Kang Emil Singgung Polisi Tak Proses Kasus Kerumunan Rizieq di Bandara Soetta Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil (kanan) tiba di kantor Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (20/11/2020). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/pras.

Merahputih.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mempertanyakan pengusutan peristiwa kerumunan massa pendukung Rizieq Shihab di Bandara Internasional Soekarno-Hatta saat tiba di Tanah Air dari Arab Saudi.

Ia mempertanyakan mengapa polisi tidak mengusut peristiwa kerumunan massa pendukung Rizieq di bandara yang berlokasi di Provinsi Banten itu. Padahal, disana ada perangkat daerah sepertk Bupati dan Gubernur.

Baca Juga:

Sri Mulyani: Jika Ingin Ekonomi Pulih, Jangan Remehkan COVID-19

"Makanya jadi pertanyaan," tegas pria yang akrab disapa Kang Emil ini kepada wartawan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Ditreskrimum Polda Jawa Barat, Rabu (16/12).

Di negara hukum seperti Indonesia, semua pihak memiliki kesetaraan di mata hukum. Kang Emil pun menyesalkan, akibat kekisruhan Rizieq yang berlarut-larut, ada pihak-pihak yang akhirnya harus kehilangan jabatan.

"Jabatan bukan hal segalanya, ini bisa dikasih Allah, dicabut juga tidak ada masalah," ungkapnya.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Foto: Antara).
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Foto: Antara).

Ridwan Kamil juga menekankan bahwa provinsi yang dipimpinnya berbeda dengan DKI Jakarta. Provinsi Jabar merupakan daerah otonom. "Itu harap dipahami," tegasnya lagi.

Karena merupakan daerah otonom, maka acara-acara lokal yang digelar di setiap kabupaten/kota di Provinsi Jabar menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten/kota.

Oleh karenanya, kasus kerumunan massa pendukung Rizieq di Megamendung, Kabupaten Bogor yang menyeret dirinya diperiksa Polda Jabar sebenarnya tanggung jawab Pemerintah dan Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Kabupaten Bogor.

Baca Juga:

Pekerjaan Besar Vaksinasi COVID-19

"Tapi, secara moral ini tanggung jawab sebagai Gubernur. Kalau secara aturan perundang-undangan ini harus adil dan proporsional," tandasnya

Seperti diketahui, Polda Jabat telah memanggil sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Bogor untuk dimintai klarifikasi terkait kerumunan massa Rizieq di Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[Hoaks atau Fakta]: Media Tidak Berani Liput COVID-19 di Jateng
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Media Tidak Berani Liput COVID-19 di Jateng

Unggahan tersebut diupload ke Youtube pada tanggal 18 Juni 2021 lalu.

7 Rumah Warga di Cirebon Rusak Parah Akibat Angin Puting Beliung
Indonesia
7 Rumah Warga di Cirebon Rusak Parah Akibat Angin Puting Beliung

Angin puting beliung yang melanda Cirebon pada Rabu (3/3) menyebabkan tujuh rumah warga di RT09/06 Cangkol Selatan, Kelurahan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jawa Barat rusak parah.

TNI-Polri Klaim Kuasai Markas OPM
Indonesia
TNI-Polri Klaim Kuasai Markas OPM

Anggota TNI dan Polri klaim menguasai markas Organisasi Papua Merdeka (OPM) pimpinan Egianus Kogoya di Kenyam, Papua.

Panglima TNI Perintahkan Pencarian Kapal Selam yang Hilang di Bali
Indonesia
Panglima TNI Perintahkan Pencarian Kapal Selam yang Hilang di Bali

TNI AL sedang melakukan penyelidikan atas hilangnya KRI Nanggala 402

Warga Bisa Datangi Markas Polsek Gambir Buat Divaksin COVID-19
Indonesia
Warga Bisa Datangi Markas Polsek Gambir Buat Divaksin COVID-19

Presiden Joko Widodo meminta cakupan vaksinasi COVID-19 dipercepat sampai 700 ribu orang per hari pada bulan Juni dan 1 juta orang per hari pada bulan Juli.

Viral Video Pungli Polantas di Tol, Dirlantas Polda Metro: Sudah Diperiksa Propam
Indonesia
Viral Video Pungli Polantas di Tol, Dirlantas Polda Metro: Sudah Diperiksa Propam

Aksi pungutan liar (pungli) yang dilakukan dua oknum anggota Patroli Jalan Raya (PJR) terhadap pengemudi terekam kamera dan viral di media sosial.

Polisi Soroti Pemakaian Masker Pedagang Pasar yang Kerap Salahi Aturan
Indonesia
Polisi Soroti Pemakaian Masker Pedagang Pasar yang Kerap Salahi Aturan

Perilaku sebagian pedagang pasar tradisional yang kerap menyalahi aturan pemakaian masker yang benar mendapatkan sorotan dari Kapolrestro Jakarta Timur Kombes Pol Erwin Kurniawan.

PPKM Mikro Berlanjut, Peningkatan Kasus COVID-19 Harus Dikendalikan
Indonesia
PPKM Mikro Berlanjut, Peningkatan Kasus COVID-19 Harus Dikendalikan

Kasus terkonfirmasi tercatat naik 27,32 persen, kasus aktif meningkat 3,97 persen, kasus kematian naik 7,92 persen dan jumlah pasien dirawat di RS juga meningkat 24,5 persen.

Mobil Dishub Angkut Pasien COVID-19, Ini Klarifikasi Wagub DKI
Indonesia
Mobil Dishub Angkut Pasien COVID-19, Ini Klarifikasi Wagub DKI

Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria mengklarifikasi, sejauh ini tidak menggunakan mobil dinas Dishub untuk mengangkut pasien corona.

Alasan Polisi Belum Periksa Haris Azhar dan Fatia 'KontraS'
Indonesia
Alasan Polisi Belum Periksa Haris Azhar dan Fatia 'KontraS'

Luhut telah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya