Kantor Google Jadi Tempat Vaksin COVID-19 Google akan berdayakan beberapa kantornya untuk jadi tempat vaksinasi COVID-19. (Foto: pixabay/mitchel3uo)

GOOGLE akan mengubah beberapa fasilitasnya menjadi situs vaksinasi COVID-19. Dimulai dari New York City, Los Angeles, San Francisco Bay Area, Kirkland, hingga Washington.

CEO Google, Sundar Pichai, menuliskan dalam unggahan blognya bahwa Google Bermitra dengan One Medical dan otoritas kesehatan masyarakat untuk membuka gedung, tempat parkir, hingga ruang terbuka untuk keperluan vaksin.

Baca Juga:

Deteksi Tanda-tanda COVID-19 dengan Jam Tangan Pintar

Google bekerjasama dengan pejabat setempat untuk menentukan kapan tempat vaksin akan dibuka. (Foto: pixabay/alexandra_koch)

Dalam tulisan Sundar Pichai tersebut, Google dikabarkan akan bekerja sama dengan pejabat setempat untuk menentukan kapan tempat tersebut dapat dibuka.

"Pandemi COVID-19 sudah sangat mempengaruhi setiap komunitas di seluruh dunia," kata Pichai dilansir dari laman engadget.

"Ini juga menginspirasi koordinasi antara sektor publik dan swasta, serta lintas batas internasional dalam skala yang luar biasa. Kami tidak bisa memperlambat sekarang," tambahnya.

Google juga menjanjikan US$150 juta atau sekitar Rp2,1 triliun untuk mempromosikan pendidikan dan distribusi vaksin. Termasuk juga US$100 juta dalam bentuk hibah iklan dan US$50 juta dalam kemitraan dengan badan-badan kesehatan.

Sebagai bagian dari itu, Google akan menambahkan informasi vaksin khusus negara bagian dan kawasan ke halaman pencariannya.

Baca Juga:

Microsoft dan Oracle Tengah Garap Kartu Vaksin COVID-19 Digital

Seperti daftar tempat vaksin di Arizona, Louisiana, Mississippi dan Texas ke Pencarian dan Maps selama beberapa minggu ke depan.

"Kami akan menyertakan detail seperti apakah janji temu atau rujukan diperlukan, jika akses dibatasi untuk grup tertentu, atau jika ada drive-through," tambah Pichai.

Google mencatat data awal menunjukkan orang tinggal pedesaan memiliki akses lebih sedikit untuk vaksin dibandingkan kelompok lain.

Perusahaan besar lainnya juga turut membantu distribusi vaksin COVID-19. (Foto: pixabay/geralt)

Raksasa teknologi lainnya juga turut berkontribusi dalam pendistribusian vaksin, seperti Amazon yang membuka klinik pop-up di Seattle dengan harapan dapat memvaksinasi 2.000 orang.

Dalam sebuah surat kepada pemerintahan Biden yang baru, mereka juga menjanjikan fasilitas untuk menyuntik 800.000 tenaga kerjanya. Selain itu, Microsoft juga mengatakan akan membuka gedung kosong di kampusnya untuk vaksinasi. (ryn)

Baca Juga:

Fakta-Fakta Penting Tentang Vaksin COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penutur Bahasa Ibrani Ejek Perubahan Facebook jadi Meta
Fun
Penutur Bahasa Ibrani Ejek Perubahan Facebook jadi Meta

Banyak pengguna Twitter mencemooh perubahan citra perusahaan media sosial ini.

Cara Asya Farasya dan Abel Cantika Tetap Cantik Meski di Rumah Saja
Fun
Cara Asya Farasya dan Abel Cantika Tetap Cantik Meski di Rumah Saja

Para pembuat konten kerap aktif membuat video serta kiat-kiat memperbaiki dan menjaga kecantikan kulit.

Aktivitas Asyik Tingkatkan Kecerdasan Anak
Hiburan & Gaya Hidup
Aktivitas Asyik Tingkatkan Kecerdasan Anak

Para orangtua bisa memulai melakukan aktivitas sederhana bersama anak.

'Fortnite' Segera Kembali ke App Store?
Fun
'Fortnite' Segera Kembali ke App Store?

Fortnite versi mobile menghilang akibat perselisihan pengembang game, Apple, dan Google.

Menyelami Dunia Virtual di VRDays Europe Bersama Minikino
Fun
Lagu Religi yang Selalu Terhubung dengan Ramadan
ShowBiz
Lagu Religi yang Selalu Terhubung dengan Ramadan

Lagu-lagu reliji yang selalu dikaitkan pada bulan suci Ramadan.

Henry Cavill akan Bintangi Reboot ‘Highlander’?
ShowBiz
Henry Cavill akan Bintangi Reboot ‘Highlander’?

Henry Cavill kemungkinan akan menjadi salah satu dari dua pemeran utama di film ini.

NaFF Rangkum Perjalanan Musik lewat ‘Redup Terang’
ShowBiz
NaFF Rangkum Perjalanan Musik lewat ‘Redup Terang’

Album Redup Terang terdiri dari 11 lagu.

Kebiasaan yang Bikin Kamu Kurang Menarik
Fun
Kebiasaan yang Bikin Kamu Kurang Menarik

Kebanyakan orang melupakan aspek internal ketertarikan.

Saingi WhatsApp, Aplikasi Chat Telegram Hadirkan Fitur Baru
Fun
Saingi WhatsApp, Aplikasi Chat Telegram Hadirkan Fitur Baru

Telegram telah mendapatkan banyak pengguna baru setelah kebingungan banyak orang atas kebijakan privasi WhatsApp.