KAMI Bantah Tunggangi Aksi Rusuh Tolak UU Cipta Kerja Demo menolak UU Cipta Kerja di Jakarta, Kamis (9/10), (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

MerahPutih.com - Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) membantah adanya tudingan mengikuti aksi unjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker), Kamis (8/10).

KAMI secara kelembagaan tidak ikut dalam aksi, tetapi memberi kebebebasan kepada pendukung KAMI sebagai rakyat warga negara untuk mengemukakan pendapat dan aspirasinya.

"Tentu dengan pesan agar tidak terjebak ke dalam provokasi melakukan anarkisme,” kata Ketua Komite Eksekutif KAMI Ahmad Yani kepada wartawan dalam pernyataan sikap KAMI, di Jakarta, Senin (12/10).

Baca Juga:

Wadirintel Polda Jatim Minta Gatot Nurmantyo Turun dari Atas Panggung Saat Acara KAMI

Menurut Ahmad, pelaku anarkistis seperti membakar kendaraan, pos polisi, halte-halte bus bukan berasal dari KAMI, termasuk massa pengunjuk rasa kaum buruh, mahasiswa, dan pelajar.

“Sudah ada bukti di media sosial bahwa mereka patut diduga dari preman-preman bayaran,” tegas Ahmad.

Ahmad menuturkan, KAMI sudah menduga dan mengantisipasi akan adanya gerakan untuk mendiskreditkan atau membunuh karakter KAMI dengan cara-cara licik dan jahat.

Gerakan itu dalam bentuk memasang spanduk atau menyebarkan flyer yang menyudutkan KAMI.

“Atau menyusupkan perusuh dan pelaku pembakaran dan perusakan yang kemudian mengaku dari KAMI. Sebagai gerakan moral, KAMI hanya menyuarakan yang diyakini sebagai kebenaran yaitu meluruskan kiblat bangsa dan negara dari penyimpangan dan penyelewengan,” ujar Ahmad.

Demo menolak UU Cipta Kerja di Jakarta, Kamis (9/10), (Foto: MP/Rizki Fitrianto)
Demo menolak UU Cipta Kerja di Jakarta, Kamis (9/10), (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Seluruh komitmen itu, menurut Ahmad, tertulis dan ditandatangani oleh ketiga presidium atau salah satu presidium atau oleh Komite Eksekutif KAMI.

Salah satu dari suara moral itu adalah menolak Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja disahkan menjadi undang-undang (UU).

“KAMI mendukung gerakan kaum buruh, mahasiswa dan pelajar, serta elemen-elemen lain yang menuntut pembatalan UU tersebut. KAMI akan senantiasa mendukung gerakan yang sejalan dengan pikiran KAMI, dengan tidak perlu menunggangi atau ditunggangi,” ujar Ahmad.

Baca Juga:

Moeldoko Diminta Tak Ancam Rakyat, KAMI: Sikap Represif dan Otoriter Ketinggalan Zaman

Ahmad menyebut kalimat bahwa KAMI menunggangi aksi demo buruh, mahasiswa dan pelajar merupakan taktik agar massa buruh, mahasiswa dan pelajar tidak turun beraksi.

Gerakan penolakan terhadap UU Cipta Kerja sudah dinyatakan oleh organisasi-organisasi serikat pekerja, dan banyak organisasi lain.

Ahmad mengatakan, upaya mendiskreditkan kaum kritis terhadap pemerintah dengan melakukan anarkistis adalah cara lama untuk membungkam gerakan.

“Gerakan moral KAMI tidak akan terhenti dengan cara-cara seperti itu. KAMI boleh jadi akan memutuskan ikut bergabung dalam gerakan rakyat/umat, atau bahkan memimpinnya jika kezaliman, ketakaburan, dan ketidakadilan merajalela,” ujar Ahmad. (Knu)

Baca Juga:

Bubarkan Acara KAMI, Polda Jatim: Tidak Ada Izin

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
11 Jenis Kopi Indonesia Dipamerkan di KBRI Singapura
Indonesia
11 Jenis Kopi Indonesia Dipamerkan di KBRI Singapura

Acara dihadiri sekitar 30 undangan dari berbagai kalangan pencinta kopi Singapura, termasuk barista, pemilik kafe, pedagang kopi dan kalangan diplomatik.

