Kakorlantas Imbau Pemudik Waspadai Tanjakan Gentong-Garut Sejumlah kendaraan pemudik melintas di Jalur Selatan tanjakan tikungan Puspa Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (22/6). (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)

Kepala Korlantas Polri Irjen (Pol) Royke Lumowa mengimbau para pemudik yang melakukan perjalanan untuk kembali ke kota menggunakan Jalur Selatan agar mewaspadai Tanjakan Gentong di Malangbong, Limbangan, Garut, Jawa Barat.

"Titik kepadatan Tanjakan Gentong, Malangbong, Limbangan disebabkan kontur jalan yang kecil untuk dua arah dan jumlah kendaraan yang tinggi serta adanya pasar tumpah maupun aktifitas pasar dan banyaknya masyarakat yang menyeberang karena tidak adanya jembatan penyeberangan," kata Irjen Royke dalam pesan singkat, Kamis (29/6) malam.

Menurut dia, berdasarkan pantauan di Jalur Selatan, pada Kamis malam terjadi kepadatan di wilayah Gentong.

Tanjakan Gentong terkenal karena kemiringan tanjakan yang cukup curam, panjang dan berkelok-kelok.

Selain itu, penyebab lain terjadinya kepadatan di wilayah tersebut yakni arus kendaraan dalam kota yang tinggi.

"Penyebab lain kepadatan adalah adanya arus lokal, baik yang akan bersilaturahim maupun yang akan ke tempat rekreasi di wilayah Tasik dan Garut. Untuk mengurai kepadatan di wilayah tersebut, kata Royke, polisi memberlakukan sistem buka tutup satu arah di Cikaledong," ujarnya.

"Salah satu rekayasa lalu lintas yang diambil agar kepadatan terurai diberlakukan sistem buka tutup situasional satu arah di Cikaledong," kata mantan Kapolda Papua Barat ini," tambahnya.

Royke juga mengimbau kepada para pengendara motor agar lebih berhati-hati dalam perjalanan arus balik. Bila kondisi badan lelah, Royke meminta para pengendara untuk tidak memaksakan diri dalam melanjutkan perjalanan, tetapi lebih baik beristirahat di sejumlah posko mudik atau di SPBU.

"Para pengendara agar lebih waspada dan hati-hati di jalan karena perjalanan balik akan lebih melelahkan sehabis masa lebaran di kampung halaman. Lebih baik terlambat sedikit daripada tidak pernah sampai tujuan," katanya.

Sumber: ANTARA



Yohannes Abimanyu

YOU MAY ALSO LIKE