Kalah dalam Sejumlah Survei Pilpres, Sandi: 30 Hari Terakhir Kami akan Kerja Keras Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno mengikuti Debat Capres Putaran Ketiga di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/wsj.

MerahPutih.Com - Pertarungan elektabilitas pasangan Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi menurut hasil survei sejumlah lembaga menunjukan kemenangan pasangan nomor urut 01.

Terbaru, lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mengungkapkan selisih elektabilitas antara pasangan Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi semakin melebar.

"Jarak perolehan suara antara pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno dalam pertarungan pemilihan Presiden 2019-2024 semakin melebar hingga melampaui 25 persen," kata Direktur SMRC Djayadi Hanan di Jakarta, Minggu (17/3).

Menanggapi defisit dukungan pemilih dari hasil survei, Sandiaga Uno mengaku tetap optimistis dan BPN akan bekerja keras mengejar defisit elektabilitas.

Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno
Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno didampingi Direktur Materi Debat dan Kampanye Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Sudirman Said. Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

"Ya di 30 hari terakhir kami akan kerja keras (untuk memenangi pilpres)," kata Sandi, panggilan akrab Sandiaga Uno saat menghadiri kampanye bertajuk Dialog dan Silaturahmi Keumatan di Lapangan Pema, Tulungagung, Jawa Timur, Senin (18/3).

Cawapres pasangan nomor urut dua ini sempat tersenyum saat ditanya soal selisih suaranya dengan pasangan petahana Jokowi-Ma'ruf Amin.

Sandi mengaku lebih percaya dengan masukan tim internal BPN bahwa pada 30 hari terakhir pasangan Prabowo-Sandi mendapat momentum baik.

Lebih lanjut, Sandi menegaskan sisa waktu yang tersedia pra coblosan akan dimanfaatkan sebaik&-baiknya untuk terus bicara ekonomi.

Data tentang hasil jajak suara yang seperti yang sudah dirilis oleh sejumlah lembaga survei akan digunakan tim pemenangan Prabowo-Sandi sebagai masukan dan pelecut semangat mereka untuk terus menggalang dukungan masyarakat.

Pasangan Prabowo-Sandi
Pasangan Prabowo-Sandi saat Deklarasi Kampanye Damai di Monas, Jakarta, Minggu (23/9) (Foto: Twitter @fadlizon)

"Survei-survei lain tentunya akan kami jadikan tambahan informasi. Tapi kami yakin dengan sentimen sangat positif di belakang Prabowo-Sandi, momentum yang semakin hari semakin terlihat , kita berharap hasil yang baik di 30 hari ke depan ," jelas Sandi sebagaimana dilansir Antara.

Berikut rangkuman sejumlah hasil survei terkait elektabilitas Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi dari lima survei terbaru:

1. SMRC
Waktu: 24-31 Januari 2019
Jumlah responden: 1.620
Margin of error: +/- 2,65% (tingkat kepercayaan 95%)

Hasil:
- Jokowi-Ma'ruf: 54,9%
- Prabowo-Sandiaga: 32,1%
- Undecided Voters: 13,0%

2. PolMark Indonesia
Waktu: Oktober 2018-Februari 2019
Jumlah responden: 440 di masing-masing 72 dapil
Margin of error: +/- 4,8% dan 880 responden di 1 dapil dengan margin of error +/- 3,4% (tingkat kepercayaan 95%)

Hasil:
- Jokowi-Ma'ruf: 40,4%
- Prabowo-Sandiaga: 25,8%
- Undecided Voters: 33,8%

3. Konsep Indonesia (Konsepindo Research and Consulting)
Waktu: 17-24 Februari 2019
Jumlah responden: 1.200
Margin of error: +/- 2,9% (tingkat kepercayaan 95%)

Hasil:
- Jokowi-Ma'ruf: 54,8%
- Prabowo-Sandiaga: 34,1%
- Undecided Voters: 11,1%

4. Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA
Waktu survei: 18-25 Februari 2019
Jumlah responden: 1.200 orang
Margin of error: +/- 2,90% (tingkat kepercayaan 95%)

Hasil:
- Jokowi-Ma'ruf: 58,7%
- Prabowo-Sandiaga: 30,9%
- Undecided Voters: 9,90%

5. Alvara Research Center
Waktu: 22 Februari-2 Maret 2019
Jumlah responden: 1.201 orang/calon pemilih
Margin of error: +/- 2,88% (tingkat kepercayaan 95%)

Hasil:
- Jokowi-Ma'ruf: 53,9%
- Prabowo-Sandiaga: 34,7%
- Undecided Voters: 11,4%

Dari sejumlah survei terbaru, tampaknya elektabilitas pasangan Jokowi-Ma'ruf kian menjauh dari kejaran Prabowo-Sandi. Namun dengan waktu yang tersisa kurang lebih satu bulan jelang pencoblosan Prabowo-Sandi bekerja keras mengejar defisit elektoral di sejumlah wilayah di Tanah Air.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: PKS Serahkan Calegnya yang Tersandung Kasus Asusila Diproses Secara Hukum



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH