Kamera e-TLE Dipasang di Jalur Transjakarta, Intai Pengendara Bandel Kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) terpasang di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

MerahPutih.com - Polisi berencana menambah jumlah kamera electronic traffic law enforcement (e-TLE). Nantinya, kamera tersebut akan dipasang di jalur Transjakarta.

"Sehingga kendaraan yang menerobos jalur busway itu juga bisa ditilang dengan kamera e-TLE," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat (22/1).

Baca Juga

Ditlantas Polda Metro Minta Pengadaan 50 Kamera Tilang ke Pemprov DKI

Hingga saat ini, pengembangan sistem e-TLE sudah berjalan dua tahap. Pada tahap pertama terpasang 13 kamera, tahap kedua 40 kamera, total 53 kamera e-TLE terpasang di jalan Ibu Kota.

"Diharapkan pada 2021 ini ada 100 kamera di Jakarta," ungkapnya.

Sambodo menyampaikan, Ditlantas Polda Metro juga akan berkoordinasi dengan pengelola jalan tol supaya memasang kamera e-TLE. Khususnya speeding camera.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Sambodo Purnomo Yogo saat meninjau situasi lalu lintas di salah satu kawasan Jakarta, beberapa hari lalu. (ANTARA/HO-Ditlantas Polda Metro Jaya)
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Sambodo Purnomo Yogo saat meninjau situasi lalu lintas di salah satu kawasan Jakarta, beberapa hari lalu. (ANTARA/HO-Ditlantas Polda Metro Jaya)

Artinya kamera yang dapat memantau atas kecepatan atau kendaran-kendaraan yang melebihi batas kecepatan nanti bisa tertangkap kamera.

"Jadi bisa dilakukan penindakan tilang, di mana tilang itu dikirim ke rumah masing-masing," jelas Sambodo.

Untuk itu, Polda Metro Polda Metro Jaya telah mengajukan pengadaan 50 kamera tilang elektronik kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk tahun ini.

Langkah tersebut dilakukan dalam upaya meningkatkan kedisiplinan pengguna kendaraan bermotor di wilayah ibu kota, sekaligus menekan potensi penyimpangan yang berkaitan dengan tilang.

"Proposal sudah diajukan ke Pemda DKI," sambungnya. (Knu)

Baca Juga

Rencana Komjen Listyo Hapus Tilang Ibarat Mengayuh Kapal di Daratan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PSBB Resmi Diterapkan, Anies Pastikan Ojol Dilarang Angkut Penumpang
Indonesia
PSBB Resmi Diterapkan, Anies Pastikan Ojol Dilarang Angkut Penumpang

Pergub PSBB berisikan sebanyak 28 pasal. Mulai Jumat (10/4) kendaraan hanya boleh angkut penumpang 50 persen jumlah kapasitas

Pasien Positif Corona Melonjak Bukti Pemerintah Kecolongan
Indonesia
Pasien Positif Corona Melonjak Bukti Pemerintah Kecolongan

Jansen juga mengkritisi terlambatnya pemerintah dalam mendiagnosa suspect corona hingga akhirnya terlanjur menyebarkannya ke orang lain.

Polda Metro Andalkan Kampung Tangguh untuk Tekan Penyebaran Corona
Indonesia
Polda Metro Andalkan Kampung Tangguh untuk Tekan Penyebaran Corona

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mendatangi Kampung Tangguh di Mangga Dua Selatan, Gunung Sahari, Jakarta Pusat.

Dianggap tak Punya Solusi Atasi Banjir, Isnawa Adji Ditolak Jadi Cawalkot Jaksel
Indonesia
Dianggap tak Punya Solusi Atasi Banjir, Isnawa Adji Ditolak Jadi Cawalkot Jaksel

"Ini kan pemimpin wilayah, ini kan tidak layak. Dari sini kami melihat ini belum layak," kata Prasetyo

Uang Insentif Penggali Kubur dan Sopir Ambulans Segera Cair
Indonesia
Uang Insentif Penggali Kubur dan Sopir Ambulans Segera Cair

Dana itu, tidak hanya untuk pembayaran insentif bagi petugas yang membantu menangani COVID-19 saja

[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Bagikan "Nasi Kodok"
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Bagikan "Nasi Kodok"

Akun Facebook Diet Waee (Egoo) mengunggah gambar bungkus nasi yang berfotokan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan tulisan “Nasi Kodok”.

Jokowi Ingatkan Pilkada Tidak Jadi Klaster Baru COVID-19
Indonesia
Jokowi Ingatkan Pilkada Tidak Jadi Klaster Baru COVID-19

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengingatkan agar partai politik segera menyerahkan daftar kepengurusan mereka sebagai salah satu syarat untuk ikut Pilkada.

Abdul Malik Fadjar di Mata Din Syamsuddin
Indonesia
Abdul Malik Fadjar di Mata Din Syamsuddin

Bahkan, pikiran Malik Fadjar banyak mewarnai langkah Muhammadiyah, khususnya dalam bidang Pendidikan.

Bela Negara Bukan Sekedar Hadapi Ancaman Fisik
Indonesia
Bela Negara Bukan Sekedar Hadapi Ancaman Fisik

Tantangan itu termasuk kian maraknya hasutan melalui media sosial

 Pemerintah Larang Mudik, BPIP: Ini Untuk Selamatkan Orang yang Kita Cintai
Indonesia
Pemerintah Larang Mudik, BPIP: Ini Untuk Selamatkan Orang yang Kita Cintai

Selain itu Benny menjelaskan bahwa dengan tidak mudik berarti masyarakat telah menjalankan kesadaran moral untuk kebaikan bersama.