Kajian dan Teknologi Pertahanan Jadi Topik Utama Dalam IIDSS 2018 Universitas Pertahanan (idu.ac.id)

Merahputih.com - Universitas Pertahanan (Unhan) kembali akan menyelenggarakan Indonesia Internasional Defense Science Seminar (IIDSS) di Jakarta 11-12 Juli 2018 mendatang.

Mengangkat tema "Strengthening Defense Diplomacy to Address Common Security Challenges", seminar internasional tersebut akan membahas berbagai topik dari perspektif defense studies (kajian pertahanan) dan defense technologies (teknologi pertahanan).

“Utamanya diplomasi pertahanan dalam menghadapi tantangan keamanan global,” ujar Kepala Humas Unhan, Mutiana dalam keterangan tertulis, selasa (22/6).

IIDSS sendiri telah menjadi agenda tahunan yang dilaksanakan oleh Unhan dalam rangka memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu pertahanan. Tahun ini direncanakan IIDS akan hadir 24 pembicara nasional dan internasional. Mereka yang hadir merupakan orang yang ahli dalam bidang pertahanan.

Pembicara IIDSS 2018 (idu.ac.id)

Seperti dari Moscow State University, Bradford University, Rutgers University, Oxford University, Murdoch University, dan Chiba University, serta National Defence University of Malaysia dan National Defence College of Philippines.

Sementara, dari pihak pemerintah, yang akan jadi pembicara adalah Kepala BSSN dan Kepala BNPT serta organisasi internasional seperti Indian Ocean Rim Association (IORA) dan International Atomic Energy Agency (IAEA).

“Dari kalangan industri pertahanan hadir sebagai pembicara dari BrahMos Aerospace, India, International Power Supply, Bulgaria dan Huawei, Cina,” katanya.

Setidaknya 6 topik yang akan diseminarkan tahun ini seperti Global Diplomacy on Non Proliferation of Weapons of Mass Destruction (WMD); Cracking Down Transnational Organised Crimes (TOC) in the Asean Region; Terrorism and Separatism Challenges; Promoting Sustainable Resources Development; Sharing Best Practices and Strategies in Disaster Relief; dan Media and Information Warfare.

IIDSS sendiri merupakan agenda yang sangat bergengsi di dunia pertahanan khususnya di Indonesia yang hanya dilaksanakan oleh Unhan. Dengan mengundang para rektor atau dekan dari beberapa Universitas Pertahanan dunia antara lain dari Jepang, Australia, Thailand, Amerika Serikat, dan Korea Selatan.

IIDSS kedua ini juga mengundang Duta Besar negara sahabat, Atase Pertahanan negara sahabat, serta kepala organisasi internasional dan think tank dari berbagai negara dunia yang bertugas di Jakarta.

“Peserta IIDSS akan dihadiri oleh 1000 peserta seminar yang terdiri dari politisi, praktisi, pemangku kebijakan, dan civitas akademika dari multi-disiplin tidak hanya berasal dari Indonesia namun juga dari mancanegara,” pungkasnya. (pon)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH