Investasi Bodong
Kala Investasi Bodong Menyasar Milenial Ilustrasi Uang. (Foto: Antara).

MerahPutih.com - Bagi masyarakat yang mempunyai uang lebih, investasi merupakan cara yang baik untuk menyokong masa depan. Namun jika salah memilih tempat berinvestasi bukan untung yang didapat tapi buntung yang diterima.

Teranyar, masyarakat dihebohkan dengan kasus investasi yang diduga ilegal melalui Jouska Finansial Indonesia. Penasihat keuangan ini, diduga memerankan sebagai manajer investasi yang mengelola uang nasabah untuk diinvestasikan berbagai produk investasi.

Investasi bodong saat ini, kerap menyasar ke anak muda atau kaum milenial. Jouska, misalnya, sangat gencar melakukan publikasi yang unik dan menarik untuk memikat milenial memberikan duitnya untuk mendapatkan layanan keuangan dan investasi.

Baca Juga:

Tes Swab Ketiga, Wakil Wali Kota Solo Dinyatakan Negatif COVID-19

Catatan Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan paling tidak, pada Juli 2020, telah menghentikan 99 kegiatan usaha yang diduga melakukan kegiatan usaha tanpa izin dari otoritas yang berwenang dan berpotensi merugikan masyarakat.

Usaha ilegal ini sangatlah mengkhawatirkan dan berbahaya bagi masyarakat karena memanfaatkan ketidakpahaman masyarakat untuk menipu dengan cara iming-iming pemberian imbal hasil yang sangat tinggi dan tidak wajar.

Selain itu banyak juga kegiatan yang menduplikasi website entitas yang memiliki izin sehingga seolah-olah website tersebut resmi milik entitas yang memiliki izin.

Dari 99 entitas tersebut, usaha yang ilegal tersebut diantaranya 87 Perdagangan Berjangka/Forex Ilegal, 2 Penjualan Langsung (Direct Selling), 3 Investasi Cryptocurrency, 3 Investasi uang, 4 lainnya.

OJK
Konferensi Pers OJK dan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri

Kenapa perusahaan investasi lebih getol mencari mangsa kaum milenial sebagai investor? jawabanya, menurut Pengamat Ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Bhima Yudhistira, karena kaum milenial banyak yang ingin merdeka secara finansial sebelum usia di bawah 35 tahun. Dengan berinvestasi itu lah cara mereka memiliki dan mendapatkan uang banyak.

Namun keinginan mereka berinvestasi itu tak dibarengi dengan pengetahuan dan tidak mempelajari mengenai pasar modal, properti, dan deposito. Hingga ada anak muda yang terjebak memilih dan mendapatkan investasi bodong.

Bahkan pengetahuan terkait produk investasi yang dia punya sangat rendah, sehingga dimanfaatkan oleh start up yang menggeluti bidang investasi.

"Banyak yang terjebak di produk investasi tak berizin dengan kerugian dana kelolaan miliaran rupiah," papar Bhima saat dihubungi Merahputih.com, Senin (27/7).

Satgas Waspada Investasi (SWI) tidak mau tinggal dia, pencegahan tindakan melawan hukum di bidang penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi dengan terus meningkatkan koordinasi dengan Kepolisian RI guna mempercepat penindakan berbagai laporan investasi ilegal dan fintech ilegal yang ditemukan oleh SWI.

"Pihak Kepolisian sudah tergabung dalam SWI, semua temuan SWI juga selalu kami teruskan kepada pihak Kepolisian untuk segera dilakukan penindakan sesuai ketentuan. Penindakan yang cepat sangat diperlukan untuk mencegah para pelaku investasi ilegal dan fintech ilegal beroperasi kembali yang bisa merugikan masyarakat," kata Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing. (Asp)

Baca Juga:

COVID-19 Capai 100 Ribu, DPR: Masyarakat Sudah Anggap Tidak Berbahaya Lagi

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kemensos Nyatakan Pemenuhan Hak Pendidikan Penyandang Disabilitas Rendah
Indonesia
Kemensos Nyatakan Pemenuhan Hak Pendidikan Penyandang Disabilitas Rendah

Balai Sosial perlu memberikan kesempatan akses secara lebih luas kepada para penyandang disabilitas

Polisi Bersama TNI Tangkap Warga Sukabumi Hina Kru KRI Nanggala 402
Indonesia
Polisi Bersama TNI Tangkap Warga Sukabumi Hina Kru KRI Nanggala 402

Personel gabungan dari unsur Polri dan TNI menangkap seorang pemuda berinisial HH (24)m warga Kampung Mangkalaya, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Enggak Punya SIKM? Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta!
Indonesia
Enggak Punya SIKM? Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta!

Kalau sudah masuk wilayah Polda Metro tentunya ini sudah sebagai tempat tujuan terakhir

Pasien Sembuh COVID-19 di RS Wisma Atlet Nyaris 2.000 Orang
Indonesia
Pasien Sembuh COVID-19 di RS Wisma Atlet Nyaris 2.000 Orang

909 pasien positif COVID-19 juga masih dirawat di RS Wisma Atlet

Ini Pidato Kenegaraan Presiden Jokowi
Indonesia
Ini Pidato Kenegaraan Presiden Jokowi

Pemerintah tidak pernah main-main dengan upaya pemberantasan korupsi. Upaya pencegahan harus ditingkatkan melalui tata kelola yang sederhana, transparan, dan efisien. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu.

Kebiasaan Anyar, Jadi Jurus Banyuwangi Atasi COVID-19
Indonesia
Kebiasaan Anyar, Jadi Jurus Banyuwangi Atasi COVID-19

Itilah dan penerapan “kebiasaan anyar” tersebut diadaptasi dari new normal yang disesuaikan dengan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Banyuwangi.

Eks Menkes Siti Fadilah Ingin Bantu Pemerintah Usai Bebas dari Penjara
Indonesia
Eks Menkes Siti Fadilah Ingin Bantu Pemerintah Usai Bebas dari Penjara

Siti Fadilah dijatuhi hukuman 4 tahun pidana penjara dan denda Rp200 juta subsider 2 bulan kurungan

Tolak Masuk Tim Pemenangan, Purnomo: Tanpa Bantuan Saya Gibran Pasti Menang
Indonesia
Jokowi Dikabarkan Segera Lantik 2 Menteri Anyar
Indonesia
Jokowi Dikabarkan Segera Lantik 2 Menteri Anyar

Ngabalin mengklaim, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno sedang mengatur jadwal pelantikan menteri baru tersebut.

Pemprov DKI Bakal Kurangi Bansos Sembako
Indonesia
Pemprov DKI Bakal Kurangi Bansos Sembako

Pemprov belum memaparkan jumlah data pengurangan bansos tersebut.