Kampanye Wisata untuk Provinsi Gangwon Korea Selatan Salah satu destinasi di Gangwon (Foto: Ulsanbawi Rock)

NEGERI ginseng selalu punya berbagai macam cara untuk mempersiapkan pariwisatanya. Tujuannya tentu saja agar wisatawan mau menghabiskan waktunya di negara mereka. Upaya tersebut tidak hanya dilakukan satu dua destinasi andalan Korea Selatan tetapi berbagai tempat.

Salah satunya Provinsi Gangwon. Salah satu provinsi di Korea Selatan tersebut siap menyambut wisatawan mancanegara dan berkomitmen untuk memastikan keamanan para wisatawan melalui Kampanye Clean Gangwon. Sejak diluncurkan pada Maret 2020, pemerintah setempat memastikan destinasi wisata, seperti hotel, restoran, dan tempat wisata lainnya di provinsi tersebut, bersih dan aman untuk dikunjungi.

Baca juga:

Selama Pandemi, Ini Kota Termahal di Dunia untuk Ditinggali

Kampanye ini juga mengajak lebih dari 2.000 tempat wisata di Provinsi Gangwon menerapkan standar keamanan dan kebersihan yang tinggi. Selain itu, Provinsi Gangwon juga memperkenalkan sistem pencatatan wisatawan digital pertama di Korea Selatan melalui inisiatif Clean Gangwon Passport.

Salah satu destinasi di Gangwon (Zip Line)
Salah satu destinasi di Gangwon (Zip Line)

“Saat pandemi COVID-19 terjadi, hal pertama yang dilakukan oleh Provinsi Gangwon adalah menekan penyebaran virus di wilayah. Kami tidak menutup destinasi wisata, namun segera menerapkan sistem desinfeksi yang ketat agar Provinsi Gangwon tetap aman untuk dikunjungi,” ujar Bapak Il Sub Jeong, General Director of Culture Tourism and Sport Bureau Provinsi Gangwon.

Kampanye Clean Gangwon dilakukan agar para pengunjung dapat tetap mendapatkan pengalaman wisata terbaik, di mana wisatawan dapat mengunjungi berbagai destinasi wisata dengan aman dan menikmati keindahan Gangwon sepanjang tahun.

Baca juga:

Wisata Hutan Bambu Di Indonesia Tidak Kalah Dari Jepang

Provinsi Gangwon juga menyediakan layanan dan fasilitas untuk wisatawan mancanegara, menjadikan Provinsi Gangwon sebagai destinasi yang ramah untuk wisatawan Muslim dengan berbagai pilihan restoran halal dan akses ke tempat ibadah di berbagai destinasi wisata.

Ada serangkaian video series untuk memperkenalkan Gangwon (Foto: Makguksu Experience)
Ada serangkaian video series untuk memperkenalkan Gangwon (Foto: Makguksu Experience)

Guna memperlihatkan keindahan serta berbagai destinasi dan kegiatan yang dapat dilakukan selama mengunjungi Provinsi Gangwon, pemerintah lokal juga menyediakan serangkaian video series yang membahas dan memamerkan berbagai spot menarik mulai dari kuliner, atraksi, pemandangan alam, wellness, lifestyle, dan banyak lainnya.

“Kami akan segera meluncurkan Organisasi Pariwisata Gangwon yang siap menawarkan lebih banyak lagi kegiatan wisata. Kami harap semakin banyak yang mengenal pariwisata Gangwon yang tidak sabar menyambut para wisatawan pasca-pandemi. Provinsi Gangwon berharap dapat segera bertemu dengan para wisatawan dan merealisasikan rencana liburan mereka di sini,” tutup Bapak Jeong. (Avia)

Baca juga:

Penemuan Dua Sosok Manusia, Ungkap Aliran Kedua Piroklastik Pemusnah Peradaban Pompeii

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pasar Ikan Balekambang, Surganya Pecinta Ikan Laut di Solo
Travel
Pasar Ikan Balekambang, Surganya Pecinta Ikan Laut di Solo

Ratusan ikan laut yang didatangkan dari wilayah Pantura berserakan di lapak pedagang.

Bakso, Memang Tidak Ada Matinya di Negeri Aing
Kuliner
Bakso, Memang Tidak Ada Matinya di Negeri Aing

Tak ada orang akan menolak makan bakso.

Tugu Corona Jadi Daya Tarik Wisata Pekanbaru
Travel
Tugu Corona Jadi Daya Tarik Wisata Pekanbaru

Desain Tugu Corona ini begitu menarik.

Wisata Hutan Bambu Di Indonesia Tidak Kalah Dari Jepang
Travel
Wisata Hutan Bambu Di Indonesia Tidak Kalah Dari Jepang

Indonesia memiliki beberapa tempat wisata Hutan Bambu seperti di Jepang.

Berbagai Tradisi Takbiran di Indonesia
Tradisi
Berbagai Tradisi Takbiran di Indonesia

Indonesia memiliki banyak tradisi unik saat malam takbiran.

Nyadran, Tradisi yang Masih Hidup Hingga Kini
Tradisi
Nyadran, Tradisi yang Masih Hidup Hingga Kini

Kegiatan nyadran biasanya dilakukan 2 minggu hingga 1 hari sebelum bulan Ramadan.

Lokasi Wisata Yogyakarta Ditutup Sementara Hingga 2 Juli
Travel
Lokasi Wisata Yogyakarta Ditutup Sementara Hingga 2 Juli

Lokasi wisata yang ditutup antara lain ...

Kerokan, Solusi Mujarab 'Masuk Angin' Orang Indonesia Sehabis Pelesiran
Tradisi
Kerokan, Solusi Mujarab 'Masuk Angin' Orang Indonesia Sehabis Pelesiran

Paling nikmati jika dipadukan dengan teh manis hangat.

Wisata Alam Tidak Perlu Jauh-jauh, Ke Mulyaharja di Bogor Aja
Travel
Wisata Alam Tidak Perlu Jauh-jauh, Ke Mulyaharja di Bogor Aja

Sebelumnya, Mulyaharja sempat menjadi salah satu kelurahan termiskin

Manisnya Rambut Nenek Negeri Aing
Kuliner
Manisnya Rambut Nenek Negeri Aing

Rambut nenek memutih tapi masih manis rasanya.