Kalah dari Prabowo di Banten, Ini Strategi Jokowi Dongkrak Suara Presiden Jokowi bersalaman dengan Ketua MUI Ma'ruf Amin (tengah) dalam seruan persatuan di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (16/5). (Biro Pers Setpres)

MerahPutih.com - Capres Petahana Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui survei terbaru masih kalah dengan pasangan Capres-Cawapres Nomor 2 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di wilayah Banten.

Lalu bagaimana strategi duet Jokowi-Ma'ruf Amin untuk mendongkrak suara pasangan nomor urut 01 ini di Provinsi termuda di Pulau Jawa itu?

Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Foto: Twitter/@sandiuno

Jokowi mengungkapkan telah mendapatkan dukungan keluarga besar Tubagus Chasan Sochi, keluarga yang menjadi tokoh dan panutan tanah jawara di Pilpres 2019.

Dukungan itu disampaikan para keturunan Tubagus Chasan Sochi, mulai dari Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany dan keluarga lainnya.

"Saya perlu sampaikan, blak-blakan saja, tiga minggu lalu survei di Banten kita kalah sembilan persen. Insya Allah silaturahmi sore ini tadi saya sudah bisik-bisik ke Bu Tatu, Bu Airin, Pak Andhika saya mau cek di pertengahan Desember sudah berubah atau belum," kata Jokowi, dalam acara "Deklarasi Dukungan Keluarga Besar Tubagus Chasan Sochi", Sabtu (3/11).

jokowi ma'aruf amin
Presiden Joko Widodo (kiri) berjalan bersama Ketua MUI Ma'ruf Amin (kanan). (ANT)

Presiden pun yakin bisa menarik suara para pemilih Banten dengan memilih pendamping KH Ma'ruf Amin yang juga merupakan ulama asli putra daerah. Menurut dia, keunggulan Prabowo-Subianto di survei itu karena memang mesin politik kubunya belum mulai dikoordinasikan untuk wilayah Banten.

"Kita tahu Banten memang belum kita gerakkan. Di Desember kita cek lagi. Saya yakin cawapres saya adalah putra terbaik Banten," tandas Jokowi, yang turut didampingi Cawapresnya Ma'ruf Amin dalam kesempatan itu. (*)


Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH