimewa

Terkait perlindungan terhadap saksi, Edwin menyatakan siap berkoordinasi dengan kepolisian agar para saksi yang ingin memberikan informasi agar dapat mendapat jaminan perlindungan.

”LPSK sangat terbuka apabila ada saksi pada dugaan kasus bom molotov di Yogyakarta yang ingin mengajukan permohonan perlindungan. Bagi LPSK, perlindungan kepada para saksi penting dilakukan agar mereka bisa merasa lebih nyaman dalam memberikan keterangan” kata Edwin.

Edwin berharap berharap teror dalam bentuk apapun khususnya kepada kelompok pembela HAM atau Human Rights Defenders tak terjadi lagi pada masa mendatang.

"Aparat penegak hukum wajib menjamin hak atas rasa aman dan tentram serta perlindungan terhadap ancaman tanpa terkecuali," pungkasnya. (Pon)

Baca Juga

Polisi Amankan Pelempar Molotov ke Masjid di Duri Kosambih

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anak Buah Surya Paloh Sebut Narasi Pemerintah soal Vaksin COVID-19 Tidak Jelas
Indonesia
Anak Buah Surya Paloh Sebut Narasi Pemerintah soal Vaksin COVID-19 Tidak Jelas

Dia menilai terjadi miss koordinasi antara lembaga negara yang menangani COVID-19.

Politisi Senayan Sarankan Pegawai KPK Tak Lolos ASN, Ikut Tes Pegawai Kontrak
Indonesia
Politisi Senayan Sarankan Pegawai KPK Tak Lolos ASN, Ikut Tes Pegawai Kontrak

"Setelah KPK melaksanakan TWK, lembaga tersebut dapat menjalankan fungsinya untuk memberantas korupsi di Indonesia melalui tenaga-tenaga terpilih," Pangeran Khairul Saleh

Berkurang 33 Orang, Pasien COVID-19 di RSDC Wisma Atlet 1.022 Orang
Indonesia
Berkurang 33 Orang, Pasien COVID-19 di RSDC Wisma Atlet 1.022 Orang

Terhitung sejak 23 Maret 2020 sampai 2 September 2021 jumlah pasien yang dirujuk ke RS Darurat Wisma Atlet mencapai 126.940 orang

Kadis PU dan Kontraktor Ikut Diciduk KPK Bersama Gubernur Sulsel
Indonesia
Kadis PU dan Kontraktor Ikut Diciduk KPK Bersama Gubernur Sulsel

Dalam OTT ini, KPK mengamankan sejumlah uang yang diduga barang bukti transaksi suap. Namun, belum diketahui secara pasti mengenai tindak pidana yang diduga dilakukan Nurdin Abdullah.

Ini 49 Aturan Turunan UU Cipta Kerja Yang Disahkan Jokowi
Indonesia
Ini 49 Aturan Turunan UU Cipta Kerja Yang Disahkan Jokowi

Presiden telah menetapkan peraturan pelaksana UU Cipta Kerja yang terdiri atas 45 Peraturan Pemerintah (PP) dan 4 Peraturan Presiden (Perpres).

PKS Sebut Bahas Amandemen UUD 1945 di Tengah Pandemi Dinilai tidak Etis
Indonesia
PKS Sebut Bahas Amandemen UUD 1945 di Tengah Pandemi Dinilai tidak Etis

Wacana membahas rencana Amandemen Konstitusi UUD 1945 tidaklah tepat. Sebab, kondisi saat ini rakyat sedang menghadapi duka dan kesusahan.

Bawaslu Bersiap Hadapi Kompleksitas Pemilu 2024
Indonesia
Bawaslu Bersiap Hadapi Kompleksitas Pemilu 2024

Di antara bentuk kesiapan menghadapi kompleksitas Pemilu dan Pilkada 2024 dengan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di jajaran Bawaslu.

Kejagung Periksa 10 Saksi Terkait Kasus Korupsi PT Asabri
Indonesia
Kejagung Periksa 10 Saksi Terkait Kasus Korupsi PT Asabri

Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan pemeriksaan terhadap 10 orang saksi terkait kasus dugaan korupsi PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri), hari ini.

Risma Perketat Aturan Jelang Libur Natal dan Tahun Baru
Indonesia
Risma Perketat Aturan Jelang Libur Natal dan Tahun Baru

Pemerintah Kota Surabaya menerbitkan dua surat edaran untuk beberapa pihak untuk mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 saat libur tahun baru.

Dipecat karena Kasus Asusila, Oknum Polisi Gugat Kapolda NTT
Indonesia
Dipecat karena Kasus Asusila, Oknum Polisi Gugat Kapolda NTT

Bekas anggota Polres Timor Tengah Selatan (TTS), Bripda Johanes Imanuel Nenosono menggugat Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kupang.