Kanada Sita Rp 4,59 Triliun Aset dan Transaksi Libatkan Orang Rusia Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. (Layanan Pers/Kepresidenan Ukraina via Reuters/as)

MerahPutih.com - Pemerintah Kanada tengah berupaya mengubah undang-undang sanksi yang diterapkan pada Rusia. Aturan anyar ini memungkinkan aset asing yang disita dan diberi sanksi untuk didistribusikan kembali sebagai kompensasi kepada para korban atau untuk membantu membangun kembali negara asing dari perang.

Kepolisian Kanada pada Kamis (9/6) mengatakan, telah menindak lebih dari 400 juta dolar Kanada atau sekitar Rp 4,59 triliun aset dan transaksi yang melibatkan orang-orang yang terkena sanksi akibat perang Moskow di Ukraina.

Baca Juga:

Dampak Perang Rusia Ukraina Berlanjut, Berbagai Negara Hadapi Resesi

Kepolisian Kanada mengatakan,dari 24 Februari hingga 7 Juni, aset milik Rusia senilai 123 juta dolar Kanada sekitar Rp1,41 triliun telah dibekukan secara efektif.

Selain itu, telah memblokir transaksi senilai 289 juta dolar Kanada atau sekitar Rp 3,31 triliun. Namun, pihak kepolisian Kanada tidak memberikan keterangan rinci.

Sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari, Kanada telah memberlakukan sanksi terhadap lebih dari 1.000 individu dan entitas dari dan di Rusia, Ukraina, dan Belarusia.

Sementara itu, Ukraina menuduh Rusia telah mencuri sekitar 600 ribu ton gandum dari wilayah pendudukan Ukraina dan mengekspor sebagian lainnya. Ukraina akan menuntut Rusia memberikan kompensasi atas pencurian gandum dan perusakan properti petani.

Wakil Kepala UAC Denys Marchuk memaparkan, ribu ton gandum telah dicuri dari perusahaan pertanian dan dibawa ke wilayah semenanjung Krimea yang diduduki sementara.

"Dari sana dipindahkan ke pelabuhan, khususnya ke Sevastopol, dan dari sana, kapal pergi ke Timur Tengah," ujar Marchuk seraya mengatakan, sekitar 100 ribu ton gandum telah dikirim ke Suriah. (*)

Baca Juga:

Ukraina Klaim Berhasil Tangkis Serangan Rusia di Wilayah Timur

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kemnaker Pastikan Tindak Lanjuti Laporan THR 2022
Indonesia
Kemnaker Pastikan Tindak Lanjuti Laporan THR 2022

Kemnaker memastikan akan terus menindaklanjuti laporan yang masuk ke Posko THR.

Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, PAN Klaim Dapat Jatah Kursi Menteri
Indonesia
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, PAN Klaim Dapat Jatah Kursi Menteri

Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Bima Arya mengakui bila kader partai berlogo matahari terbit itu akan mendapatkan satu kursi menteri di Kabinet Indonesia Maju.

[HOAKS atau FAKTA] Ustazah Kondang Mama Dedeh Meninggal Dunia!
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Ustazah Kondang Mama Dedeh Meninggal Dunia!

“Innalillahi:Semua Sedih Ustadzah Kondang Mama Dedeh Meninggal Dunia!”.

Satgas BLBI Pasang Plang Pengamanan Aset eks BPPN di Jakarta
Indonesia
Satgas BLBI Pasang Plang Pengamanan Aset eks BPPN di Jakarta

Setelah penguasaan ini, pemerintah akan melakukan pengelolaan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Imbas Dugaan Penipuan Rp 264 Juta, Lurah dan Bendahara Duri Kepa Dibebastugaskan
Indonesia
Imbas Dugaan Penipuan Rp 264 Juta, Lurah dan Bendahara Duri Kepa Dibebastugaskan

Salah satu poin yang terdapat dalam somasi itu, SK menagih piutangnya kepada Kelurahan Duri Kepa

Masyarakat Masih Tunda Vaksinasi Karena Pilih Merek
Indonesia
Masyarakat Masih Tunda Vaksinasi Karena Pilih Merek

hingga saat ini 100 juta orang lebih yang mendapatkan vaksinasi dosis lengkap. Ketercukupan stok vaksin ini akan lebih optimal, jika ditunjang dengan percepatan program vaksinasi.

Pasien RSD COViD-19 Wisma Atlet Saat Ini 2.054 Orang
Indonesia
Pasien RSD COViD-19 Wisma Atlet Saat Ini 2.054 Orang

Pasien COVID-19 di Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Jumat, dilaporkan bertambah 124 orang.

Banten Kembali Diguncang Gempa, Kali Ini Terasa hingga Sukabumi
Indonesia
Banten Kembali Diguncang Gempa, Kali Ini Terasa hingga Sukabumi

Gempa bumi bermagnitudo 5,4 yang kembali mengguncang wilayah Banten, Senin (17/1). Getaran gempa terjadi pada pukul 07.25 WIB.

Dikritik Pakar Transportasi, Kendaraan Wisata Listrik Tetap Dibanjiri Penumpang
Indonesia
Dikritik Pakar Transportasi, Kendaraan Wisata Listrik Tetap Dibanjiri Penumpang

Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, Jawa Tengah menegaskan minat masyarakat untuk mencoba kendaraan wisata listrik sangat tinggi.

OPEC Bakal Kesulitan Tambah Pasokan Jika Embargo Minyak Rusia Diterapkan
Dunia
OPEC Bakal Kesulitan Tambah Pasokan Jika Embargo Minyak Rusia Diterapkan

OPEC telah menolak seruan oleh Amerika Serikat dan Badan Energi Internasional untuk memompa lebih banyak minyak mentah guna mendinginkan harga.