Kang Emil Sangat Mendukung KRL Dihentikan Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menggelar konferensi pers terkait penanganan dan pencegahan penyebaran COVID-19 di Jabar, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Minggu (15/3). ANTARA-HO-Humas Pemprov Jabar

Merahputih.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil atau Kang Emil sepakat dengan usulan penghentian operasional Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line untuk mencegah penularan wabah COVID-19.

"Sekarang mengemuka lagi (penghentian KRL), saya juga sangat mendukung. Karena problem-nya adalah OTG (Orang Tanpa Gejala). Jadi, walau sudah ada protokol kesehatan (di KRL), OTG ini tidak ketahuan padahal ada virus," ujar Kang Emil dalam siaran persnya, Sabtu (9/5).

Baca Juga

Ridwan Kamil: PSBB Jabar Fokus ke Bogor, Depok, dan Bekasi

"Yang menjadi fundamental juga adalah yang mencari nafkah di Jakarta, selama kantornya memang masih buka, maka alasan dia untuk bepergian itu tidak bisa dihindari,” sambung dia.

Pemprov Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten sepakat mengusulkan pengendalian penyebaran COVID-19 di Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line ke pemerintah pusat usai ditemukannya penumpang positif COVID-19 di KRL.

Hal itu dibahas dalam video conference bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan bupati/wali kota Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Bodetabek) serta Sekretaris Daerah Banten yang juga diikuti oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil.

Pelaksanaan tes swab untuk penumpang dan petugas KRL di Stasiun Bogor, di Kota Bogor, Senin (27/4/2020) (ANTARA/HO/Pemkot Bogor)

Kang Emil menilai, KRL yang merupakan tempat berkerumunnya warga itu, identik dengan sifat virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 yang menyebar melalui kerumunan orang.

“Kita tahu COVID-19 ini penyakit kerumunan. Di mana ada kerumunan, di situ ada COVID-19. Nah, salah satu kelompok kerumunan adalah KRL,” beber Kang Emil.

Baca Juga

PSBB Diberlakukan di Jakarta, Nasib Mahasiswa Perantauan Bakal Makin Terjepit

Kang Emil mengusulkan beberapa hal melalui video conference tersebut agar penyebaran COVID-19 di layanan transportasi publik khususnya KRL Jabodetabek bisa dikendalikan. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Pilkada Serentak 2020, Panglima TNI dan Kapolri Minta Anak Buahnya Jaga Netralitas
Indonesia
Pilkada Serentak 2020, Panglima TNI dan Kapolri Minta Anak Buahnya Jaga Netralitas

Hadi berharap para prajurit TNI-Polri dapat menerapkan arahan yang telah dia sampaikan agar Pilkada serentak 2020, khususnya di Kabupaten Kepulauan Morotai dapat berjalan dengan lancar dan sesuai harapan.

Berikut Daerah-Daerah Paring Rawan saat Pilkada Serentak 2020
Indonesia
Berikut Daerah-Daerah Paring Rawan saat Pilkada Serentak 2020

Indikator kerawanan adalah penyelenggara pilkada, peserta kontestasi pilkada, ketiga jumlah gangguan kamtibmas dan ambang gangguan.

Mantan Panglima TNI Djoko Santoso Meninggal Dunia
Indonesia
Mantan Panglima TNI Djoko Santoso Meninggal Dunia

Mantan Ketua Tim Pemenangan Prabowo Sandi ini meninggal pada pukul 06.15 setelah sempat dirawat beberapa hari pasca-operasi karena pendarahan di otak

 Sang Istri Ingin Konser 30 Tahun Didi Kempot Bermusik di GBK Tetap Digelar
Indonesia
Sang Istri Ingin Konser 30 Tahun Didi Kempot Bermusik di GBK Tetap Digelar

"Beliau (promotor) sudah datang ke makam lalu ke sini (rumah) bilang pada saya kalau kuat kita lanjut seperti kontrak yang ditandatangani. Kalau enggak kuat enggak papa," kata dia.

KSPI Beberkan Sejumlah Mudarat dalam Omnibus Law
Indonesia
KSPI Beberkan Sejumlah Mudarat dalam Omnibus Law

Dijelaskan Said Iqbal, setidaknya ada sembilan alasan kaum buruh menolak omnibus law draft pemerintah, yang terangkum dalam 23 pertanyaan mendasar untuk menolak omnibus law.

Pakar Saran THR Boleh Dicicil Saat Wabah Corona, tapi Jangan 3 Bidang Usaha Ini!
Indonesia
Pakar Saran THR Boleh Dicicil Saat Wabah Corona, tapi Jangan 3 Bidang Usaha Ini!

THR karyawan bisa dicicil 50 persen dan sisanya dibayarkan setelah krisis wabah COVID-19 berlalu

Kasus Kematian Global Akibat COVID-19 Capai 900 Ribu Jiwa
Indonesia
Kasus Kematian Global Akibat COVID-19 Capai 900 Ribu Jiwa

Kasus kematian virus corona atau COVID-19 secara global mencapai 900 ribu pada Rabu (9/9).

Pembakar Bendera PDIP Resmi Dilaporkan, Ancaman Penjara 6 Tahun Menanti
Indonesia
Pembakar Bendera PDIP Resmi Dilaporkan, Ancaman Penjara 6 Tahun Menanti

Pihak PDIP membawa barang bukti berupa print out media massa dan video aksi pembakaran bendera partai.

 Misinformasi Disebut Sebagai Virus dan Perusak Keutuhan Sebuah Bangsa
Indonesia
Misinformasi Disebut Sebagai Virus dan Perusak Keutuhan Sebuah Bangsa

"Di bidang kesehatan, dampaknya juga telah berhasil menghilangkan nyawa manusia. Tidak ada satupun aspek kehidupan yang imun dari 'virus' ini," kata Devie

 Polisi Terpaksa Tambah Pos Penyekatan Mudik, Ini Alasannya
Indonesia
Polisi Terpaksa Tambah Pos Penyekatan Mudik, Ini Alasannya

Kemungkinan kita akan tambah dua untuk di tol yang masuk Jakarta, yaitu untuk yang masuk Jakarta baik dari arah Cikampek maupun dari arah Banten atau Merak