Kalahkan Samsung, Apple Jadi Produsen Ponsel Pintar Terlaris iPhone kalahkan penjualan Samsung (Foto: pixabay/quincemedia)

DI era yang serba canggih ini, perkembangan teknologi pun kian pesat. Terlebih di negara-negara maju dan berkembang.

Seluruh perusahaan yang bergerak dibidang teknologi berlomba memberikan inovasi, demi menarik perhatian para pelanggan.

Sejumlah produsen ponsel pintar terus berinovasi demi menarik perhatian masyarakat (Foto: pixabay/quincemedia)

Baca juga:

Akibat Virus Corona, Produksi iPhone Terhambat?

Dua produsen ponsel pintar ternama di dunia, Apple dan Samsung sepertinya saling mengungguli. Kedua brand tersebut merupakan merk yang banyak dicari oleh masyarakat.

Tentunya kualitasnya menjadi jaminan. Diikuti fitur-fitur baru yang mumpuni untuk gaya hidup masa kini.

Berbicara soal Apple, belakangan ini terbesit kabar jika perusahaan berlogo buah apel menjadi ponsel pintar terlaris.

Apple lewati samsung dan menjadi produsen ponsel pintar terlaris di Kuartal 4 tahun 2019 (Foto: pixabay/plushdesignstudio)

Dilansir dari laman The Verge dari riset Stratgi Analytich, kuartal keempat yang cukup baik, Apple sukses melewati Samsung menjadi produsen ponsel pintar terlaris di Q4 2019.

Baca Juga:

Sederet Produsen Ponsel asal Tiongkok Gotong-Royong Lawan Virus Corona

Itu tak terlepas dari penjualan iPhone 11 yang mengangkat Apple ke kuartal terbaiknya. Apple meraih 18,9 persen dari pasar, lebih tinggi dari Samsung setengah persen.

Secara keseluruhan, Apple mencatatkan 7% lebih banyak ponsel pintar di kuartal keempat tahun ini daripada di Q4 2018.

Sementara Samsung, sebaliknya, keuntungan Q4 turun, dengan penjualan ponsel pintar secara keseluruhan, turun sedikit dari tahun ke tahun.

Tapi perusahaan Korea itu mengatakan, jika pendapatan seluler sebenarnya meningkat 7% dibanding tahun lalu. Kendati tak cukup untuk mengimbangi penurunan penjualan chip.

Sementara Huawei benar-benar menggusur Apple sebagai vendor ponsel pintar nomor dua di dunia pada tahun 2019. Samsung memegang posisi nomor satu tahun lalu. Namun posisi Huawei dalam bahaya.

"Meski mencapai pertumbuhan dua digit untuk tahun ini, Huawei mulai merasakan dampak dari tindakan perdagangan pemerintah AS," jelas peneliti IHS Jusy Hong.

Secara keseluruhan, penjualan ponsel pintar sedikit turun di tahun 2019, penurunannya 2,2 persen dibanding tahun 2018, Meski ada peningkatan di kuartal ketiga. (ryn)

Baca Juga:

Google Akan Berlakukan Tarif untuk Akses Data Pengguna?

Kredit : raden_yusuf


Raden Yusuf Nayamenggala