Kalap Makan saat Liburan? Ini 3 Cara Ahli Gizi Mengakalinya Mengakali terlalu banyak makan (foto: pixabay/rawpixel)

LIBURAN mungkin merupakan waktu yang paling menyenangkan, tetapi dengan camilan yang menggiurkan di setiap jalan bisa menjadi waktu yang paling menantang sepanjang tahun untuk tetap berada di jalur yang benar (dalam hal menjaga berat badan). Tidak mengherankan bahwa rata-rata orang memperoleh tambahan berat badan selama liburan. Sementara jumlah pada timbangan hanya sedikit berubah, kebanyakan orang jarang kehilangan berat badan.

Melansir Health, berikut adalah bagaimana tiga cara ahli gizi mengatur, mengakali, dan menghindari kenaikan berat badan selama liburan.

1. Camilan cerdas sebelum makan

Kalap Makan saat Liburan? Ini 3 Cara Ahli Gizi Mengakalinya
Pilih cemilan cerdas sebelum makan (Foto: pixabay/ritaE)

Ini mungkin tampak berlawanan dengan intuisi, tetapi makan makanan ringan yang tepat sebelum pergi ke pesta liburan kamu, dapat membantu kamu tetap pada kursus dari pada menyerah pada setiap suguhan yang menyenangkan di meja prasmanan.

Makanan ringan atau cemilan yang paling memuaskan adalah protein, serat, atau keduanya untuk membantu menjaga kadar gula darah. Beberapa pilihan bagus termasuk telur rebus dengan sepotong buah, segenggam kacang, atau apel atau pir dengan mentega kacang.

2. Atur aktivitas yang menyenangkan dan bebas makanan

Kalap Makan saat Liburan? Ini 3 Cara Ahli Gizi Mengakalinya
Atur aktivitas menyenangkan selain makan (Foto: magazine.northeast.aaa.com)

Ketika liburan kita cenderung mencari makanan dan minuman khas suatu daerah atau kulineran, tidak heran sulit untuk menolaknya.

Alih-alih merencanakan itu, cobalah sesuatu yang berbeda dengan merencanakan kegiatan yang meliputi kenaikan berat badan kamu.

Mulai jogging, permainan sepak bola, atau jenis kegiatan lain yang membuat kamu bergerak dan menjauh dari makanan.

3. Tolak tolak makanan dengan sopan

Kalap Makan saat Liburan? Ini 3 Cara Ahli Gizi Mengakalinya
Menolak makanan dengan sopan (Foto: Sketch App Sources.com)

Anggota keluarga atau teman yang selalu mendorong kamu untuk mencicipi sesuap makanan, dengan iming-iming kamu harus mencobanya.

Alih-alih menerima tawaran itu, nyatakan dengan ramah bahwa kamu telah menetapkan batas selama liburan sehingga pilihan makanan yang kamu buat adalah milik kamu. Kamu bisa menolak makanan yang di tawarkan dengan mengatakan "Terima kasih, tapi tidak, terima kasih." (gsh)



Ananda Dimas Prasetya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH