Sosial Media
Kanada Ikuti Langkah Australia Soal Facebook Kanada ikuti langkah Australia soal Facebook. (Foto: Unsplash/brett jordan)

KANADA berkomitmen untuk mengikuti langkah yang dilakukan Australia dalam mengatur berita artikel dimuat pada platform medisa social Facebook.

Dilansir dari Antara, Jumat (19/2), rencananya, melalui undang-undang, Kanada akan mewajibkan Facebook untuk membayar ke penerbit (Media Pemberitaan) terhadap artikel berita yang masuk.

Baca juga:

Facebook Blokir Konten Berita di Australia

"Kanada ada di garis depan pertempuran ini... Kami masuk ke kelompok pertama negara-negara di dunia yang melakukan hal ini," ujar Menteri Warisan Budaya Kanada, Steven Guilbeault, dikutip dari Reuters, Jumat (19/2).

Kini Australia tengah merencanakan undang-undang yang mengatur tentang kewajiban perusahaan seperti Facebook dan Google untuk membayar ke penerbit berita terhadap artikel yang dimuat.

Diskusi antara Facebook dan pemerintah Australia belum menemukan titik temu. (Foto: Unsplash/markus winkler aId)

Hingga kini, proses diskusi yang dilakukan antara Facebook dan pemerintah Australia belum menemukan titik temu. Mulai pekan ini, media sosial tersebut akhirnya akan memblokir konten berita dari penerbit Australia.

Menurut Guilbeault, mungkin Kanada akan mengadopsi langkah yang diterapkan oleh Australia, yakni dengan meminta platform seperti Facebook dan Google untuk membuat kesepakatan dengan penerbit berita. Misalnya mengenai harga artikel yang masuk ke dalam platform media sosial mereka.

Nantinya, jika tetap tidak dapat menemukan kesepakatan, pemerintah negara akan menunjuk wasit untuk menetapkan harga yang sesuai.

Baca juga:

Twitter Uji Coba Pesan Suara DM di 3 Negara

Pilihan lainnya, mengikuti yang dilakukan Prancis. Caranya dengan membutuhkan platform teknologi besar untuk dapat berdiskusi dengan penerbit berita dalam menemukan harga yang pas untuk penggunaan konten berita. "Kami sedang bekerja untuk melihat model mana yang paling sesuai," kata Guilbeault.

Beberapa negara tengah bekerja sama dalam menemukan biaya kompensasi yang adil. (Foto: Unsplash/taras shypka)

Ia juga menambahkan baru-baru ini pihaknya telah berbicara dengan rekan-rekannya di Prancis, Australia, Jerman, dan Finlandia untuk bekerja sama dalam memastikan biaya kompensasi atau harga yang sesuai dan adil untuk penggunaan konten.

"Saya perkirakan akan ada lima, 10 atau 15 negara yang mengadopsi aturan serupa. Apakah Facebook akan memutus hubungan dengan Jerman, dengan Prancis?," ujarnya.

Di 2020, Organisasi media Kanada menyatakan adanya potensi kerugian jika pemerintah tidak ikut campur tangan dalam masalah ini. Menurut mereka, langkah yang diterapkan Australia akan membantu memulihkan pendapatan penerbit senilai CAN$620 juta (Rp6,90 Triliun) per tahun. (kna)

Baca juga:

Waspada Aplikasi Clubhouse Palsu untuk Android

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sakit Mata, Gejala Baru COVID-19
Fun
Sakit Mata, Gejala Baru COVID-19

Saat pembuluh darah kecil di konjungtiva meradang, maka mereka akan semakin terlihat.

Semangat Atta UI Karim, Pemilik Al-Barkat Carpets di Tengah Pandemi
Fun
Semangat Atta UI Karim, Pemilik Al-Barkat Carpets di Tengah Pandemi

Pria kelahiran Pakistan, 18 April 1993 ini juga mengatakan jika tak ada satupun karyawannya yang di PHK.

Lakukan 4 Hal Ini Biar Tetap Produktif Saat 'Work From Home'
Fun
Lakukan 4 Hal Ini Biar Tetap Produktif Saat 'Work From Home'

Bekerja di rumah bisa membuatmu tidak produktif, atasi dengan empat cara ini.

Indonesia Berstatus Waspada Diabetes
Fun
Indonesia Berstatus Waspada Diabetes

Berdasarkan data dari IDF, Indonesia menempati urutan ke-7 dari sepuluh negara dengan jumlah pasien diabetes tertinggi.

'Host', Film Horor yang Sepenuhnya Diproduksi Menggunakan Aplikasi Zoom
ShowBiz
'Host', Film Horor yang Sepenuhnya Diproduksi Menggunakan Aplikasi Zoom

Rob Savage selaku sutradara mengaku tidak pernah bertemu langsung dengan para pemainnya.

Bighit Membawa Penggemar Menikmati Musik dengan buku 'Graphic Lyric'
ShowBiz
Bighit Membawa Penggemar Menikmati Musik dengan buku 'Graphic Lyric'

Bighit sekali lagi ingin memberikan penggemar menikmati musik dengan cara yang berbeda.

Sutradara 'Split' Ungkap Film Thriller Terbarunya
Fun
Sutradara 'Split' Ungkap Film Thriller Terbarunya

Apakah akan semenegangkan 'Split'?

Buku Memoar Obama Terjual 890 ribu Eksemplar dalam 24 Jam
Fun
Buku Memoar Obama Terjual 890 ribu Eksemplar dalam 24 Jam

Berpotensi menjadi memoar presiden terlaris dalam sejarah modern.

Demi Lovato Merasa Bebas dengan Rambut Pendek
ShowBiz
Demi Lovato Merasa Bebas dengan Rambut Pendek

Demi Lovato punya gaya rambut baru.

Menuju ‘New Normal’, Spanyol Terapkan Tahapan Transisi
Travel
Menuju ‘New Normal’, Spanyol Terapkan Tahapan Transisi

Spanyol melakukan tahapan-tahapan untuk penerapan New Normal