Kang Emil Pastikan Pelaku Dugaan Pungli di TPU Cikadut Diproses Hukum Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengecek ketersediaan tempat tidur di RSUD Al-Ihsan dan RSUD Otto Iskandardinata, Sabtu (19/6). (Foto: MP/Biro Adpim Jabar/Yogi P)

MerahPutih.com - Kasus dugaan pungutan liar (pungli) di TPU Cikadut, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menuai kritikan. Sebab, pelaku meminta uang kepada keluarga korban COVID-19.

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil memastikan bahwa para pelaku pungutan liar di TPU Cikadut dipecat dan diproses hukum oleh aparat kepolisian.

Baca Juga

Premanisme dan Pungli di Tanjung Priok Terorganisir

“Terkait berita pungli pemakaman yang terjadi Cikadut ini, oknum-oknum tersebut sudah langsung dipecat dan sekarang diperiksa oleh kepolisian,” kata Ridwan Kamil kepada wartawan, Minggu (11/7).

Menurut dia, panggilan akrab Ridwan Kamil, praktik pungli ini menyasar ke semua jenazah korban COVID-19.

“Oknum-oknum tersebut ternyata melakukan modus ini tidak hanya kepada non muslim namun kepada keluarga jenazah covid yang muslim juga,” katanya.

Kang Emil, sapaaan akrabnya, menegaskan pemakaman pasien COVID-19 sama sekali tidak dipungut biaya alias gratis.

Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil atau Kang Emil. (ANTARA/HO-Humas Pemprov Jabar)
Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil atau Kang Emil. (ANTARA/HO-Humas Pemprov Jabar)

Bahkan kepada petugas pun, keluarga jenazah tidak berkewajiban mengeluarkan biaya apapun, karena semua proses sudah dibiayai oleh Pemerintah dalam bentuk upah bulanan.

“Pemakaman pasien covid tidak dipungut biaya karena semua petugas sudah dibayar bulanan oleh Pemkot/kabupaten sebagai instansi pengelola,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPR, Junimart Girsang menduga, dari informasi yang diterima dari masyarakat, oknum yang memalak meminta biaya pemakaman hingga Rp 4 juta.

Apabila tidak dibayar, kata Junimart, maka oknum tesebut tidak memakamkan jenazah.

“Ini kejahatan pemerasan, bahkan kejahatan kemanusiaan melanggar aturan Presiden,” ucap Junimart.

Junimart meminta Kapolda dan Gubernur Jabar tidak lagi menunggu lama untuk segera menangkap dan memproses hukum para pelaku pemalakan yang disinyalir terorganisir.

“Segera proses secara hukum para pelakunya yang menurut saya ini sudah terorganisir dan bisa diduga sindikasi,” ucap politikus PDI Perjuangan tersebut.

Junimart menambahkan setidaknya terdapat tiga keluarga yang menjadi korban pemalakan biaya pemakaman jenazah COVID-19. Seluruhnya merupakan warga Kota Bandung.

“Ini harus ditindak. Mungkin saja korbanya itu lebih dari tiga. Karenanya ini menjadi tugas dari kepolisian untuk mengungkap dan memberantasnya," tegas Junimart. (Knu)

Baca Juga

Kapolri Perintahkan Kapolda Gerak Cepat Tindak Aksi Pungli dan Premanisme

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Yenny Wahid Mengundurkan Diri sebagai Komisaris Garuda Indonesia
Indonesia
Yenny Wahid Mengundurkan Diri sebagai Komisaris Garuda Indonesia

Zannuba Ariffah Chafsoh atau akrab dipanggil Yenny Wahid mengundurkan diri dari jabatan komisaris independen PT Garuda Indonesia.

Perlombaan Macapat Semarakkan HUT Ke-265 Yogyakarta
Indonesia
Perlombaan Macapat Semarakkan HUT Ke-265 Yogyakarta

Perlombaan seni macapat (tembang puisi Jawa) kembali digelar untuk menyemarakkan HUT ke-265 Kota Yogyakarta.

Kuasa Hukum Tidak Yakin Eks Panglima FPI Terlibat Penganiayaan Muhammad Kece
Indonesia
Kuasa Hukum Tidak Yakin Eks Panglima FPI Terlibat Penganiayaan Muhammad Kece

Mantan kuasa hukum FPI Aziz Yanuar pun meyakini hal tersebut tak mungkin terjadi.

PKS Minta Pemprov DKI Serius Pencegahan Hepatitis Akut di Sekolah
Indonesia
PKS Minta Pemprov DKI Serius Pencegahan Hepatitis Akut di Sekolah

Ibu Kota Jakarta tengah dihantui dengan penyebaran hepatitis akut misterius yang banyak menyerang anak-anak dan orang dewasa. Data terkini, kasus hepatitis akut di DKI sudah mencapai 21 kasus.

Fraksi PAN Apresiasi Perubahan RUU KUP Jadi HPP
Indonesia
Fraksi PAN Apresiasi Perubahan RUU KUP Jadi HPP

Sedangkan yang masih menjadi sorotan ialah terkait persoalan cukai

Hasil Tes Urine Sopir Vanessa Angel Terungkap
Indonesia
Hasil Tes Urine Sopir Vanessa Angel Terungkap

Kalau dilihat dari kondisi kendaraan, benturan dengan beton hingga terpelanting ke kanan

Wagub DKI Minta Masyarakat Mulai Antisipasi Banjir
Indonesia
Wagub DKI Minta Masyarakat Mulai Antisipasi Banjir

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan sudah mulai mengambil langkah antisipasi menghadapi banjir yang kerap mengincar wilayah ibu kota.

Varian Delta Ditemukan di 9 Kota dan Kabupaten di Jawa Barat
Indonesia
Varian Delta Ditemukan di 9 Kota dan Kabupaten di Jawa Barat

"Varian delta sudah banyak masuk di Jabar. Daya tularnya 3-10 kali lipat. Keganasan varian delta ini sangat tinggi," kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Bupati Nina Agustina Pastikan Seluruh Desa Tersedia Ruang Isolasi Mandiri
Indonesia
Bupati Nina Agustina Pastikan Seluruh Desa Tersedia Ruang Isolasi Mandiri

Ia mengunjungi pelaksanaan PPKM Mikro di Desa Pangkalan guna memastikan program tersebut berjalan dengan baik serta memastikan pihak Pemdes sudah menyediakan ruang isolasi mandiri yang dibutuhkan masyarakat saat terpapar COVID-19.

Pemerintah Diminta Kurangi Anggaran Infrastruktur, Fokus Tangani COVID-19
Indonesia
Pemerintah Diminta Kurangi Anggaran Infrastruktur, Fokus Tangani COVID-19

Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti meminta pemerintah mengurangi atau menunda anggaran untuk infrastruktur.