Kantor Kemenkumham Lockdown Gegara ASN Ditjen Imigrasi Positif COVID-19 Ilustrasi - Corona virus (ANTARA/Shutterstock)

MerahPutih.com - Kantor Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, ditutup untuk sementara waktu (lockdown).

Penutupan kantor tersebut lantaran salah satu aparatur sipil negara (ASN) Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kemenkumham dinyatakan positif terinfeksi COVID-19.

Baca Juga:

1.248 Pasien COVID-19 Masih Jalani Perawatan di RS Darurat Wisma Atlet

Berdasarkan surat yang diterbitkan oleh Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemenkumham, tertulis bahwa seluruh pimpinan tinggi dan ASN yang melaksanakan tugas kedinasan di seluruh area Gedung Kemenkumham diminta untuk sementara waktu bekerja dari rumah. Para pegawai Kemenkumham diminta untuk bekerja dirumah selama 7 hari kedepan terhitung sejak 12 Agustus 2020.

Kemudian, dalam surat itu juga dijelaskan bahwa aktivitas gedung Kemenkumham di Jalan HR Rasuna Said, untuk sementara waktu ditutup mulai tanggal 12 hingga 21 Agustus 2020. Hal itu dilakukan guna proses sterilisasi atau penyemprotan disinfektan.

Gedung Kemenkumham. (Foto: Twitter @cpnskumham)
Ilustrasi. (Foto: Twitter @cpnskumham)

Seluruh pimpinan tinggi dan ASN yang berdinas di Gedung Kemenkumham juga diminta untuk melaksanakan tugas kedinasan dari rumah atau Work From Home (WFH).

Demikian surat tersebut diterbitkan pada 11 Agustus 2020 dan ditandatangani oleh Sekjen Kemenkumham, Bambang Rantam Sariwanto.

Baca Juga:

PSI Minta Anies Tambah Petugas Pengawas di Perkantoran

Kabag Humas Ditjen Imigrasi Kemenkumham, Arvin Gumilang membenarkan beredarnya surat tersebut di kalangan internal. Namun, untuk penjelasan lebih lanjut, Arvin menyerahkan ke Biro Humas Kemenkumham.

"Iya itu suratnya betul. Penjelasan lebih lanjut dari Biro Humas Kemenkumham," kata Arvin saat dikonfirmasi, Rabu (12/8/). (Pon)

Baca Juga:

Ekonomi Merosot, Percepat Bantuan Bagi UMKM

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penambahan Kasus Baru COVID-19 DKI Capai 1.032 Jiwa
Indonesia
Penambahan Kasus Baru COVID-19 DKI Capai 1.032 Jiwa

Dengan positivity rate 8,4 persen, penambahan kasus positif hari ini sebanyak 1.032 jiwa.

Baleg Belum Terima Surat Resmi Fraksi Tolak Revisi UU Pemilu
Indonesia
Baleg Belum Terima Surat Resmi Fraksi Tolak Revisi UU Pemilu

Baleg baru melakukan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan mengundang pakar untuk meminta masukan terkait RUU Pemilu.

Gunung Merapi Status Siaga, 961 Warga Jateng Diungsikan
Indonesia
Gunung Merapi Status Siaga, 961 Warga Jateng Diungsikan

BPPTKG Yogyakarta menaikkan status Gunung Merapi dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga), Kamis (5/11).

Secara Global, Sektor Pariwisata Diperkirakan Belum Bisa Pulih Tahun Depan
Indonesia
Cerita Anggota Satgas COVID-19, Bertaruh Nyawa Demi Evakuasi dan Pasok Makanan Pasien Isoman
Indonesia
Cerita Anggota Satgas COVID-19, Bertaruh Nyawa Demi Evakuasi dan Pasok Makanan Pasien Isoman

"Ini sudah tanggung jawab dan resiko kami sebagai Satgas. Kami yakin, di balik niat baik kami, pasti diberikan keselamatan," sebut Boy yang hampir setiap hari menerima laporan warga yang membutuhkan bantuan.

Pemerintah Daerah Tunggu Arahan Pusat Soal Vaksinasi Tahap II
Indonesia
Pemerintah Daerah Tunggu Arahan Pusat Soal Vaksinasi Tahap II

Efek vaksinasi COVID-19 ditemukan saat gebyar vaksinasi dosis 2 tingkat Jawa Barat, yang digelar dua hari, yakni 17-18 Februari 2021, para tenaga kesehatan merasakan pusing dan panas.

MUI Minta Warga Tidak Terprovokasi Seruan Boikot Produk Prancis
Indonesia
MUI Minta Warga Tidak Terprovokasi Seruan Boikot Produk Prancis

Presiden Macron tidak hidup secara sendiri, melainkan berdampingan dengan umat Islam sehingga seharusnya bisa lebih bijak dalam bertutur kata.

BMKG Pasang Informasi Diseminasi Antisipasi Gempa Susulan di Sulawesi Barat
Indonesia
BMKG Pasang Informasi Diseminasi Antisipasi Gempa Susulan di Sulawesi Barat

BMKG mencatat hingga Senin (18/1), Sulawesi Barat telah diguncang gempa bumi sebanyak 31 kali.

Ahok Pertimbangkan Cabut Laporan Pelaku Fans Veronica Tan yang Hina Keluarganya
Indonesia
Ahok Pertimbangkan Cabut Laporan Pelaku Fans Veronica Tan yang Hina Keluarganya

Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berencana mencabut laporan pencemaran nama baik yang dibuatnya di Polda Metro Jaya.

Novel Baswedan Cs Terancam Dipecat, PKS: Mereka 'Radikal' Memberantas Korupsi?
Indonesia
Novel Baswedan Cs Terancam Dipecat, PKS: Mereka 'Radikal' Memberantas Korupsi?

Kita tak ingin salah satunya hancur lebur dan jadi buta huruf terhadap keadilan