Tiga Tempat Isolasi OTG Tampung 397 Pasien Termasuk Warga Luar Jakarta
Indonesia
Tiga Tempat Isolasi OTG Tampung 397 Pasien Termasuk Warga Luar Jakarta

Dirinya menegaskan, tempat isolasi kendali yang ditambahkan Pemprov DKI di untuk semua masyarakat. Tidak mengikat hanya warga ber-KTP DKI saja. Tapi, warga di luar Jakarta diperbolehkan karantina di sana

Usai Temui Rizieq, PKS Tegaskan Siap Bersinergi Wujudkan Revolusi Akhlak Bangsa
Indonesia
Usai Temui Rizieq, PKS Tegaskan Siap Bersinergi Wujudkan Revolusi Akhlak Bangsa

Indonesia akan kuat jika dibarengi dengan akhlak yang juga kuat

Pemerintah Diminta Perbaiki Komunikasi Publik Penanggulangan COVID-19
Indonesia
Pemerintah Diminta Perbaiki Komunikasi Publik Penanggulangan COVID-19

"Sehingga saat ada sebuah kebijakan baru yang masih ada kaitannya dengan penanggulangan COVID-19, tidak terjadi perbedaan pendapat apalagi saling bantah antarinstansi terkait," ujarnya.

 MA Putus Lepas Eks Gubernur Aceh Abdullah Puteh
Indonesia
MA Putus Lepas Eks Gubernur Aceh Abdullah Puteh

MA menilai, perbuatan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Aceh ini bukan merupakan tindak pidana. Karena itu, melepaskan terdakwa dari segala tuntutan hukum.

Kemendagri Temukan Kejanggalan Anggaran di RAPBD DKI Jakarta 2021
Indonesia
Kemendagri Temukan Kejanggalan Anggaran di RAPBD DKI Jakarta 2021

Bahri menjelaskan, ditemukannya anggaran untuk kegiatan janggal diduga lantaran salah input dalam satu sistem.

Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri Diundur ke Akhir Tahun
Indonesia
Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri Diundur ke Akhir Tahun

Kebijakan itu untuk mengantisipasi agar masyarakat tak mudik saat Lebaran

Dua Menteri Jokowi Tersandung Korupsi, ILUNI UI: Kinerja KPK Ini Prestasi Istimewa
Indonesia
Dua Menteri Jokowi Tersandung Korupsi, ILUNI UI: Kinerja KPK Ini Prestasi Istimewa

KPK perlu menghilangkan kekhawatiran masyarakat sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat, dengan terus menjaga dan meningkatkan kualitas kinerjanya.

 Sebanyak 8229 Kepala Keluarga di Kota Yogyakarta Terima Bansos
Indonesia
Sebanyak 8229 Kepala Keluarga di Kota Yogyakarta Terima Bansos

"BST kami berikan pada warga miskin yang pernah masuk dalam data keluarga sasaran jaminan perlindungan sosial (KSJPS) Kota Yogyakarta 2018 tetapi tidak masuk dalam data KSJPS 2019," jelas Heroe

 Panitia Minta Para Tamu Harus Bawa Undangan Perayaan Imlek Nasional di ICE BSD
Indonesia
Panitia Minta Para Tamu Harus Bawa Undangan Perayaan Imlek Nasional di ICE BSD

Saran itu diutarakan, kata dia, untuk mengantisipasi membludaknya pengunjung lantaran pihak panitia mengundang petinggi negara seperti Presiden RI Jokowi, dan Wakil Presiden Maruf Amin.