Kampung Jokowi Bertahan di Level 4 COVID-19, Ini Penjelasan Pemkot Solo Kawasan Central Bisnis Distrik (CBD) Coyudan Jalan Dr Radjiman tampak sepi akibat adanya aturan PPKM level 4, Jumat (12/7). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Pemerintah pusat memutuskan perpanjangan PPKM Level 4 berlaku 21-25 Juli.

Dalam perpanjangan tersebut, Kota Solo yang merupakan tanah kelahiran Presiden Jokowi masih belum bergeser dari zona Level 4 COVID-19. Padahal, daerah Soloraya lainnya seperti Sragen masuk Level 3 COVID-19.

Wakil Wali Kota Teguh Prakosa tidak menampik bahwa Solo belum terlepas dari Level 4 COVID-19. Padahal, angka kasus harian COVID-19 di Solo sudah turun.

Baca Juga:

PPKM Darurat, Satpol PP Solo Catat 2.910 Pelanggaran

"Sekarang Solo masih dalam kondisi Level 4 COVID-19. Kami tidak berikan melonggarkan aturan jam malam," kata Teguh, Jumat (23/7)

Dikatakannya, angka kasus harian virus corona di Solo memang sudah terlihat turun dalam beberapa hari terakhir. Namun, untuk ruang isolasi rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit (RS) yang masih penuh.

"Fakta itu yang membuat Solo bertahan masuk zona Level 4," papar dia.

 Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa. (MP/Ismail)
Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa. (MP/Ismail)

BOR RS di Solo, kata dia, saat ini masih berada di angka 95 persen dan beberapa rumah sakit sudah penuh.

Dengan kondisi itu, ia mengakui ada pasien yang meninggal dunia sebelum ditangani karena kondisi RS yang penuh.

"Kenyataan seperti itu. Banyak pasien luar kota yang dirujuk ke Solo antre di IGD, belum tertangani sudah meninggal dunia," ucap dia.

Baca Juga:

PPKM Darurat Diperpanjang, Mantan Wali Kota Solo Minta Gizi Warga Terjamin

Teguh menambahkan, angka kematian di Solo juga masih tinggi, yakni mencapai angka 20 sehari. Sebelumnya belum pernah mencapai angka sebanyak itu.

"Tiga hari kemarin yang meninggal sampai ada 19. Pernah juga sampai ada 21 orang. Padahal, sebelumnya rata-rata yang meninggal di bawah 10 orang. Kami akan segera lakukan evaluasi," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Hari Terakhir PPKM Darurat, Warga Solo Tetap Adakan Salat Idul Adha di Masjid

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bulan Ini Kuburan Rorotan Bisa Digunakan bagi Jenazah COVID-19
Indonesia
Bulan Ini Kuburan Rorotan Bisa Digunakan bagi Jenazah COVID-19

Lahan pemakaman di Rorotan sudah bisa dimanfaatkan untuk liang lahat jenazah pasien COVID-19 pada Januari ini

Kata Firli Soal Pertemuan dengan 700 Pegawai yang Minta Pelantikan Ditunda
Indonesia
Kata Firli Soal Pertemuan dengan 700 Pegawai yang Minta Pelantikan Ditunda

Ketua KPK Firli Bahuri telah resmi melantik 1.271 pegawai lembaga antirasuah menjadi aparatur sipil negara (ASN) pada Selasa (1/6).

PTM Diberlakukan, Satgas COVID-19 Khawatirkan Siswa Terpapar di Angkot
Indonesia
PTM Diberlakukan, Satgas COVID-19 Khawatirkan Siswa Terpapar di Angkot

Para guru bersama Kepala Sekolah harus memahami alur pada saat siswa datang, hingga pada saat pulang.

Kisah Petugas Jogo Tonggo, Keluarkan Uang Pribadi untuk Makan Warga Isolasi
Indonesia
Kisah Petugas Jogo Tonggo, Keluarkan Uang Pribadi untuk Makan Warga Isolasi

"Saya juga ikut melakukan isolasi wilayah setelah dilakukan tracking dan tes swab hasilnya negatif," ujar Panut saat dijumpai MerahPutih.com, Minggu (23/5).

Wagub Riza Negatif COVID-19, Gerindra: Senin Mulai Kerja
Indonesia
Wagub Riza Negatif COVID-19, Gerindra: Senin Mulai Kerja

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dinyatakan sudah sembuh dari COVID-19.

Temui Kardinal Suharyo Jelang Natal, Kepala BNPT Bahas Radikalisme
Indonesia
Temui Kardinal Suharyo Jelang Natal, Kepala BNPT Bahas Radikalisme

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar menemui Kardinal Ignatius Suharyo.

Presiden Kunjungi Sulawesi Selatan Tinjau Vaksinasi dan Resmikan Bendungan
Indonesia
Presiden Kunjungi Sulawesi Selatan Tinjau Vaksinasi dan Resmikan Bendungan

Pemerintah menargetkan peningkatan laju vaksinasi COVID-19 hingga cakupan 2,5 juta penyuntikan per hari pada September 2021.

Eks Pimpinan PBNU Nilai Ada 'Abu Janda' Lain yang Berpura-pura Membela NU
Indonesia
Eks Pimpinan PBNU Nilai Ada 'Abu Janda' Lain yang Berpura-pura Membela NU

Kiai As'ad juga menanggapi ulah Abu Janda yang kerap mengenakan atribut NU

[Hoaks atau Fakta]: Esemka Produksi Mobil Sport
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Esemka Produksi Mobil Sport

Berdasarkan hasil penelusuran gambar, foto yang identik dengan foto yang diunggah oleh sumber klaim itu salah satunya diunggah di situs superstreetonline.com pada 16 Januari 2020.

Kasus COVID-19 di Bandung Meroket, Yana Mulyana: Faskes Hingga Nakes-nya Sebentar Lagi Kolaps
Indonesia
Kasus COVID-19 di Bandung Meroket, Yana Mulyana: Faskes Hingga Nakes-nya Sebentar Lagi Kolaps

Terus meroketnya kasus COVID-19 itu tak lepas dari pascalebaran dan libur panjang beberapa waktu lalu