Kaki Tangan Kartel Narkoba Asal Brasil Selundupkan Kokain Cair ke Jakarta Konferensi pers kasus penyelundupan kokain cair di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno Hatta. (Foto: MP/Kanugrahan)

MerahPutih.com - Penyelundupan narkoba ke tanah air seolah tiada hentinya. Bahkan, modus para pelaku jaringan internasional makin hari makin licin demi mengelabui aparat.

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya bersama Bea & Cukai membongkar penyelundupan dan peredaran narkotika kokain cair di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, belum lama ini.

Kepala Bea & Cukai Bandara Soekarno Hatta Gatot S mengatakan, tersangka GPS warga negara Brasil membawa narkotika kokain cair dengan cara dimasukan ke dalam enam botol kemasan sampo.

Baca Juga:

Artis AZ Lagi-Lagi Ditangkap Polisi karena Kasus Narkoba

“Pihak Bea & Cukai curiga dengan sampo bawaan tersangka, yang ketika dicium berbau menyengat," katanya di Polda Meto Jaya, Rabu (15/3).

Kemudian pihak Bea & Cukai melakukan tes terhadap cairan sampo hasilnya negatif.

"Kami lalu melakukan tes kembali dengan cara dibakar, hasilnya ada dua larutan yang berbeda. Satu larutan dinyatakan positif narkoba,” terang Gatot.

Menurut Gatot, tersangka membawa enam botol sampo yang berisi cairan kokain dengan dimasukan ke dalam dua tas yang terpisah dari Brazil.

"Tersangka berangkat dari Rio De Janeiro ke Sao Paulo dan dari Sao Paulo ke Doha Qatar kemudian ke Bandara Soekarno Hatta," sebut Gatot.

Baca Juga:

Kolombia Rencanakan Relokasi 'Kuda Nil Narkoba'

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa menyampaikan, berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka mengaku disuruh oleh warga Brazil yang tidak diketahui namanya untuk menyelundupkan kokain cair ke Indonesia.

Mukti meyakini, Jakarta menjadi bisnis peredaran narkoba yang sangat menjanjikan bagi pengedar asing jaringan internasional.

"Saya ingatkan kepada orang asing untuk berhenti mengedarkan narkoba di Indonesia. Karena kami bekerja membongkar peredaran narkoba,” ucap Mukti yang memakai kemeja putih ini.

Tersangka telah diketahui sudah dua kali datang ke Indonesia, sebelumnya pada bulan November 2021.

Adapun motif tersangka melakukan tindak pidana ini karena terpaksa demi keselamatan keluarganya yang terancam oleh jaringan kartel mafia narkoba di Brasil.

"Jumlah barang bukti narkotika yang berhasil disita sebanyak 2 ribu ml (2 liter) kokain atau setara dengan 2 kg kokain senilai Rp 20 miliar," jelas Mukti yang mendapat promosi menjadi Direktur Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri ini.

Tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 115 ayat (2) lebih subsider Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara. (Knu)

Baca Juga:

Jaksa Agung Keluarkan Aturan Baru Pengguna Narkoba Dapat Restorative Justice

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Soal Uji Materi Batas Usia Capres-Cawapres, PPP Bicara Kematangan di Umur 40 Tahun
Indonesia
Soal Uji Materi Batas Usia Capres-Cawapres, PPP Bicara Kematangan di Umur 40 Tahun

Menurutnya, pada usia 40 tahun kematangan seseorang sudah cukup untuk memimpin negara.

Beberapa Daerah di Sumatera Tetapkan Siaga Kebakaran Hutan
Indonesia
Beberapa Daerah di Sumatera Tetapkan Siaga Kebakaran Hutan

Berdasarkan hasil koordinasi yang menjadi tantangan yang besar yakni bencana banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem saat mudik.

KPK Perpanjang Masa Penahanan Mantan Walkot Bandung Yana Mulyana Cs
Indonesia
KPK Perpanjang Masa Penahanan Mantan Walkot Bandung Yana Mulyana Cs

Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan masa penahanan tersangka Yana Mulyana dan kawan-kawan diperpanjang hingga 30 hari.

Demokrat Singgung Ada Kekuatan Kapital di Balik Putusan Kasasi Ferdy Sambo
Indonesia
Demokrat Singgung Ada Kekuatan Kapital di Balik Putusan Kasasi Ferdy Sambo

Santoso menilai saat ini independensi hakim telah terciderai dengan adanya campur tangan pihak penguasa dan kekuatan kapital yang mendominasi putusan hakim.

Indonesia Setop Ekspor Bijih Bauksit Tahun Depan
Indonesia
Indonesia Setop Ekspor Bijih Bauksit Tahun Depan

"Mulai Juni 2023 pemerintah akan memberlakukan pelarangan ekspor bijih bauksit dan mendorong industri pengolahan dan pemurnian bauksit di dalam negeri," kata Presiden Joko Widodo

Respons Gibran soal Maraknya Bisnis Baju Bekas Impor di Solo
Indonesia
Respons Gibran soal Maraknya Bisnis Baju Bekas Impor di Solo

"Beliau (Jokowi) menyoroti soal itu. Kita langsung tindak lanjuti," kata Gibran, Kamis (16/3).

Polda Lacak Pengemudi Mobil Berpelat Dinas Polri Ugal-ugalan di Tol PIK
Indonesia
Polda Lacak Pengemudi Mobil Berpelat Dinas Polri Ugal-ugalan di Tol PIK

Mobil Pajero melaju di tengah dan mencoba nyalip dari ruang yang sempit.

Dispora DKI Jakarta Diminta Ambil Alih Pengelolaan JIS
Indonesia
Dispora DKI Jakarta Diminta Ambil Alih Pengelolaan JIS

Sebab, selama ini JIS dibangun dan dikelola oleh PT Jakarta Propertindo (JakPro).

PDIP Unggulkan Jaringan Perindo dan PPP sebagai Pendukung Ganjar
Indonesia
PDIP Unggulkan Jaringan Perindo dan PPP sebagai Pendukung Ganjar

PDI Perjuangan (PDIP) optimistis dapat meraih kemenangan bersama partai politik (parpol) koalisi di Pilpres 2024.

Kejaksaan Agung Sita Tanah Milik Johnny G Plate di Wilayah Komodo NTT
Indonesia
Kejaksaan Agung Sita Tanah Milik Johnny G Plate di Wilayah Komodo NTT

Johnny ditetapkan menjadi tersangka kasus korupsi base transreceiver station (BTS) 4G Kominfo.