Kampanye Blusukan Online Virtual Box Ditiru Paslon Lain, Gibran: Ide Kreatif Anak Muda Solo Cawali nomor 01, Gibran Rakabuming Raka blusukan online di Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah, Jumat (2/10). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Pasangan cawali dan cawawali nomor 01, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa selama sepekan kampanye blusukan online virtual box dengan aplikasi zoom. Blusukan online tersebut dilakukan untuk menghindari adanya kerumunan massa di tengah situasi pandemi COVID-19.

Gaya baru blusukan online tersebut mendapatkan apresiasi sejumlah pihak mulai dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Bahkan, sejumlah calon kepala daerah lainnya mulai meniru cara Gibran kampanye blusukan online di antaranya adalah cawali dan cawawali petahana Kota Semarang, Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti.

Menanggapi adanya paslon yang meniru inovasi blusukan online, cawali Gibran mengaku senang dan akan terus melakukan blusukan online untuk mematuhi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 13 Tahun 2020.

Baca Juga

Kutip Trisila dan Ekasila Bung Karno, Teno Ingin Bumikan Gotong Royong Bukan Ubah Pancasila

"Saya langsung memberitahu beliau (Hendrar). Tidak masalah jika mau mencontek kampanye blusulan online di tahapan kampanye," ujar Gibran, Sabtu (3/10).

Gibran mengatakan semakin banyak yang meniru semakin bagus. Artinya, semua calon kepala daerah punya kepedulian untuk menekan angka COVID-19 dan menjaga protokol kesehatan di Pilkada serentak.

"Saya persilahkan jika banyak calon kepala daerah yang mengikuti caranya. Saya juga mempersilahkan jika ada cakada dimodifikasi dan diupgrade blusukan online virtual bok ini," papar dia.

Cawali nomor 01, Gibran Rakabuming Raka blusukan online di Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah, Jumat (2/10). (MP/Ismail)
Cawali nomor 01, Gibran Rakabuming Raka blusukan online di Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah, Jumat (2/10). (MP/Ismail)

Suami Selvi Ananda ini menegaskan kampanye virtual ini membuktikan bahwa ide kreatif anak muda kota Solo ini bisa menjawab tantangan zaman. Terlebih di tengah situasi pandemi ini calon pemimpin daerah perlu mendengarkan permasalahan masyarakat tanpa harus bertatap muka.

"Jika tidak ada pandemi COVID-19, kampanye tatap muka dan mengumpulkan banyak massa masih diperbolehkan. Sekarang sedang ada pandemi jadi harus kreatif dengan blusukan online," papar dia.

Baca Juga

KPU Ingatkan Kampanye Jangan Sampai Jadi Media Penyebaran COVID-19

Ia menambahkan pihaknya akan menambah lima alat virtual box untuk keperluan kampanye blusukan online di kampung. Untuk saat ini kendala di lapangan hanyalah sinyal yang terkadang tidak stabil di daerah tertentu. (Ismail/Jawa Tengah)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Erick Diminta Tidak Goyah Karena Tekanan Permintaan Jabatan
Indonesia
Erick Diminta Tidak Goyah Karena Tekanan Permintaan Jabatan

Kepemimpinan Erick Tohir bisa diteruskan hingga selesai. Hasil kerjanya telah menunjukkan tren yang cukup positif.

Update COVID-19 DKI Rabu (5/8): 23.266 Positif, 14.760 Orang Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 DKI Rabu (5/8): 23.266 Positif, 14.760 Orang Sembuh

WHO telah menetapkan standar jumlah tes PCR adalah 1.000 orang per 1 juta penduduk per minggu

KPK: Hasil Survei LSI Jadi Bahan Evaluasi Pemberantasan Korupsi
Indonesia
KPK: Hasil Survei LSI Jadi Bahan Evaluasi Pemberantasan Korupsi

Komitmen pemberantasan korupsi mesti diwujudkan dalam bentuk kebijakan politik yang mendorong antikorupsi

Deklarasi Negara Rakyat Nusantara, Pria Ini Ingin Bubarkan NKRI
Indonesia
Deklarasi Negara Rakyat Nusantara, Pria Ini Ingin Bubarkan NKRI

Yudi Syamhudi Suyuti menyampaikan sikap Negara Rakyat Nusantara dan juga menginginkan agar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dibubarkan.

Ratusan Petugas Kebersihan DKI Dikerahkan di Malam Takbiran
Indonesia
Ratusan Petugas Kebersihan DKI Dikerahkan di Malam Takbiran

"Kami siagakan 221 petugas," kata Slamet

Demo Depan DPR, Mahasiswa Tolak Omnibus Law Cipta Kerja
Indonesia
Demo Depan DPR, Mahasiswa Tolak Omnibus Law Cipta Kerja

Puluhan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPR RI menolak Omnibus Law Cipta Kerja yang saat ini masih dibahas.

Tolak Permenhub Nomor 118, Driver Ojol Solo Gelar Doa Bersama
Indonesia
Tolak Permenhub Nomor 118, Driver Ojol Solo Gelar Doa Bersama

"Banyaknya biaya yang harus kami bayar. Biaya yang diminta cenderung sepihak dan kurang transparan. Bahkan biaya masing-masing koperasi berbeda," ujar Permana

Wabup Akui Warganya Tinggalkan Natuna Pakai Kapal
Indonesia
Wabup Akui Warganya Tinggalkan Natuna Pakai Kapal

Warga meninggalkan Ranai juga disebabkan musim panen cengkih di sejumlah pulau

Begini Respon 'Musuh' AS Soal Pertarungan Biden dan Trump
Dunia
Begini Respon 'Musuh' AS Soal Pertarungan Biden dan Trump

Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengatakan, siapa pun yang memenangkan masa jabatan empat tahun ke depan, pihaknya siap memulai babak baru dengan Amerika.

Digitalisasi Sektor Keuangan Semakin Cepat Saat Pandemi COVID-19
Indonesia
Digitalisasi Sektor Keuangan Semakin Cepat Saat Pandemi COVID-19

Tidak hanya transaksi di e-commerce, transaksi digital banking juga meningkat terutama untuk transaksi mobile banking yang pada Agustus 2020 mencapai 12 juta transaksi.