Kamera ETLE Bisa Rekam Kendaraan yang Belum Bayar Pajak Kendaraan melintas di bawah kamera Closed Circuit Television (CCTV) di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Sabtu (23/1/2021). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/rwa.)

MerahPutih.com - Tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) masih menjadi andalan aparat dalam menindak pelanggar lalu lintas.

Ke depan, sistem ETLE tak hanya berlaku pada pengendara yang melanggar lalu lintas. ETLE ini juga bakal menyasar kendaraan yang tidak membayar pajak.

Baca Juga

Dishub DKI Beri Dana Hibah ke Polisi Sebesar Rp 75 Miliar untuk Penambahan ETLE

"Sebelum ada ETLE mereka beli setahun, dua tahun tidak membayar pajak, ya, biasa saja, karena di dalam STNK tertulis 5 tahun, ini yang sering lolos," kata Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo di Jakarta, Rabu (25/1)

Dengan sistem ETLE yang dapat mendeteksi kendaraan belum membayar pajak, pihaknya berharap masyarakat menjadi disiplin membayar pajak. Karena pajak, lanjut Syafrin merupakan salah satu sumber pendapatan daerah Provinsi DKI Jakarta.

"Tapi dengan ETLE, begitu kita gabungkan keseluruhannya, kita inline dengan Dinas Pendapatan Daerah, mereka (yang) belum bayar pajak bisa kita tilang," paparnya.

Baca Juga

ETLE Resmi Berlaku di Kota Tangerang Mulai Pekan Depan

Pendapatan pajak kendaraan, kata Syafrin dibutuhkan untuk mendanai pengadaan ETLE sebesar Rp 75 miliar yang bersumber dari APBD 2023.

Syafrin menjelaskan saat ini ETLE eksisting yang ada di Ibu Kota sudah mencapai 57 titik, dengan adanya pemberian hibah itu, ditargetkan ada 127 titik ETLE yang diterapkan di titik-titik ibu kota.

"Untuk yang 57 (titik ETLE eksisting) 45 (titik) itu adalah hibah (Dishub) 2019, Rp 38 miliar dan 12 (titik)-nya itu adalah internal Polda Metro," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga

Harapan Baru Budaya Berlalu Lintas dengan ETLE

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tren Elektabilitas Erick Thohir Terus Naik, Dijagokan Jadi Cawapres Ganjar
Indonesia
Tren Elektabilitas Erick Thohir Terus Naik, Dijagokan Jadi Cawapres Ganjar

Basis pemilih Erick Thohir kebanyakan pemilih kota, anak muda, NU (Nahdlatul Ulama), dan nonmuslim

Maknai Hari Kartini, Jokowi Yakin Indonesia Terus Lahirkan Perempuan Tangguh
Indonesia
Maknai Hari Kartini, Jokowi Yakin Indonesia Terus Lahirkan Perempuan Tangguh

Presiden Joko Widodo memberikan apresiasi kepada seluruh perempuan pada peringatan Hari Kartini 2022.

KSPI Nilai Aturan Pembayaran Manfaat JHT Rugikan Pekerja
Indonesia
KSPI Nilai Aturan Pembayaran Manfaat JHT Rugikan Pekerja

JHT merupakan jaminan jangka panjang untuk hari tua

Tanggapan JK Terkait Sistem Pemilu Menjadi Proporsional Tertutup
Indonesia
Tanggapan JK Terkait Sistem Pemilu Menjadi Proporsional Tertutup

Upaya perubahan sistem pemilu proporsional terbuka menjadi tertutup menjadi polemik.

Dilirik Jadi Capres, Ganjar Belum Komunikasi dengan NasDem
Indonesia
Dilirik Jadi Capres, Ganjar Belum Komunikasi dengan NasDem

Ganjar yang saat ini menjabat Gubernur Jawa Tengah mengaku tak melakukan komunikasi dengan Partai NasDem.

Pemerintah Klaim Inflasi Masih Landai
Indonesia
Pemerintah Klaim Inflasi Masih Landai

Meskipun pandemi COVID-19 telah melandai di banyak negara, namun sisa dampak ekonomi yang disebabkan oleh pandemi masih terasa.

KPK Paparkan Praktik Pendidikan Antikorupsi di Forum G20
Indonesia
KPK Paparkan Praktik Pendidikan Antikorupsi di Forum G20

KPK memperkenalkan berbagai praktik antikorupsi, baik partisipasi publik maupun pendidikan antikorupsi di Indonesia.

PN Jakpus Tolak Gugatan Fadel Muhammad Terhadap SK DPD RI
Indonesia
PN Jakpus Tolak Gugatan Fadel Muhammad Terhadap SK DPD RI

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) menolak gugatan yang dilayangkan anggota DPD RI, Fadel Muhammad terhadap Ketua DPD RI, LaNyalla Mattalitti sebagai tergugat I dan Wakil Ketua DPD RI, Mahyudin sebagai tergugat II.

PKS Sebut Penggunaan PeduliLindungi untuk Beli Migor akan Timbulkan Masalah Baru
Indonesia
PKS Sebut Penggunaan PeduliLindungi untuk Beli Migor akan Timbulkan Masalah Baru

Ia meminta pemerintah fokus menyelesaikan akar masalah. Bukan malah menimbulkan kebijakan yang berpotensi menimbulkan masalah baru.

Alasan Polisi belum Tetapkan Penembak Brigadir J sebagai Tersangka
Indonesia
Alasan Polisi belum Tetapkan Penembak Brigadir J sebagai Tersangka

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi Susianto memastikan Bharada E yang menembak mati rekan seprofesinya masih berstatus saksi.